
PANGERAN KU
Setelah hampir 1 jam lebih Taehyung menunggu akhirnya dokter pun keluar dari ruang UGD, tanpa basa basi lagi Taehyung langsung menghampiri dan menanyakan keadaan istri nya
"Bagaimana keadaan istri saya dok? Dia baik² saja kan dok!!"ucap Taehyung dgn raut wajah gelisah
"istri tuan baik² saja, tapi saya mohon tolong di perhatikan lagi emosional nya Ny.yuna, ia tidak boleh terlalu berfikiran yg berat² karna kondisi kandungan nya sangat lemah, dan jika ini terjadi lagi akan sangat beresiko untuk kondisi janin nya Ny.yuna"jelas dokter
"kandungan??maksudnya istri saya sedang hamil dok?"tanya Taehyung yg mulai menampakan wajah bahagia
"nee, ingat pesan saya tadi ya Tn.kim istri anda tidak boleh terlalu terbebani baik fisik ataupun fikirannya, atau itu akan beresiko terhadap janin di dalam kandungan ibunya"ucap dokter
"iya dok saya akan berusaha sebaik mungkin untuk menjaga istri saya, trimakasih dok, kalau begitu apakah saya boleh masuk untuk melihat keadaan istri saya?"ucap Taehyung
"silakan"ucap dokter yg mempersilakan Taehyung untuk masuk
Saat Taehyung masuk terlihat raga istri nya yg terbaring lemah di atas ranjang rumah sakit,, ia bahagia namun ia juga sedih melihat kondisi istri tercinta nya yg seperti ini
"chagia bangun chagia, aku di sini akan selalu ada untuk kamu dan calon anak kita"ucap Taehyung yg menggenggam telapak tangan yuna seraya mengelus perut yuna yg masih terlihat rata
Perlahan yuna mulai mengerejapkan matanya dan mulai tersadar
"K--kau? Untuk apa kau disini? Dan dimana aku??"ucap yuna yg matanya berkaca² karna melihat Taehyung laki² yg ia anggap sudah menghianatinya itu ada di sampingnya
__ADS_1
"sudahlah chagi, kau jgn ingat² lagi masalah yg terjadi barusan, itu hanya salah faham, dan kau pun tidak boleh terlalu banyak fikiran, karna itu beresiko untuk janin yg ada di kandungan mu sekarang"ucap Taehyung
"a--apa maksudmu?"tanya yuna
"apa aku hamil?"lanjut yuna
Taehyung hanya mengangguk sambil tersenyum.
Persekian detik ia tersenyum saat mendengar kabar ini namun persekian detik juga pikiran nya kembali pada kejadian di kantor Taehyung tadi.
Ntah harus senang atau sedih,dan ntah harus tertawa atau menangis, yuna sendiri masih bingung kenapa kebahagiaan dan kesedihan datang secara bersamaan, mengapa takdir harus mempermainkan nya seperti ini,namun ia harus kuat demi janin yg ada di kandungan ny sekarang.
.
Setelah beberapa hari di rumah sakit yuna pun di izinkan untuk pulang, dan Taehyung pun selalu setia berada di samping yuna, namun semenjak kejadian itu sikap yuna pada Taehyung berubah 180 derajat, yuna menjadi sangat dingin dan acuh kepada Taehyung, namun Taehyung tidak mau terlalu ambil pusing dan terus mendampingi istri tercintanya itu.
.
"apa kau membutuhkan sesuatu chagi?"tawar Taehyung.
Yuna hanya menggeleng dengan wajah datar
"baiklah aku akan keluar dulu, aku akan keluar untuk menyiapkan makan malam untuk kita, kalau kau butuh sesuatu panggil saja aku ya"ucap Taehyung
__ADS_1
Sedangkan yuna tak merespon,
Taehyung pun langsung keluar dari kamar untuk menyiapkan makanan
"nak, apa yg harus eomma lakukan,eomma tidak ingin terus menerus menyakiti mu tapi kejadian waktu itu selalu saja terngiang di pikiran eomma"ucap yuna sambil mengelus elus perut nya yg masih rata
Sedangkan di sisi lain Taehyung yg bersandar di balik tembok depan kamar nya sambil mendengarkan ucapan yuna pun merasa menyesal dan sangat bersalah kepada yuna, sampai terbesit di otak Taehyung untuk membawa Sanha ke hadapan yuna dan menyuruh Sanha untuk menjelaskan semuanya kepada yuna agar tak ada kesalah pahaman lagi diantara ia dan yuna.
.
.
.
.
.
.
Tbc
JANGAN JADI PEMBACA GELAP WAHAI HUMAN
__ADS_1
#Bikin Bosen nggak sih?😢😢
#Kek nya niee Alur makin ancur lebur