
masih dikediaman papa khoi mereka saling bercerita bercanda tawa sambil menyantap berbagai makanan dan minuman
syukurlah orang tua gilang tidak penah memandang status sosial sehingga gilang mampu membawa carissa dengan senang hati disini
"tante boleh carissa ke toilet? ungkap carissa "tentu sayang, kamu terus aja sayang nanti diujung sana ada toilet kok.. gilang tolong antarkan carissa ke toilet donk nak"pinta sang mama
"iya ma,, mari ikut saya
carissa pun mengikuti gilang dari belakang sesampainya didekat toilet
"makasih ya... kamu tunggu disini aja, tungguin aku sampai selesai ya,
nanti aku kesasar lagi.. jangan ngintip ya....
" iya iya bawell... mana mungkin aku ngintip pintu nya kan tertutup
"hehehehe
tak lama selesai juga
"uh lega nya ... dari tadi loh gue nahan buang air kecil
"salah kamu sendiri kenapa ditahan,, apa susahnya tinggal bilang aja
"ya kan malu ntar dibilang nggak sopan lagi.... didepan orang tuamu
"ya enggak lah...
aneh kamu tu... kalau kamu salto didepan mereka baru kamu harus malu.....
"iiiiih giiillanng nyebelin ya kamu... "carrisa pun sewot"
hahahahha... gilang pun tertawa sambil berlari
tungguin aku donk, awas kamu ya lang kalau dapet gue cubit ntar lo"sambil berlari mengejar gilang
" kenapa ni pada lari lari.... " tanya mama gilang
"ini tante gilang nyebelin banget orangnya"ucap carissa
"kamu ni gilang ada ada aja.... "ucap papa
gilang
"hehehe ,,, aduh aduh sakit ma kok gilang dicubit si!!! keluh gilang
"kamu sih jahil,, calon mantu mama jadi capek kan harus ngejar kamu"kesal mama
"ih mama segitunya banget, kami ini baru aja pacaran udah lebay begitu" ucap gilang
"nggak papa donk,kan pasti jadi mantu
kamu seriuskan lang dengan carissa nggak mainin perasaannya? tanya mama
"jeglek... (mungkin perasaan seorang ibu itu nggak bisa dibohongi)
maafkan gilang ma,,,,batinnya"
"ss serius donk ma.... "
__ADS_1
iya kan carrisa, "ucap gilang
"bagus deh.... "ucap mama.
tak terasa waktupun telah menjelang sore kebersamaan mereka hari ini diwarnai canda Tawa dan pada akhirnya carissa pun berniat pamit untuk pulang, karena takut sang mama khawatir kalau carissa harus pulang malam
"maaf tante carissa izin pamit pulang? ucap carissa dengan sopan
"kok pulang sih nak, kita kan belum makan malam bersama, iya kan pa??
"maaf tante, mama carissa sendirian takutnya beliau khawatir, next time ya tante...
"oke de... tapi promise ya...
next time kita dinner together
"iya tante....
yaudah tante om carissa pamit pulang ya
terima kasih lo atas jamuan tante dan om
maaf ya merepotkan
"nggak la sayang, kami malah bahagia.. karena udah lama kami nggak berkumpul bersama kayak gini
iya kan lang?
"mmm iya ma,, maaf kan gilang ya yg selalu sibuk kerja tanpa meluangkan waktu untuk kalian
" iya nggak papa tapi next time kita harus sering berkumpul begini ya sayang.... " ucap mama
carissa pun berpamitan dan mencium tangan om dan tante dengan takzim
"assalamualaikum tante om
"hati hati nak dijalan, gilang jangan ngebut ya bawa mobilnya.... "pinta sang mama
"iya ma, pa.. gilang langsung antar carissa pulang dulu yah....
gilang dan carissa pun segera berlalu dari kediaman sang papa khoi
"terima kasih ya, kamu sudah buat orang tuaku bahagia hari ini " ungkap gilang
"sama sama,, gue juga bahagia bisa mengenal orangtua lo
jujur ya gue kira orang tua lo itu kayak kebanyaan orang kaya pada umumnya ternyata sumpah enak banget ngobrol sama keluarga loh..
"idih apaan sih kok panggilannya loh gue "kata gilang
"eh kenapa....?
"ya nggak etis banget, kayak anak labil aja...
saya mau kamu manggil saya dengan sebutan mas dan nggak pakek lo gue"pinta gilang
"idih... iya deh iya nurut aja deh
maaf ya mas"
__ADS_1
"gitu donkk, ini uang jajanmu"
(gilang memberikan 20 lembar uang ratusan)
"apa ini mas??( tanya carissa dengan ekspresi terkejut)
"untuk kamu, anggap aja upah kerja hari ini
"nggak perlu kok mas, ini kebanyakan,thanks ucapnya"
" disimpen aja....
yaudah kita beli makanan dulu yuk untuk mama kamu?
"nggak usah mas, biar nanti aku aja yang beliin mama""""
"nggak papa donk, nggak mungkin kan aku nggak bawak buah tangan...
"terserah kamu la mas....
setibanya durumah carissa
gilang pun berpamitan dengan mama carissa
"maaf tante, nganter nya kesorean
soalnya tadi macet...
"oh nggak papa nak, silakan duduk nak gilang" tawar mama
"terima kasih tante, tapi gilang langsung pulang aja... oh iya ini ada buah tangan tante tolong diterima ya tan....
" kok repot banget sih nak gilang, ya udah makasih ya nak
tak lupa gilang pun mencium tangan mama carissa sebagai rasa hormatnya
"saya langsung pulang ya carissa dan tante "assalamualaikum .... !
"waalaikumsalan hati hati mas dijalan"
"duuuuhh capek banget...
"keluh carissa
"kenapa sayang, memang kamu dari mana?
"kerumah mas gilang ma... rumahnya itu gede banget ma bak istana
mana orang tuanya juga baik banget nggak sombong lo ma....
"alhamdulillah kalo begitu sayang,, berarti masih ada orang kaya yang baik
" memang gilang itu berapa saudara nak? kepo mama
"mas gilang itu anak tunggal ma, mama papa nya tinggal dirumah gede gitu hanya sama para pembantu pembantu saja, mas gilang kayaknya jarang pulang de ma...
"oh emangnya kemana gilang kalau jarang pulang?
"maksudnya tu mas gilang itu kan punya apartemen gitu lo ma jarak dengan kantornya juga dekat
__ADS_1
kemungkinan itu faktor mas gilang lebih tingg di apartemen nya