
Mimi dan rio akhirnya menikah
Saat di bandara Mimi melihat Alya yang baru tiba dia langsung memeluk Alya dan terisak Isak.
"Kenapa dia tega Alya" kamu yang sabar ya jawab Alya dia butuh waktu untuk menyelesaikan masalah ini
Mimi dan Alya pun pun menuju mobil. Alya merasa kasihan dengan keadaan mimi.. Alya memang tangan Mimi dan berkata
"Kamu pasti bisa melupakan dia karena kamu sudah ada Rio kan "
Tapi aku sudah terlalu nyaman bersama nya ujar Mimi..
Ayah Mimi yang dari tadi menunggu Mimi di ruang tamu langsung mengapa Mimi
"Mimi papa mau bicara sama kamu "
Tapi jangan sekarang ya pa.." mimi mau istirahat "
Sebentar saja ada yang penting mau papa bicara kan
Papa membahas tentang pernikahan mimi dengan Rio
" Sebenarnya Mimi belum siap mau menikah dengan Rio pa "
Kenapa????
Papa tahu kalian kan saling mencintai dan berhubungan sudah sangat lama
Tapi Alya sudah punya kekasih hati yang Laen pa..
"Papa tidak setuju kamu dengan orang Laen" sambil meninggalkan Mimi di ruang tamu
Mimi langsung menuju kamar nya sambil menghempaskan tubuhnya ke kasur 5 menit kemudian handphone Mimi berdering
Rio menelpon nya
"Sayang kamu dari mana saja aku telpon tidak di angkat "
"Baru pulang kampus " dengan nada yang kesal
"Kamu marah ya sama aku"
Mimi langsung mematikan telpon dari Rio
Rio yang merasa kesal dengan sikap Mimi langsung datang kerumah Mimi
Ting tong
" Eh ada mas Rio " sebentar ya bibik panggilkan non Mimi "
Silakan duduk
Rio yang menunggu Mimi di ruang tamu sudah menyiapkan banyak pertanyaan
Tak lama kemudian bibik pun datang menghampiri Rio
" Maaf mas Rio non Mimi tidur "
Papa Mimi keluar dari kamar nya
" Kapan kamu datang Rio "
" Baru sampai om " saya mau berjumpa dengan Mimi "
" Tapi Mimi nya lagi tidur "
Ya sudah kita ngeteh dulu ya.. apa yang om mau bicara kan sama kamu "
Om Ardi sambil memegang bahu Rio mari kita duduk
" Hubungan kalian baik baik saja kan "
" Baik kok om "
Rio tak mau berterus terang kepada om Ardi karena dia tidak mau membuat om Ardi kepikiran tentang masalah nya
" Om " Rio permisi mau pulang dulu ya "
__ADS_1
" Iya "
Rio pun menuju pintu dan melihat ke arah kamar Mimi namun Mimi tidak kunjung terlihat
Rio pun langsung masuk ke dalam mobil dan laju menuju ke rumah nya
Hari yang di tentukan pun tiba
" Sah sah sah "
" Selamat ya mi kamu udah menjadi istri Rio ucap Alya "
namun Mimi tidak merasa bahagia dengan pernikahannya dia selalu saja teringat Dino
di sisi Laen Dino rupa nya sudah mempunyai kekasih dan akan kembali ke Indonesia
pada saat bulan madu Mimi tidak sengaja berjumpa dengan Dino di sebuah hotel
namun penampilan Dino agak berbeda dia terlihat lebih tampan dan bergaya
dengan tanpa rasa malu Mimi menyapa Dino
" Dino kamu sudah kembali "
namun Dino diam saja lalu meninggalkan Mimi
Mimi dengan perasaan sangat kecewa langsung mengajak Rio untuk pulang dan tidak mau bulan madu di hotel tersebut
Rio tidak mau pulang karena dia sudah membayar penginapan untuk tiga malam
Rio yang tak sengaja melihat Dino berada di sebuah cafe yang ada di hotel tersebut dan Rio pun tahu apa penyebab istri nya itu ingin pulang
malam itu Mimi yang tengah makan malam di cafe hotel itu melihat Dino bersama dengan seorang wanita wanita cantik yang sedang ingin makan di cafe itu juga
Mimi mengaduk aduk makanan tanpa memakan nya Rio pun mulai memperhatikan sekeliling nya dan mulai marah dengan tingkah Mimi
" ayo naik ke kamar " kamu tidak mau makan kan "
ayo cepat ayo " kata Rio
Mimi berteriak lepas kan aku Rio kamu telah nyakitin tangan ku "
" tolong jangan kasar sama wanita "kata Dino
bukan urusan mu sahut Rio
di pun tetap memegang tangan Mimi dengan kuat dan menarik nya hingga Mimi hampir terjatuh
sampai di dalam kamar Rio marah besar kepada Mimi yang tak menganggap dia sebagai suami
" kamu itu sudah menikah tolong hargai aku "
Mimi hanya menangis
Rio melempar barang barang yang ada di kamar hotel itu
sehingga membuat Mimi terkejut dan tambah menangis
" kamu mau pulang kan " kata Rio
" mari kita pulang sekarang "
kemas kan koper mu"
" jangan aku tidak mau " aku takut di marah papa ku "
jadi kamu menikah dengan ku hanya karena takut sama papa mu"
"aku tak mau pernikahan seperti ini "
"aku mau kamu yang dulu "
orang yang tulus sayang sama aku
tapi kamu berubah Karena hadir nya orang ketiga
" apa aku tak pantas untuk mu"
__ADS_1
" apa aku tidak bisa bahagia bersama mu"
" tapi hati ku tidak bisa di paksa " kata Mimi
" aku kan membawa mu ke lelaki itu"
Mimi menarik tangan Rio dan memohon jangan membawa nya ke Dino
karena Mimi tahu kalau Dino sudah punya kekasih
dia hanya ingin menyimpan perasaan nya itu
Mimi sambil berlutut ke kaki Rio
Rio langsung meninggalkan Mimi dalam keadaaan menangis
dia tak ingin bersama Mimi lagi
pagi itu Rio dan Mimi langsung keluar meninggalkan hotel.. dia tak mau lagi melihat Mimi berjumpa dengan Dino
saat itu juga Dino keluar dari hotel besama kekasih nya
Mimi langsung melihat ke arah Dino
Mimi kembali menangis
Rio yang tak terima melihat Mimi seperti itu
langsung menuju Dino
" saya harap kamu jangan pernah muncul lagi dalam kehidupan kami "
" tolong pergi jauh "
" maaf ya " saya tidak ada urusan sama kamu tolong minggir "
Dino sambil mendorong bahu Rio
Dino pun melangkahkan kaki nya menuju mobil
" Din tadi itu siapa ujar Erin kekasih Dino "
" bukan siapa siapa " kata Dino
mobil pun melaju dengan cepat
Erin merasa penasaran dengan Mimi
sambil membayangkan kejadian tadi
" din apa itu tadi mantan kamu ya " kata Erin
" bukan Rin " kata Dino
" terus kenapa dia melihat kamu beda banget seperti ada kimistri gitu "
perasaan kamu aja itu"
Dino tetap tidak mau menceritakan siapa Mimi sebenarnya
" aku akan cari tahu sendiri " kata Erin dalam hati
keesokannya Erin mencari tahu tentang Mimi lewat lukisan yang ada di dalam rumah Dino
dan akhirnya Erin melihat ada lukisan wajah mimi
" ternyata Dino pernah suka sama wanita itu "
terlihat di sini banyak sekali wajah wanita itu
pasti mereka pernah punya hubungan spesial
" Erin Erin terdengar dari depan Dino memanggil Erin " iya iya "
Erin langsung keluar dari kamar Dino
" kamu dari mana " kata Dino
__ADS_1
cuma lihat lihat saja
bersambung.....m