
".Reyhan angkat kaki dari rumah ini.,
Tinggalkan semua yang telah Papa berikan kepadamu, Kredit Card, mobil, ATM dan lain sebagainya, yang semua itu kamu gunakan selama ini,.
'apa yang Papah bicarakan ini Pah,.?
mengapa Papah tiba-tiba marah seperti ini kepada Reyhan,.tidak biasanya Papah marah seperti ini. ."Gumam Mamah"
amarah Papah Reyhan pun semakin menggebu ketika mendengar Pernyataan Rindu sebelum hari ini,,bahwa benar dia sedang menjalin hubungan spesial kepada anaknya,. ketika itu Papah reyhan mendatanginya, sesaat setelah Reyhan bercanda gurau bersama,. dan pergi meninggalkan Rindu,.!
dengar Reyhan " tegas Papah "percuma aku sekolahkan kamu ke perguruan tinggi, tapi kamu tidak gunakan Otakmu itu untuk berfikir yang nyata dan fakta,.
'Reyhan yang terdiam, bingung, bertanya kepada Papahnya."
apa salahku Pah,. papah mengapa berbicara seperti itu,.
iya pah apa salah Reyhan, Papah dari tadi berbicara berbelit, jangan kan Reyhan, mamah saja tidak mengerti maksud Papah itu apa!!
menghela nafas panjang.....
asal Mama tau, anak kesayangan mu ini sudah manjalin cinta dengan Pembantu kita di rumah ini,.
bagaimana Pah maksud Papah, Mamah belum mengerti ?
Kemarin Papah tidak sengaja melihat kedekatan Reyhan dan Rindu.
nah terus " saut Mamah "
dan setelah itu Papah langsung menanyakan hal tersebut kepada Rindu,. dan ternyata benar Pembantu kita di rumah ini ternyata diam-diam sudah memiliki hubungan spesial terhadap Reyhan anak kita Mah,.
benarkan itu Reyhan,. " tanya Papah "
iya Pah Mah semua yang di katakan Papah itu benar,.
benar kan Mah,..
Ayunan tangan Papah Reyhan pun nampak berlabuh ke arah wajah Reyhan,.
__ADS_1
beruntung Mamah Reyhan dengan sigapnya berteriak..
TIDAK JANGAN PAH..
sehingga Papah Reyhan pun menghentikan niatnya,.
aku minta maaf pah, Mah jika ini salah, tapi ketahui la,, Rindu adalah orang yang baik, dia sangat hormat dan sopan pah,, bahkan dia juga berpendidikan,.
apapun perkataan yang keluar dari bibirmu semua tidak akan merubah keputusan Papah Reyhan,. tetap kamu tinggalkan Rumah ini,. dan silakan turuti semua yang kamu anggap benar,.
".Pah, apa ini tidak kelewatan,.walau bagaimanapun Reyhan anak kita satu-satunya Pah, Mamah yakin kok Reyhan seperti ini karena dia tau mana yang terbaik untuk dirinya Pah.
".biar Mah,,ini yang dia inginkan nya. Papah kan sudah larang dari awal akan hubungan mereka berdua, aku tidak sudi memiliki calon menantu seorang pembantu nantinya.
"ucap Papah Reyhan dengan suara yang keras"
".Pah, Mama.!
'Rindu bukan orang yang sempurna, dia juga bukan terlahir dari keluarga yang kaya raya, dan memang sekarang Rindu bekerja di rumah ini sebagai pembantu,.
tetapi Rindu bukan orang yang hina, dia juga seorang yang berpendidikan,,Papa sama Mama tidak tau, dia lulusan Sarjana Ekonomi, hanya saja Takdir belum begitu baik terhadap dirinya sehingga dia menjadi Pembantu di rumah kita."
Pah mah,. sekali lagi maafin Reyhan, bukan maksud Reyhan menolak, namun ada beberapa hal yang belum Mamah dan Papah ketahui,. tolong ngertiin Reyhan Pah,..Reyhan tau semua yang Papah lakukan ini demi kebaikan Reyhan,. namun juga perlu Papah tau!!
"cinta bukan semata-mata karena harta, tapi yang Reyhan tau, cinta adalah ikatan batin yang kuat dan saling menyayangi dan tidak memandang suku,serta Harta Pah.!!
".Reyhan nyaman dengan Rindu, dan Reyhan juga yakin Rindu adalah anak yang baik, dan juga beliau juga sayang terhadap keluarga,,terbukti ketika dia bekerja disini kan!! beliau sangat senang bermain dengan Aini,,meskipun Aini sering kali jahil padanya.
".Sedangkan putri,,Anak perempuan teman bisnis papah itu bukan maksud Reyhan membandingkan mereka berdua,,
tetapi Papah tidak tahu bahwa Putri hanya menginginkan Harta keluarga kita saja Pah,.
pernah Reyhan mendengar langsung percakapan putri dan Papahnya waktu itu,.ya walaupun Reyhan belum ada bukti yang kuat.
jadi apalagi yang papah banggakan padanya,,
Ok anggap semua itu salah,,tapi pernahkan putri kesini menyalami Papah dan Mama,,ucap salam saja tidak ada pah!. apalagi mau bermain sama Aini,,dengar Aini berisik saja dia udah kesal kelihatan Pah Ma dari wajahnya.
__ADS_1
".Seketika Papah dan Mama Reyhan terdiam dan terketuk hatinya,".
".Memang benar Pah, apa yang di katakan Reyhan tersebut,,Mamah juga merasakan hal yang sama,,Mamah juga kurang begitu suka terhadap putri".
".Berarti Mamah membela Rindu, iya begitu kah".
".bukan begitu Pah, Mama hanya menjawab apa yang Mama tau kok, entah kenapa Mama merasa jika Putri tidak serius sama Reyhan,, Anaknya juga kurang sopan".
ya sudah Pah,,biarkanlah Reyhan menentukan pilihannya sendiri, udah besar gini kan, lagian Mama lihat Rindu juga tidak jelek-jelek amat kok, hanya butuh di dandanin sedikit.
Mamah tau kok Papah maksud Papah itu baik,. tapi kan tidak semua yang kita inginkan itu indah dan benar Pah,.
Iya pah tegas "Reyhan".
ingat tidak dahulu kita bagaimana susahnya dapat restu dari orang tuaku,. kamu kan juga Pusing mikirin nya,.
ah Mama yang itu jangan di bicarakan di sini malu kan Papah,.
cie cie Papah mu malu tu Reyhan,.
emang bagaimana si mah cerita Cinta kalian dahulu, Reyhan jadi penasaran,. pake banget malah,..
tu minta cerita sama Papah mu sendiri...
sembari meledek Papah Reyhan agar tersenyum
semoga hati Papah luluh " ujar Mama sambil berharap "
".selain itu kan Rindu juga anak yang rajin dan pintar juga Pah, buktinya dia juga Lulusan S1 kan!!.
".untuk hal seperti ini biarkanlah mereka sendiri yang ngejalaninya,kita sebagi orang tua bisa apa!
".ya sudah jika begitu,,Papah mau Reyhan ajak Rindu dan Putri kesini,,di saat ulang tahun pernikahan Papa dan Mama minggu depan,,bisa kan?.
".bisa pah,,aku senang dengarnya, aku akan beritahu mereka akan hal ini, dan aku juga mohon izin Pah untuk besok pagi menemani Rindu untuk interview di salah satu Bank swasta yang ada di daerah beliau,,dia beberapa hari yang lalu di telpon oleh pihak Bank, untuk datang dan interview..
".baik Nak silakan la kamu pilih mana yang terbaik untukmu,,Papah dan Mama merestui..asalkan memang itu yang terbaik untuk dirimu.
__ADS_1
".iya Pah, berarti Aset ku kembali aku pegang ya Pah, untuk besok jemput Rindu dan keperluanku sehari-hari.
iya Reyhan ".Tegas Papah."