
"dua hari kemudian rio melihat mely duduk sendirian dan rio pun menghampiri mely yg sedang menangis"
"mely kamu knp kok menangis dan siapa yg membuat kamu menangis seperti itu ucap rio sembari duduk di samping mely,mely lansung menghapus air mata nya"
"aku baik baik aja kok ujar mely tampa melihat kearah rio"
"kalau kamu baik baik aja knp kamu menangis
cerita sama aku apa yg terjadi apa arvi yg membuat kamu menangis ucap rio dgn nada mulai kesal,mely lansung memeluk tubuh rio dan menangis di dalam pelukan nya rio"
"maaf yo aku menyesal tidak mendengar perkataan mu dulu"rio pun jadi marah saat mendengar arvi yg membuat mely menangis rio ngak suka orang lain menyakiti sahabat nya apa lagi membuat nya menangis
"berarti arvi yg menyakiti kamu maka nya kamu menangis seperti ini knp kamu tidak bilang sama aku dan sejak kpn dia menyakiti kamu aku ngak suka yaa kamu menangis seperti ini apa lagi karna seorang pria berensek seperti dia ini akibat nya kamu tidak mau mendengar kan perkataan ku cerita kan sama aku apa yg sebenar nya terjadi ucap rio dgn marah mely pun melepas peluk kan nya sembari menghapus air mata nya dan mely menatap rio dgn ttpan bersalah mely benar benar takut melihat rio marah saat ini"
"kalau aku cerita, kamu akan marah dan akan menemui arvi ini ngak sepenuh nya salah nya arvi aku juga yg salah karna tidak mengenal nya dgn baik,rio menghela nafas dgn berat dan menatap mely dgn kesal dan marah
__ADS_1
"dasar bodoh udah di sakiti masih aja mau membela dia aaah dasar,cepat cerita kan sama aku dgn jelas ujar rio dgn kesal kpd mely
"arvi udah punya tunangan ucap mely dgn air mata yg tak dapat di bendung lagi
"benar benar tu cwok ujar rio sembari bangkit dari duduk nya rio benar marah besar sama arvi saat ini bisa bisa nya arvi mempermain kan perasaan sahabat nya itu bahkan dia udah punya tunangan emang arvi cwok ******** rio hendak pergi untuk menghajar arvi lansung di tahan oleh mely"
"kamu mau kemana jgn bilang kamu mau menemui arvi tanya mely dgn mata udah bengkak karna menangis
"udah tau masih aja nanya aku mau memberi pelajaran sama dia
"baik lah aku akan menemani kamu di sini tapi jgn menghalang aku untuk menghajar si arvi itu maka nya lain kali hati hati mencari pacar jgn asal pilih aja udah berapa kali kamu menangis karna laki laki
"ia aku akan berhati hati mulai dari sekarang ini yg ke tiga kali nya aku di sakiti oleh laki laki"
"dasar bodoh ini terakhir kali nya aku memperingat kan kamu jgn pacaran sama cowok ******** lagi ngak bosan apa kamu di sakiti oleh pria terus
__ADS_1
"ia,,,,aku janji ngak akan mengulangi nya lagi dan berhenti lah mengomel bisa tuli aku diomelin terus
"aku ngak akan mengomel kalau kamu ngak berbuat salah apa kamu hobi membuat aku khawatir hah aku ngak mau lagi ya melihat kamu menangis seperti ini
"maaf deh kalau aku udah buat kamu khawatir sekarang aku udah merasa lega karna kamu ada di samping aku terima kasih yaaa kamu selalu ada buat aku kamu selalu menghibur aku di saat aku sedih terima kasih bangat kamu udah mau menjadi sahabat terbaik aku,aku janji tidak akan mengulangi nya lagi ucap mely dgn tersenyum"
"ia sama sama janji kamu aku pegang awas kalau sampai kamu mengingkari nya aku tidak akan memaaf kan kamu dan tidak akan mau berteman sama kamu lagi jgn mencari aku lagi ucap rio dgn serius
"segitu ya kah"
"yaa harus dong ya udah ayo kita pulang ucap rio sembari berdiri dari duduk nya dan mereka pun pulang"
,,,,,,**TERIMA KASIH,,,,,,
,,,,,,LIKE AND KOMEN NYAAA**,,,,,,
__ADS_1