
“Ada yang aku ingin bicarakan tentang putriku,Carlina De elestania.”ucap sang raja ketika Rangga sudah sampai di tempat raja.Dia menunduk hormat kepada raja.
“Anakku,Carlina De elestania tidak pulang sejak tadi malam.”ucap sang raja meneruskan perkataan nya.Rangga mengangkat wajahnya,dia sedih,gelisah dan juga menyesal.Dia Tak percaya bahwa putri dari sang raja tidak pulang sejak malam.
“Dia mengetahui tentang Kompetisi ini,dia tidak ingin dijodohkan dengan cara seperti ini dan aku malah tetap memutuskan tanpa persetujuan darinya,sungguh aku ini seorang ayah yang buruk.”ucap sang raja dengan nada sedih.
“anda tidak sepenuhnya salah,Saya yakin anda melakukan ini karena sayang kepadanya.anda tidak ingin sembarangan orang yang menjadi jodohnya.”ucap Rangga menghibur sang raja.”Aku berjanji akan membawanya pulang,aku akan berusaha semaksimal mungkin untuk menemukan tuan putri.Untuk menjadi jodoh dari putri Carlina,biar saja dia yang memutuskan nya.”ucap rangga.
“Tapi aku sudah menjanjikannya kepada pemenang kompetisi,yaitu dirimu Rangga.”ucap sang raja.
“Sekarang mencari tuan putri yang menjadi prioritas,urusan janji biar nanti saja.”ucap Rangga.
“Baiklah,kuserahkan putri Carlina kepada mu.”ucap sang raja.Lalu Rangga pamit kepada sang raja untuk mencari putri Carlina.Hatinya saat itu sangat kacau,dia memikirkan kembali peristiwa tadi malam Dan menggigit bibirnya.”kenapa aku tidak menghentikan nya waktu itu,aku hanya bisa terpaku.Pria seperti apa aku ini?”ucap rangga dalam hati dengan keadaan hati yang kacau.”sudah lah rangga,sekarang bukan saatnya untuk menyesal.sekarang kau harus mencarinya terlebih dahulu dan membawanya pulang.”ucap rangga dalam hati.”tapi aku harus mencarinya kemana?”tanya rangga dalam hati.Lalu dia memutuskan pergi ke tempat dimana dia dan gadis itu bertemu.
“Sial,Mana mungkin dia masih disini.”ujar Rangga kesal.Lalu dia mencarinya ke seluruh isi kota yang sangat ramai,namun hasil nya tak ada.Rangga terengah-engah karena berlarian kesana kemari mencari putri Carlina yang menghilang.Namun dia terus mencarinya kesana kemari,karena dia lebih khawatir tentang keadaan putri,dia takut hal buruk menimpa putri Carlina.Setelah lelah kesana kemari dia berhenti dan beristirahat sejenak di pinggir sungai.Tak lama kemudian dari kejauhan terdengar suara keributan.
“Itu tuan putri!”ucap Rangga terkejut.Dia langsung berlari ke arahnya.
“minggir kalian,jangan menghalangi jalanku!”ucap putri Carlina.
“Ayolah,jangan begitu.bermainlah bermasa kami.”ucap seorang berandalan yang Ada didepannya,dia memegang tangan putri.
“Lepaskan!”ucap sang putri mencakar tangan berandalan tersebut untuk melepaskan tangannya.
“agresif juga dia ini,ayo kita bawa.”ucap berandalan tersebut kepada temannya.
“LEPASKAN DIA!”ucap seseorang datang,orang itu adalah Rangga.
__ADS_1
“Hei hei,beraninya kau ingin mengganggu kesenangan kami!”ucap berandalan tersebut kepada Rangga.
“Lepaskan dia,atau kalian akan...”sebelum rangga menyelesaikan ucapannya berandalan tersebut membalas ucapannya.”mau apa,mau menghajar kami.coba saja kalau kau bisa!”ucap berandalan tersebut.Lalu berandalan tersebut menghampiri rangga Dan menyerang nya.Otomatis Rangga pun menangkis serangannya.Lalu membalikkan serangan nya.
“Hebat juga kau ini.”ucap berandalan tersebut sambil memegang tubuhnya yang sakit.Lalu temannya juga mengampiri Rangga,Mereka berdua menyerang rangga secara bersamaan.rangga pun dapat mengelak dengan mudah dan memberikan serangan balasan.
“Jika hanya itu kemampuan kalian,kalian takkan mampu untuk menyentuhku.”ucap Rangga sambil menghampiri putri Carlina.
“Cih,ayo kita pergi!”ucap berandalan tersebut.”ingat, urusan kita masih belum berakhir.”ucap berandalan satunya lagi.
“Datang saja kapanpun kau mau,aku akan meladeni mu!”ujar Rangga kepada berandalan yang sedang pergi dari tempat tersebut.
“Terimakasih sudah menyelamatkanku,aku sangat tertolong.”ucap putri Carlina.
“Tentu saja,karena itu adalah tugasku tuan putri.”ucap rangga dengan sopan.
“eh,kamu mengenalku?”tanya putri Carlina heran.
“Lalu kenapa kau tahu bahwa aku adalah putri,aku bahkan sebelumnya tidak memunculkan wajahku di depan umum.”ujar putri Carlina masih tetap penasaran.
“kemarin malam Ada seorang pelayan yang menyebut tuan putri,dan kukira itu adalah dirimu.aku lebih yakin ketika yang mulia Leonard memberitahuku bahwa kau menghilang.”ucap rangga
“Ayah,apakah dia memberitahu semua orang tentang menghilangnya diriku?”tanya putri Carlina.
“Tidak,dia hanya memberitahuku saja.”jawab Rangga.
“Lalu bagaimana kompetisi nya?”tanya putri lagi
__ADS_1
“aku memenangkannya.”jawab Rangga.
“Oh,jadi ayah hanya memberitahuku karena kau yang memenangnya kompetisinya.”jawab putri dengan nada yang agak berbeda dan memalingkan wajahnya.
“Tetapi tenang saja,aku sudah berbicara kepada raja supaya dirimu bisa memilih jodohmu sendiri,jadi kau tidak perlu memikirkannya.”ucap rangga.putri Carlina pun menengok ke arah Rangga.
“Sekarang kau merasa lebih baik bukan?”tanya Rangga.Putri Carlina pun mengangguk.
“Kalau begitu mari kita pulang,tuan putri!”ajak Rangga.
“Sebelum itu,maukah kau mengantarku ke suatu tempat?”tanya putri
“tentu saja.”jawab Rangga.Lalu Mereka pergi ke sebuah sungai yang Tak jauh dari sana.
“dulu aku pernah hampir terbawa arus di sungai ini.”ucap putri Carlina sambil menatap sungai tersebut.Rangga menengok ke arah tuan putri.
“dan disini juga aku bertemu dengan pahlawanku.”lanjut putri.”dia seharusnya saat ini menjadi anggota keluarga kerajaan,namun dia malah....”sebelum putri menyelesaikan ucapannya,rangga menyelanya.
“Tetapi dia malah menolaknya,dan dia pergi ke suatu tempat dan kalian Tak pernah bertemu lagi sejak itu bukan?”ujar Rangga.
“Bagaimana kau tahu?”tanya Rangga.
“Sebenarnya dia itu menolaknya karena dia tidak ingin menjadi bagian dari keluarga mu.”lanjut Rangga.
“tetapi kenapa,jangan-jangan kau ini...”ucap putri Carlina tetapi dia tidak meneruskan ucapannya.
“iya,aku lah orang yang menolongmu waktu itu.”ujar Rutri Carlina pun langsung memeluk Rangga.
__ADS_1
“kenapa,kenapa kau meninggalkan ku.sejak kau menghilang,aku selalu mengkhawatirkanmu,aku selalu menangis di dalam kamar,aku menyayangimu,aku mencintaimu.”ucap putri Carlina sambil menangis dipelukan Rangga.
“justru karena itulah aku tidak ingin menjadi bagian dari keluar mu,aku juga mencintaimu.jika aku menjadi bagian dari keluarga mu,bagaimana aku bisa mencintaimu sebagai seorang gadis yang sangat kucintai,jika aku menjadi bagian dari keluarga mu saat itu,aku harus mencintaimu sebagai seorang saudara bukan sebagai seorang gadis yang sangat kucintai.”ucap rangga dengan Tak sengaja mengeluarkan air mata.mereka berdua pun menangis dalam pelukan yang penuh dengan kerinduan yang telah Mereka pendam selama ini,burung berkicau mengiringi suasana hati mereka,matahari pun yang terbawa oleh suasana mereka sudah tak sabar untuk berjumpa dengan malam.sore Hari itu,perasaan rangga dengan putri Carlina menyatu,dan akan menjadi kenangan Mereka yang Tak mungkin Mereka lupakan selamanya.