Pemuas Daddy

Pemuas Daddy
You Are Mine kecupan


__ADS_3

mentari telah menyinari bumi dan pagi telah menghiasi, di sebuah kamar terdapat pasangan lawan jenis yang tengah terlelap dengan wajah ceria.


kamar berantakan dengan baju yang berserakan di setiap sisi kamar, kursi yang semua tertata rapi kini telah berantakan dengan bantal kursi yang terlah tergeletak di lantai.


Jack terbangun dari tidurnya saat sinar matahari masuk ke dalam kamar melalui sela² gorden, pandangan Jack tertuju kepada wanita kecil yang tengah terlelap di dalam dekapannya.


sudut bibir Jack terangkat saat mengingat kejadian semalam yang membuatnya puas dan ingin merasakan lagi, wanita kecil itu sangat mahir dalam permainan panas semalam.


Jack mengambil ponsel miliknya yang berada di nakas samping kasur, ia terkejut saat melihat 128 panggilan tak terjawab dari sang istri baru nya.


'sial sepertinya semalam aku terlalu menikmati hingga tidak tahu bahwa Amira menelpon' ucapan Jack dalam hati.


'Gadis kecil yang nakal, kamu telah membuat saya candu' tidak munafik Jack sangat menikmati semalam dan ia seperti ingin mengulanginya lagi.


cuppp


Jack mengecup kening Amora yang masih terlelap, mungkin dia kelelahan karena Jack menggempurnya habis²an dan tidak di berikan istirahat.


Jack menarik tangannya perlahan agar tidak menggangu Amora yang tertidur pulas, setelah lepas ia pergi ke kamar mandi untuk bebersih karena badannya lengket bekas semalam.

__ADS_1


...****************...


Amora terbangun ia merasakan badannya yang begitu pegal di tambah area bawah nya begitu sakit, Amora melepaskan kesuciannya semalam dengan seorang pria yang baru menyandang gelar ayah tiri 10 jam yang lalu.


Amora tak tahu harus berbuat apalagi karena Amora semalam pun mau melakukannya, jadi ya sudah resiko Amora sendiri.


Amora menatap ke arah balkon, disana nampak Jack yang sedang menelpon seseorang. Amora menatap kekar nya tubuh Jack yang telanjang dada.


Amora bangun dari ranjang dan berjalan mendekati Jack dengan jalan yang masih tertatih-tatih karena menahan rasa sakit, Amora memeluk Jack dari belakang.


Jack sedikit terkejut saat melihat tangan mungil melingkari perutnya ia menggenggam tangan Amora dan melihat kebelakang sebentar, Amora memeluk Jack sambil menyenderkan kepalanya di dada bagian belakang Jack.


Amora mendongakkan kepalanya menatap wajah tampan Jack, Jack sedikit membungkuk kan badannya lalu mengecup setiap sudut wajah Amora.


Amora memang sangat pendek hanya sedada aga bawah milik Jack jadi yang membuat Jack harus membungkuk, Amora hanya bisa menikmati kecupan pagi Jack dan aroma mint milik Jack.


"mandi lah kita akan pulang ke rumah baru mu, mamah dan Abang baru Mu sudah menunggu" Jack mengusap kepala Amora


cuppp

__ADS_1


Amora mengecup bibir Jack dan langsung berlari kekamar mandi sebelum Jack menyerangnya dengan seribu kecupan.


"dasar kucing nakal" Jack menggelengkan kepalanya sambil menatap Amora yang masuk ke dalam kamar mandi.


...****************...


"daddy" rengek Amora kepada Jack yang tak memperbolehkan Amora untuk menggunakan lipstik


"No babby girl, you are still small" tegas Jack yang tengah memegang lipstik merah milik Amora


"tapi nanti pucet Daddy" rengek Amora


cuppp


Jack menghisap bibir Amora hingga terlihat begitu merah dan merona, tidak hanya bibir namun pipi Amora juga terlihat begitu merona karena malu. mereka di depan umum dan beberapa orang melihatnya.


"daddy!!!" Amora kesal dan memukul dada Jack yang sedang terkekeh itu, Jack gemas dengan wajah lucu putri tiri nya itu.


...----------------...

__ADS_1


__ADS_2