
"hoam pusing sekali"ucap pangeran luke sambil memegang kepala nya dan ia pun tertidur di atas tempat tidur sambil melihat ke arah istri nya itu
"kau sudah sadar" ucap putri
"memang nya saya kenapa??
"kau mabuk semalam dan.....
"dan apa katakan yang jelas?
"ah sudah lah lupakan"ucap putri shira sambil berjalan keluar kamar ingin mencari suasana segar di luar istana
"apa yang di katakan sangat membingungkan"
"hmmm apa aku sudah mengatakan hal aneh sampe raut muka nya berubah masam seperti itu"pikir pangeran luke sambil mengetuk_ngetuk kepala nya
"ah sudah lah lupakan yang semalam,sekarang aku ingin fokus ke memperbesar istana ku saja" ucap pangeran luke
di dalam istana ratu nataline sudah sangat terlihat sangat cantik ingin datang menemui keluarga nya,ia ingin lihat apa yang akan mereka lakukan kepada nya
namun saat di perjalanan ada yang menyerang seorang pemuda
dan pemuda itu terlihat sudah banyak luka
jadi nataline memutuskan untuk membantu nya
"apa kau tidak apa_apa"
__ADS_1
"aku tidak apa_apa nona"
"awas di belakang mu " ucap ratu nataline sambil menangkis para penjahat itu
ratu nataline menusuk semua penjahat di bagian mata,jantung dan memotong kaki serta tangan mereka,hal itu membuat pria tersebut sedikit mengeryitkan dahi nya
"sungguh sangat sadis"gumam nya pelan
"apa kau mengatakan sesuatu tuan"
"tidak....tidak ada"
"masuk lah ke tandu ku tuan,biar aku bantu mengobati luka mu"
*kini mereka berdua sudah masuk di dalam tandu
"kau mau kemana ,seperti nya akan melakukan perjalanan jauh sampai membawa banyak barang"
"oh seperti itu"
"tuan ini ingin pergi kemana,mengapa sendiri"
"aku adalah seorang pengembara,ingin keliling dunia ini,aku sedang mencari cincin takdir ku"
"hahaha masih aja percaya dengan hal seperti itu,cincin takdir itu kadang tidak sesuai dengan yang kita harapkan tuan"
"aku sangat percaya"
"lalu apakah tuan sudah menemukan nya"
__ADS_1
"belum tau,aku akan keluar kan alat pembatu menemukan cincin takdir ku,jika kalung ini bercahaya biru berarti cincin takdir ku ada di hadapan ku,jika kuning arti nya ada agak jauh dari tempat aku sekarang ini,namun jika warna merah berarti cincin ini tidak ada di desa ini" ucap kaisar sambil mengeluarkan kalung liontin nya
dan muncul lah warna biru,sontak mereka berdua kaget
"apa maksud nya ini tuan,di sini hanya ada aku di hadapan mu,tidak mungkin itu aku kan"
belum sempat kaisar menjawab,tiba_tiba kalung tersebut mengeluarkan sebuah suara
"cincin takdir kaisar enaough adalah ratu di kerajaan saudia yang bernama ratu nataline
anak dari raja auko di kerajaan alaskah"
"tidak mungkin"
"tidak ada yang tidak mungkin ratu dan kaisar sudah di takdirkan tuhan bersama"ucap kalung liontin
"jadi kau bukan lah pengembara,melainkan kaisar enauogh,kenapa tdi kau berbohong,belum jadi suami saja sudah berbohong"pikir ratu nataline dalam hati
"kau ratu nataline" ucap kaisar
"ya memang nya kenapa,apakah kau kaget berhadapan dengan ku"
"hahaha tidak,ku pikir tadi kau adalah putri yang hanya mampu bersembunyi dan mendapakan kekuasaan dari ayah handa nya"
"cuih tidak akan aku meminta kekuasaan dengan mereka,aku ingin mendapatkan semua dengan kerja keras ku sendiri"
"tenang lah nataline ,aku hanya berpendapat saja,tidak usah semarah itu"
"ya sekarang kau pergi lah kaisar,aku sedang ada urusan lain"
__ADS_1
"aku akan ikut kemana pun kau pergi"
"apa kau sudah gila kaisar,kau bukan lah pelayan ku"*