
Bab 4: Pintu Gerbang Kota Kuno
Kota besar yang menjadi tujuan berikutnya bagi tim Li Wei adalah kota kuno yang legendaris, dikenal dengan sebutan "Xiancheng." Kota ini terkenal dengan sejarahnya yang kaya dan keberadaannya yang menjadi fokus banyak cerita mistis. Namun, kota ini juga dikenal sebagai tempat yang berbahaya, karena kabarnya memiliki pintu gerbang yang menghubungkan dunia manusia dengan dunia roh.
Ketika mereka mendekati kota Xiancheng, mereka bisa melihatnya dari kejauhan. Kota ini memiliki tembok tinggi yang melingkupinya, dan menara-menara tinggi menjulang di langit. Terlihat megah, tetapi juga terasa misterius. Para penduduk desa di sekitarnya memberi peringatan kepada mereka untuk berhati-hati saat memasuki kota tersebut.
Pintu gerbang kota ini terbuat dari batu kuno yang penuh dengan ukiran mistis. Begitu mereka melangkah melintasi ambang pintu, atmosfer berubah dengan tiba-tiba. Udara terasa lebih dingin dan seakan dipenuhi dengan energi magis. Kota itu begitu sunyi, hanya ada desiran angin yang mengganggu keheningan.
__ADS_1
Tim Li Wei melanjutkan menjelajahi kota, melewati jalan-jalan yang dikelilingi oleh bangunan-bangunan tua yang perlahan-lahan terkikis oleh waktu. Mereka menyadari bahwa kota ini adalah tempat yang ditinggalkan, ditinggalkan oleh penduduknya yang entah ke mana perginya. Tapi di manakah mereka pergi?
Saat mereka mendekati pusat kota, mereka menemukan suatu bangunan besar yang tampaknya menjadi fokus perhatian. Bangunan itu adalah kuil tua yang mencolok, dikelilingi oleh taman yang begitu indah namun terkesan terlantar. Mereka memutuskan untuk menjelajahi kuil tersebut, merasa bahwa mungkin jawaban atas misteri kota ini berada di dalamnya.
Di dalam kuil, mereka menemukan mural-mural kuno yang menggambarkan sejarah kota dan legenda tentang pintu gerbang menuju dunia roh. Mural-mural itu memaparkan bahwa pintu gerbang tersebut memiliki kekuatan besar, dan hanya seorang yang memiliki keberanian sejati dan tujuan yang murni yang dapat membukanya. Namun, konsekuensinya juga besar, karena membuka pintu gerbang tersebut bisa membawa bahaya besar bagi dunia manusia.
Li Wei merasa bahwa mereka harus memahami lebih banyak tentang kota ini dan mengapa penduduknya meninggalkannya. Apakah mereka berhasil membuka pintu gerbang? Dan apa kaitannya dengan Pedang Naga Emas dan Pedang Naga Perak?
__ADS_1
Tiba-tiba, sebuah bayangan muncul di pintu masuk ruangan. Seorang pria tua dengan jubah kuno berdiri di ambang pintu. Dia adalah penjaga terakhir kota ini, dan dia telah menunggu selama berabad-abad untuk seseorang yang memiliki keberanian sejati dan tujuan yang murni untuk mengungkap misteri kota ini.
Pria itu menceritakan kepada mereka tentang legenda yang beredar di kalangan penjaga kota ini, tentang bahaya besar yang tersembunyi di balik pintu gerbang menuju dunia roh. Namun, dia juga menyadari bahwa mereka adalah orang-orang yang memiliki tekad dan niat baik, dan dia bersedia membantu mereka memahami misteri ini dengan lebih dalam.
Maka, dengan bimbingan pria tua itu, tim Li Wei menggali lebih dalam ke dalam sejarah kota Xiancheng, legenda Pedang Naga Emas, dan rahasia di balik pintu gerbang menuju dunia roh. Mereka tahu bahwa petualangan mereka masih jauh dari selesai, dan bahaya yang lebih besar bisa mengancam mereka di depan. Namun, mereka juga tahu bahwa mereka memiliki kekuatan, pengetahuan, dan tekad yang dibutuhkan untuk menghadapinya.
Di dalam kuil kuno tersebut, sambil ditemani oleh penjaga kota, mereka merencanakan langkah berikutnya dalam pencarian mereka untuk mengungkap kebenaran yang semakin kompleks. Dan sambil menjelajahi kota ini yang penuh dengan misteri dan bahaya, mereka semakin mendekati tujuan sejati mereka dan rahasia di balik Pedang Naga Emas.
__ADS_1