
tidak terasa fatimah bekerja di club malam itu hampir dua bulan lama nya semua hutang fatimah ke madam clara juga sudah lunas semua
menginggat pembayaran dari madam clara juga berjumlah tidak sedikit setiap perminggu nya belum lagi fatimah mendapat kan pelangan dari para laki laki hidung belang...
contoh nya pada malam ini fatimah tersenyum puas melihat seorang pengusaha yang terkulai lemas di tempat tidur nya...
padahal fatimah hanya memberikan servis selama 30 menit tapi laki laki itu tidak berdaya lagi..
"saya puas dengan servis mu cantik,ambil ini" pengusaha itu memberikan selembar cek bonus ke fatimah
"terimakasih om,hubungi madam clara apa bila om ingin kalista puas kan kembali" fatimah mengedip kan mata nya dengan genit
"pasti cantik,kamu akan menjadi pelangan saya" senyum laki laki pengusaha itu ke fatimah
fatimah keluar dari kamar inap di dalam club milik madam clara, berjalan kembali lagi ke tempat asal nya ya itu di atas tempat nya bernyanyi..
"beres cantik"
"beres kak enjel" senyum fatimah mengedip kan mata
"bagus,sekarang gantikan kakak ya, kakak juga mendapat kan pelangan yang sudah menunggu di ruangan VVIP," tunjuk enjel ke ruangan husus para pengunjung yang berdopet tebal dari kalangan pengusaha kelas atas
"siap kak" fatimah mengambil alih enjel memain kan musik DJ nya, enjel juga mengajari fatimah bermain DJ selain bernyanyi..
ke dua gadis itu kesayangan dari madam clara, di mana sampai saat ini enjel dan fatimah masih virgin..
meskipun begitu bayaran kedua nya tidak main main saat mendapat kan pelanggan dari kalangan para pengusaha yang tidak puas dengan yang di rumah mereka...
berbeda dengan para wanita penghibur yang lain nya dengan mudah memberikan ke hormatan mereka dengan setiap para lelaki haus belaian...
enjel dan fatimah selalu menerap kan ke ahlian nya yang di ajarkan madam clara dan para pengawal nya, meskipun enjel dan fatimah tidak pernah di puas kan tapi pelangan mereka akan selalu terpuas kan...
memang tekat enjel dan fatimah bukan untuk mencari kepuasan,walau pun teman teman nya mengatakan selalu ketagihan menikmati syurgawi itu...
di mana rasa nya akan selalu membuat kecanduan, selalu ingin dan ingin di sentuh, mereka akan selalu mengatakan itu ke fatimah dan enjel..
tapi enjel dan fatimah sedikit pun tidak tergiur atau bergairah akan melakukan nya secara lebih dari yang sudah kedua nya yakin kan...
"hai cantik"salah satu laki laki mendekati fatimah memeluk nya dari belakang...
"hay tuan," senyum fatimah masih meliuk liuk kan badan nya mengikuti irama musik dj yang fatimah main kan...
fatimah sedikit menepis tangan laki laki itu yang mulai berani meraba raba fatimah..
"jagan sok jual mahal cantik,"
"maaf tuan,anda tidak bisa sembarangan menyentuh ku begitu," ucap fatimah yang mulai risih..
"berapa aku harus membayarmu,kau sama saja seperti pelacur yang lain nya,jadi jangan jual mahal" kesal nya saat fatimah menolak sentuhan nya
dari ke jauhan pengawal madam clara melihat fatimah di peluk oleh laki laki yang usia nya masih muda, fatimah juga sudah merasa tidak nyaman
pengawal madam clara langsung menaik ke atas menemui fatimah dan laki laki itu...
"maaf tuan,apa bila anda ingin memesan non kalista hubungi madam kami"ucap dingin max
__ADS_1
"kenapa anda melarang saya,pelacur ini akan saya bayar,dia sama saja seperti pelacur yang lain nya, pelacur yang lain bisa saya jamah dengan bebas kenapa dengan pelacur ini harus menghadap madam clara dulu"geram nya dengan marah
hati fatimah begitu sakit mendengar kata kata pelacur dari laki laki yang tiba tiba memeluk nya., buliran bening tanpa fatimah sadari menetes
"seperti nya anda baru berkunjung di club ini tuan, anda tidak tau siapa wanita ini,"tunjuk max dengan marah
"asal anda tau wanita ini primadona di club ini, anda tidak bisa sembarangan mendekati nya tanpa menemui madam clara dulu,asal anda tau wanita yang anda sebut pelacur ini masih virgin"
"wanita ini jagan anda sama kan dengan pelacur yang lain nya yang ada di sini yang dengan mudah anda jamah,apa kah anda paham,ikut dengan ku" max menarik pemuda itu dengan kasar
"lanjut kan lagi kalista"
"terimakasih max"ucap fatimah menghapus buliran air mata nya,max mengangguk langsung menarik laki laki itu dengan kasar
"lepas kan aku brengsek,akan ku buat kau menyesal" teriak laki laki itu dengan kencang, semua pengunjung menatap laki laki itu..
mereka mencemooh laki laki itu yang belum mengetahui siapa kalista di club malam milik madam clara...
max tidak menghiraukan teriakan nya tapi malah membogam nya dengan kasar,buk buk buk
"max lepas kan,saya mohon,dia temanku dari paris, dia baru di sini jadi tidak tau siapa kalista dan enjel"
"roy,kenapa kau malah membela bajingan ini,awas kau pelacur" tunjuk nya ke kalista
"diam will,kau bisa mati kalau kau tidak menurut dengan ku" bentak roy
"urus teman mu ini" max mendorong kasar wilson
"berengsek"teriak willson
"apa beda nya dengan pelacur pelacur yang lain nya" geram willson dengan marah setelah memasuki ruangan VVIP
"asal kau tau will,wanita di atas sana adalah primadona di sini dan yang bersama nya tadi salah satu nya yang bernama enjel"
"asal kau tau tidak mudah mendekati ke dua wanita primadona itu,di mana ke dua nya juga dalam pengawasan pengawal madam clara"
"apa bila kau ingin memesan nya siap kan cek yang besar,30 menit 45 juta,asal kau tau wanita itu tidak sembarangan bisa di sentuh,saat memesan nya kau harus menanda tangani surat persetujuan dari pihak madam clara"
"syarat pertama kau tidak boleh menyentuh nya atau mencium nya,syarat ke dua kau tidak bisa memaksa nya untuk menyetubuhi nya selain itu kemauan nya sendiri"
"apa bila kau tidak mau maka kau tidak akan mudah memesan nya"
"satu lagi apa bila kau melangar jangan harap kau bisa hidup setelah keluar dari sini,ke dua wanita itu akan memuas kan pelangan nya,tapi mereka berdua tidak mau di puas kan"
"penjagaan ke dua nya sangat ketat jadi kau jangan macam macam, dengan syarat syarat itu lah para pengusaha kalangan atas merasa tertantang ingin tau seperti apa permainan ke dua nya"
"termasuk aku pernah mencoba wanita itu yang bernama kalista,30 menit aku terkulai lemas oleh permainan tangan dan bibir nya"
"malah aku menjadi ke tagihan ingin dan ingin selalu memesan nya,tapi sayang nya ingin memesan ke dua wanita itu tidak mudah" jelas roy panjang lebar menatap willson masih membayangkan permainan fatimah yang begitu lihai memuas kan pelangan nya
"sesulit itu kah,apakah benar dia masih virgin" willson masih penasaran
"benar ke dua nya masih virgin,berbeda dengan pelacur pelacur yang berada di sini yang dengan mudah memberikan tubuh mereka dengan setiap laki laki yang datang"
"kenapa mereka di sebut primadona club ini karna ke ahlian nya yang tidak di ragukan lagi memuas kan pelangan dalam 30 menit, kita sudah terkulai lemas dan ingin selalu datang ke sini merasa kan nya lagi" jawab roy tersenyum
__ADS_1
"menarik,aku jadi penasaran,di mana aku harus menemui madam clara"
"besok kita datang lagi ke sini, sekarang sudah jm 4 pagi,untuk memesan nya tidak akan mudah saat menjelang pagi" willson mengangguk paham...
"tunggu kedatangan ku cantik,aku ingin tau seperti apa permainan yang akan memuas kan aku besok malam"senyum willson ikut berdiri dengan roy, di mana ke dua nya juga sudah waktu nya pulang juga...
jam 4 subuh musik DJ yang menyala di Club milik madam clara di matikan...
fatimah masih terdiam termenung dengan ucapan dari willson yang menyayat hati fatimah dengan sebutan pelacur...
"aku bukan pelacur yang dengan mudah di sentuh, meskipun pekerjaan ku hina tapi aku masih menjaga ke hormatan qu sampai saat ini" lirih fatimah kembali menitikan air mata nya,
"hay dek,ada apa kenapa ngelamun,apakah kamu masih memikir kan ucapan laki laki yang tadi di sebut kan max" tanya enjel penasaran, di mana max bercerita dengan enjel setelah diri nya memuas kan pelangan enjel..
"ah kak enjel,tidak apa apa kak,ahir nya kita pulang juga ya kak,kalista sudah sangat ngantuk kak Hoaammm" fatimah menguap mengalih kan pertanyaan dari enjel...
"kakak juga sama dek,kakak juga sudah tidak sabar ingin merebah kan tubuh kakak di tempat tidur kesayangan kakak, kalau ada apa apa cerita dengan kakak ya dek,jagan di pendam sendiri," enjel mengelus kepala fatimah
"siap kak,nanti kalista akan cerita ke kakak,ya sudah yuk kak kita pulang" ajak fatimah
"oke,lesgo dek"senyum enjel keluar bersama dari club itu menuju mobil milik mereka masing masing menuju Apartemen
selama 2 bulan bekerja di club milik madam clara, saat ini fatimah sudah membeli mobil pribadi milik nya sendiri...
dan menyewa apartemen yang tidak jauh dari club tempat nya bekerja,kebiasaan kedua nya sebelum pulang akan selalu menganti pakai an mereka dengan baju yang lebih tertutup...
kedua nya tidak pernah pulang dengan pakai an seksi yang biasa mereka pakai saat di club....
"kak duluan ya" pamit fatimah sudah siap menyetir mobil milik nya
"iya dek,hati hati ya"
"terimakasih kak,kakak juga hati hati" senyum fatimah.,enjel mengangguk ikut tersenyum...
fatimah juga bisa menyetir mobil atas bantuan dari pengawal madam clara yang mengajari nya menyetir mobil sampai fatimah lancar....
"selamat pagi non kalista, baru pulang" sapa penjaga apartemen tempat tinggal fatimah
"pagi paman,iya paman" jawab fatimah tersenyum
fatimah memarkir kan mobil nya di basement apartemen tempat nya tinggal,
lantai 12 tujuan fatimah memencet tombol lift menuju kamar nya...
"Aaaa, nyaman nya" ucap pelan fatimah merebah kan badan nya di tempat tidur
"lumayan 80 juta dalam satu malam,nanti siang saja aku mencair kan nya dan memasukan ke rekening pribadi qu" batin fatimah berguman melihat jumlah yang dia dapat kan...
80 juta untuk tiga pelangan,setiap satu pelangan 30 menit,fatimah hanya menghabis kan waktu satu jam tiga puluh menit untuk memuas kan tiga pelangan nya...
belum lagi gaji yang akan fatimah dapat kan setiap perminggu nya dari madam clara,wajar saja fatimah cepat kaya dalam 2 bulan....
berlahan lahan fatimah memejam kan mata nya yang sudah sangat mengantuk...
ke biasaan fatimah akan mandi saat bangun dari tidur nya nanti dan memesan makanan...
__ADS_1