
"sore non Kinan non Dian , sapa Denis
" sore juga mas , mas panggil aja kita dengan nama ga usah pake non ,timpal Kinan sambil tersenyum ramah
" ga enak non saya kan cuman warga biasa sedangkan non Kinan seorang bos
" ga papa ko mas saya juga manusia biasa cuman pekerjaan saya seperti ini
jadi ga usah sungkan panggil nama aja biar lebih akrab
" oh ya ngomong2 non Ki..eh maksud saya Kinan dan Dian mau kemana
" ini loH mas kita berdua lagi jalan2 sore aja sekalian cari makan jawab Dian
" kalau mas sendiri mau kemana tanya Kinan
" saya ga kemana2 nan cuman mau keluar aja d rumah terus sumpek hehehe
" kalau ga keberatan saya antar kalian berdua boleh,
" boleh banget mas apalagi kita belum terlalu hapal kan daerah d sini
" yaudah marii , ajak Denis seraya berjalan d depan Kinan dan Dian
Sesampainya mereka d tempat makan ,bisa d bilang warteg , walau pun makan di warteg Kinan tidak merasa risih karena makan di manapun Kinan merasa sama saja
" oh iya mas , pekerjaan saat ini apa mas tanya Kinan smbil menunggu pesanan makanan
" saya cuma serabutan nan , ya kalau ga ada kerjaan paling saya jaga vila2 yang d sewakan soalnya dulu waktu masih ada bapa vila d urus bapa kalau sekarang cuman saya yang bisa d andalkan ibu karena adik saya juga cewe nan
"ooh gitu ya jawab Kinan
sedangkan Dian tengah asyik bermain ponselnya
" kenapa mas ga kerja d kota gitu ???
tanya Kinan lagi
" pengen ny sih iya kerja ke kota cuman susah nyari kerja d kota dulu juga saya sudah pernah coba ngelamar pekerjaan tapi sulit banyak ny cewe yang keterima
" iya sih kadang para lelaki saat ini susah dapat kerja
" sekarang Dian yang bertanya , " mas lulusan apa ??? kalo aku boleh tau
__ADS_1
"saya cuma. S.1 , jawab Denis
" itu lumayan loh mas pendidikan ny tinggi sebenrny kalau untuk ukuran perusahaan bisa d terima ,kata Dian lagi
" iya sih yan aku juga mikir gitu tapi belum ada yang Nerima ,apalgi sekarang usia saya sudah matang hehehe
dulu pernah bekerja d perusahaan tapi semenjak bapak meninggal terus berhenti bekerja jadi susah lagi nyari kerja
"" hemm gitu ya yaudah kita abisin makann kita dulu yuk nanti keburu malem lagi hehehe kata dian cengengesan
biodata # Denis seorang pria berusia 32 tahun lebih muda 3 tahun dari Gilang lebih tua 5 tahun dari Kinan dan Dian
selesai makan mereka bergegas untuk menikmati indahnya desa dan sekalian melihat2 apa aja yang ada d desa saat ini bnyak orang takjub dengan Kinan yang begitu cantik ,ramah dan sopan
"begitupun dengan Denis , sebenrny Denis mengagumi sosok Kinan ,tapi Denis tidak berani karena Denis hanyalah orang biasa
"waktu pun tak terasa hampir pukul 8.00 malam , Kinan ,Dian dan Denis menuju arah pulang , sesampainya d depan rumah Denis , "mampir dulu yuk ajak Denis
"maaf mas kita berdua mau langsung pulang aja orang tinggal naik aja udah Deket hehe kata Dian
" iya mas kita langsung pamit aja soalnya kaki udah pegel pengen rebahan Kinan mnjawab dengan muka lelah
" yasudah kalau begitu saya masuk duluan ya nanti malam saya kesana buat jaga malam
" iya mas kami jalan ya makasih mas
rumah Denis,,, dari mana kamu den tumben dari sore g ada ,,???
Denis habis ngnter Kinan dan Dian jalan2 Bu kasian mereka blum hapal kan daerah sini ,,,
ooh iya kirain kamu kemana ga bilang 2 ibu dulu ,,,
"yasudah Denis mandi dulu nnti mlm kan mau jaga d vila
" iya tapi nanti makan dulu ibu udah mkan kamu makan aja nanti sebelum k villa
" iya buu
di villa Dian dan Kinan merebahkan tubuh mereka , karena kelelahan
" Buu mas Denis klo Deket ganteng ,sopan lagi ,,jadi gemes ucap Dian kegirangan
"hemmm biasa aja jawab Kinan cuek
__ADS_1
" heiii mana ada jawaban seperti itu ga seru bangett siih , jangan bilang loe suka sama gue nan
"haaaa kinan melotot , maksud loe apaaa smbil melempar bantal k arah Dian
" hahaha becanda Buu abis Lo kalau di tanya tentang cowo selalu biasa aja , aneh deh gue dari dulu juga Lo pacaran cuman sekali lagi sampai sekarang Lo masih betah aj jomblo
" hemmmm ga tau ah pusing gue jawabnya ucap Kinan smbil berlalu k kamar mandi
udah lah gue mandi ajaaaa
" iya iya terserah loh deh kata Dian dengan bete ny
setelah selesai mereka berdua menuju tempat tidur ,mereka harus tidur lebih awal karena besok harus pergi ke tempat survey
tanpa mereka sadari gorden jendela mereka tidak tertutup semua hanya sebagian sehingga memperlihatkan tubuh kedua ny sebagian dari perut ke bawah ,, Kinan yang saat itu memakai dress tidur ,dan Dian memakai celana pendek,,
mereka terlelap begitu saja
tidak lama mereka tidur Denis sudah berada d villa , Denis berjalan menuju dapur karena dia berniat menyeduh kopi terlebih dahulu
sesaat dia berjalan dia melihat pemandangan yang begitu menakjubkan sehingga dia berhenti sejenak dan melihat ke arah jendela yang tidak tertutup gorden , melihat Kinan yang terbaring dengan dress yang mengangkat sehingga terlihatlah jelas dari perut sampai kaki
" glekkkk ,Denis menelan Saliva ny melihat Kinan dengan keadaan setengah telanjang,tidak d pungkiri Denis pria dewasa normal
" dia yakin itu Kinan karena kaki Kinan yg ramping dan putih berbeda dengan Dian sedikit besar dan kuning Langsat
sehingga Denis tidak sadar bahwa d bawahnya merasa tegang
" ya ampun Jon kenapa kamu bangun kita cuma bisa ngintip ga bisa pegang apalagi masuk Joon tidurlah kembali
" namun posisi Kinan malah menjadi yaitu kaki keduanya mengangkang membuat Denis menelan Saliva ny kembali
"" kian kenapa posisi nya begitu sampai2 s Jon sudah tidak tahan , akhirnya karena Denis tidak tahan maka Denis nekat bersolo sambil melihat pemandangan lewat kaca jendela yang tidak d tutup gorden itu ,
" selesai bersolo Denis akhirnya menyeduh kopi seperti niatan dia semula sebelum bencana menghadang hehehe
selesai menyeduh kopi Denis duduk berjaga d kursi depan sambil membayangkan kembali tubuh Kinan
""arggggggh kenapa aku harus terus terbayang sih padahal cuma kelihatan bawahnya saja , gumam Denis frustasi
tidak terasa Denis pun ikut tertidur yang tadinya niat berjaga malah tertidur karena capek dan kepikiran yang aneh2 tentang Kinan
selepas pagi pukul 4.00 Denis bangun
__ADS_1
" hoaaammmmm ya ampun sudah jam 4 saja tidak terasa , akhirnya Denis duduk dan menyandarkan kepalanya ke kursi
" tuhaan padahal sudah d bawa tidur tapi tetap sja kepikiran ,gumam Denis sambil mengacak rambutnya