Pasangan Sejak Kecil

Pasangan Sejak Kecil
tatapan yang sudah biasa


__ADS_3

keesokan paginya disaat matahari sudah berada di tempatnya dengan memberikan hari yang baru untuk semua orang,begitu juga dengan silvi disaat semua orang sudah bangun dia masih berada di tempatnya,tempat tidur.


mengetahui itu,adrian langsung menuju anak tangga dan pergi ke atas.


CKLEEK....


"ASTAGFIRULLAH,SILVIANA RAHDIKA PUTRI BANGUN!!"


"ah elah siapa sih orang mau tidur juga" gumam silvi


silvi tidak bergerak dia labih memilih melanjutkan tidurnya dari pada bangun dan pergi sekolah"BANGUN SIL INI UDH MAU TELAT"


"APA!?emang ini jam berapa?"


"ini udah mau jam 7 makanya lu buruan"


"iya iya gua mau mandi dulu lu tunggu diluar ya"


🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


di luar kamar bunda windi dan ayah rangga sedang menikmati sarapan dengan tenang hingga silvi turun dengan tergese gesa,saking tergea gesanya dia masih memakai seragam yang belum dimasukan dan almamater yang di ikat di pinggang juga rambut tergerai yang berantakan


"sayang kamu baru turun?"


"iya tante silvi telat, adeian dimana tan"ucap silvi sambil mencari keberadaan adrian


"adrian udah ke garasi daritadi, mending kamu buruan nanti ditinggalin loh"


"yaudah tante om silvi duluan"silvi langsung menghampiri kedua orang yang sudah dia anggap sebagai keluarga sendiri

__ADS_1


di garasi adrian sedang berdiri di samping mobilnya sambil memainkan hpnya,tak lama dia mendengar langkah kaki menghampiri,dia sudah tau itu siapa itu makanya dia langsung menoleh


"lama banget lo,bisa bisa lumutan gue disini"


"yaudah lo tinggal pergi aja, lo nungguin gue kan"


"ngapain nungguin lo tadi juga gue mau jalan"


"Yeh...gengsi bilang aja"


"udah buruan nanti telat lagi"


silvi dan adrian langsung masuk ke mobil adrian dan menancapkan gasnya menuju sekolah yang sangat terkenal dengan prestasi dan murid murid suksesnya


di jalan tidak ada percakapan apapun,mereka sibuk dengan urusan masing masing,silvi sibuk dengan hpnya sementara adrian masih fokus menyetir. adrian melirik sekilas,lalu melihat silvi tersenyum dengan manisnya seperti melihat sesuatu yang lucu,Tanpa sadar adrian menyungingkan senyum tampannya lalu kembali lagi fokus pada jalan


saat ini mobil mereka sudah sampai di depan gerbang sekolah white lily high school, raina ingin membuka pintu tapi langsung di tahan oleh adrian


"gak usah keluar dulu nanti aja bareng gue"ucap adrian masih memegang tangan silvi


"rian nanti pada ngeliatain gue, gue gak mau jadi bahan omongan cabe cabe itu"


"tenang aja gak bakalan ada yang ngomongin lo,gue jamin"


"lo bisa jaminin apaan?"


"nanti pulang gue beliin somay"


"ok boss kalo gitu sih gue mau aja yang penting somaynya beli yang banyak ya" jelas silvi yang langsung u nurut kalo udah bilang di beliin somay

__ADS_1


somay aja langsung nurut nih bocah


mobil adrian langsung memasuki parkiran sekolah sekaligus menarik perhatian cewek cewek centil di sekitarnya,saat mobil itu udah terparkir silvi dan adrian langsung keluar,membuat semua mata merasa jengkel karna melihat keakraban mereka.


mereka sudah sering melihat adrian berangkat bareng dengan silvi tapi hari ini mereka keluar mobil dengan berpegangan tangan,dan itulah yang membuat cewek cewek yang tergila gila pada adrian makin kesal jadinya.


silvi mencibir,dia sudah menyangka itu akan terjadi.maka silvi langsung menyenggol tangan adrian


"rian gue duluan ya nanti gue takut ada yang sakit hati lagi liat kita kayak gini,apa lagi lo masih megang tangan gue"adrian menengok ke arah tangannya,dan benar apa adanya tangannya masih memegang tangan silvi yang tadi sempat menahannya untuk tidak pergi duluan. bukannya melepas adrian malah makin erat memegang tangan silvi,itu yang membuat orang yang melihat udah kesal makin gedeg dengan silvi, silvi tak kalah kaget melihat tangannya semakin erat di pegang adrian.


adrian menoleh dan tersenyum tampan"gpp lagian gue males di ikutin sama bocil bocil genit"


"yan gue mau kesana itu sahabat gue udah nungguin"protes silvi sambil menunjuk di luar kerumunan, sebenernya itu juga alasan untuk bisa pergi dari tatapan yang sudah membuatnya muak


"yang jadi sahabat lu lamaan siapa,gue ato dia?"


"elo sih tapi gue mau ngomongin sesuatu penting sama dia"rengek silvi


"gak!nanti aja di kelas kan bisa"ralat adrian


silvi menggembungkan pipinya sambil bergumam kesal,adrian melihat itu cuman bisa tersenyum. lucu sekali sahabatnya ini


OKE GAEEES GIMANA NOVELNYA SERU GAK !?


KALO SERU JANGAN LUPA YA NINGGALIN LIKE,KOMEN SAMA VOTE BIAR AKU MAKIN SEMANGAT 😊😊


SEE YOU NEXT TIME


BYE BYE

__ADS_1


__ADS_2