Pacarku Hantu Tampan

Pacarku Hantu Tampan
Tempat Curhat


__ADS_3

Sandra pun menangis tersedu-sedu cukup lama tidak peduli kalau dirinya sudah menjadi pusat perhatian... dan setelah puas menangis Sandra pun pergi meninggalkan cafe itu, dia pulang dengan berjalan kaki bahkan sambil melamun, Sandra pun tiba tiba berhenti ketika melihat pohon besar yang terlihat sangat teduh dan memutuskan untuk beristirahat sebentar sambil melanjutkan tangisannya yang dia rasa masih tersisa. Ya Tuhan kenapa seperti ini,, sakit rasanya... tahun kemarin aku patah hati di tinggal kawin sama pacar sekarang aku di tolak sama laki laki segitu jeleknya kah aku,,? Aku masih ingat bagaimana pacarku meninggalkan ku menikah dengan orang lain padahal status kita masih pacaran, dan yang lebih menyakitkan dia menikah dengan sahabat ku dan bodohnya aku datang ke pernikahannya.. Aku di undang ke pernikahan sahabatku tanpa membaca undangannya, hanya menanyakan kapan acaranya di selenggarakan.


Hari bahagia itu pun tiba, aku datang bersama teman teman yang lain, kami pun menikmati jamuan makannya di meja yang sama... sebelumnya aku merasa risih dan heran kenapa semua teman teman pada berbisik bisik gak jelas sambil sesekali melirik ke arahku. Lama kelamaan ada salah satu teman ku yang bertanya kepada ku...


Sandra apakah kamu baik baik saja,? tanya temanku


tentu saja aku baik baik saja, jawab ku penuh semangat percaya diri.


yakin,? tanyanya lagi


tentu, jawab ku lagi.


jagoan kamu, celetuk temanku yang lainnya


maksudnya,? tanya aku keheranan

__ADS_1


kenapa kalian bertanya seperti itu.?


Dan kemudian temanku yang lainnya pun ikut menimpali,,,


lihatlah ke tempat pelaminan itu apakah kau mengenalnya,,??


Refleks aku pun langsung menengok mengikuti arah telunjuk temanku itu dan seketika KU MENANGIS.... sambil masih mengunyah makanan air mataku mengalir begitu saja ketika melihat orang yang duduk di pelaminan itu adalah pacarku. Sebelumnya dia menolak aku ajak kemari dengan alasan sibuk ternyata kesibukannya adalah menikah dengan wanita lain.. aku tak bisa berbuat dan berkata apapun.. aku masih melanjutkan makan ku, sayang kalau gak di habisin karena aku juga ingin menangis yang kencang dan tentu itu butuh tenaga jadi aku memutuskan untuk makan yang banyak.


Aku sudah kenyang,,,


Tentu saja tidak, aku hanya ingin memberikan do'a restu kepada sahabat dan pacarku dan itu membutuhkan energi yang banyak.


Sandra pun lalu berdiri sambil tarik napas buang napas, Sandra melalukan itu berulang kali sampai teman temannya semua geleng geleng kepala dan ada yang nyeletuk juga..


Sandra, kamu mau olahraga,? tanya teman yang lain

__ADS_1


Bukan, aku lagi mencoba menghilangkan rasa grogi.. tangan ku keringat dingin.


Dan Sandra masih melakukan hal yang sama sampai hampir setengah jam dan kemudian dia langsung pergi ke depan ikut mengantri dengan orang lain untuk memberikan ucapan selamat dan memberikan do'a restu. Antrian masih cukup panjang dan Sandra memanfaatkannya untuk terus mengumpulkan keberanian supaya dia tetap tegar dan tidak menangis ketika berhadapan dengan kedua mempelai.


Sampai tiba saatnya giliran Sandra yang naik untuk memberikan do'a restu .. seketika wajah pacarnya jadi pucat dan berbicara dengan gugup ,,,,


kamu datang kesini,,?? tanyanya


Sandra hanya diam dan menatapnya dengan tatapan penuh kebencian, sedangkan sahabatnya sama sekali tidak peduli, cuek bahkan tidak ada penyesalan sama dirinya...


Dan kemudian,,,


aaaaaaaaa....


( kenapa Sandra berteriak,, penasaran? baca kelanjutannya ya )

__ADS_1


__ADS_2