
Zoro memeggang erat tangan ku saat aku memeggang kerah bajunya dengan kencang
"hei hei tenang dulu aku belum mengerti apa yang kamu maksd?
Aku tidak peduki dia berkata apa aku langsung menamparnya saat menamparnya yang ke dua kalinya dia menahanya.
"he he he sudah puas kau memukul ku nona kecil(senyum sinis).
Aku berfikir dia memang benar benar tudak tau apa apa
"huh... baiklah jika kamu ngk tau apa apa urusan kita udh selesai "(balik badan berjalan pergi).
Zoro menghelai nafas tersenyum sinis,merapikan pakaiannya dan lagi lagi menelfon sesorang untuk menghajar sebuah kelompok dan tentu saha aku pura pura pergi karna aku masih di belakang tembok dan mendengar semua percakapan mereka lalu aku pergi ke kelas.
bel masuk teet teet....
Pada saat zoro masuk dan duduk saat dudukpun aku tetap menghindarinya ntah apakah zoro berpura pura menanyakan tugas kelompok yang harus di kerjakan dia mnyuruhku untuk mengerjakannya nanti setelah pulang sekolah
aku hanya menjawabnya" hmmm".
__ADS_1
Jam pelajaran berlangsung saat ada guru baru yang mengajar di kelas kita aku mendengar guru itu sangat tampan.ah terserah tampan atau tidaknya yang penting saat ini aku harus menyusun
strategi main ku.saat guru baru itu masuk ke kelas aku sedikut terkejut bukan karna ketampanannya tapi aku mengenalnya bahkan guru itu musuh ku sejak kecil bahkan sejak dalam kandungan-_-
"siang semua perkenalkan saya wiliam panggil saja saya pak will(senyum mempesona).
pufff("hahaha nama mu itu bukan wiliam dasar roma,senyum jahil ).
Tak di sangka dia memperhatikan ku dari depan,aku menjahilinya menulis nama panggilannya waktu kecil dan mengaangkat kertas dengan namanya waktu kecil karna aku duduk di paling belakang jadi teman teman kelas ku yang terpesona oleh guru baru itu eh maksudnya si roma.
"iren siapa yang bernama iren mohon maju sebentar"
"nak aku dengar kau sangat pintar di kelas ini coba kamu kerjakan soal ini(*langsung mengambil buku pake**t*)
hm menyebalkan sekali,zoro maju tanpa di suruh dan dia mengerjakannya dengan sangat hati hati tak di sangka dia menjawabnya dengan benar.jam pelajaran terus belalau dan akhirnya bel pulang....
saat semua teman teman ku pulang dan zoro menunggu ku di luar untuk mengerjakan tugas yang belum selesai kemarin.aku sengaja berhenti sebentar untuk membicarakan sesuatu dengan roma kampret itu.
"hei pak tampan seperti kadal, apakah kamu tak ada sekolah lain yang menerima mu sebagai guru hmm aku meragukannya sebenarnya apa tujuan mu mengajar di sekolah ku.
__ADS_1
dia diam beberapa menit dan "ha ha ha wahai musuh ku bukannya kau akan jadi milik ku...(tertawa kecil).
Oh jadi itu tujuannya ya sudah aku lebih baik pulang lebih pagi agar tugas kelompok itu cepat cepat selesai.
lalu zoro mendengar percakapan ku dengan si kadal itu zoro marah menggertakan gigi mngepal tangan sekuat tenangga seolah sedang terbakar api cemburu.
Aku keluar kelas dan zoro sudah menunggu ku aku dan zoro pulang bareng karna segera menyelesaikan tugas kelompok itu secepatnya.sesampai rumah ku ku persilahkan zoro duduk menunggu dan memberinya buku buka yang di butuhkan mengerjakan tugas itu.dan aku aku menuju kamar ku untuk berganti pakain.
Zoro memperhatikan komputer dan alat game ku yang lainnya,
saat aku balik dan menghampirinya
"ooh kamu lagi ngapain kok ke situ?"
Zoro kemudian melihat liahat penghargaan game yang ku dapatkan saat aku ikut iven game
"wah kamu bakat bermain game yah kayaknya pro banget deh dapet segini banyak penghargaan piala juga"
Aku mempersilahkannya untuk minum dan mulai mengerjakan tugas kelompok itu.lalu saat selesai zoro kembali pulang saat dia sudah pulang aku kembali ke dalam untuk membereskan ruang tamu.saat membereskan aku menemukan surat ntah itu milik siapa tapi surat ini jatuh deh saat zoro mengambil bukunya.surat yang begitu aneh dengan di hiasi gambar hati berwarna merah mungkin kah zoro memiliki kekasih
__ADS_1
"ho ho ho ini berita besar,(senyum jahil).