
sudah hampir enam jam lie jun bermeditasi,akhirnya lie jun pun membuka matanya.
saat lie jun membuka matanya,ia melihat feng yg masih tertidur,lie jun pun berjalan ke arah feng untuk mengambil gingseng akar merah yg sudah di petik oleh feng.
saat lie jun ingin mengambil gingseng akar merah itu tiba-tiba feng terbangun.
"A....ah tuan kenapa tidak istirahat dulu,luka tuan masih belum sebuh"ucap feng
"Tidak apa-apa aku sudah agak baikan,ngomong ngomong feng kenapa kamu cuma mengambil satu gingseng saja???,sedangkan gingseng di sini sangat banyak???"tanya lie jun
"tuan meski pun gingseng ini sangat berguna bagi manusia,tapi tidak dengan siluman"kata feng
"kenapa gingseng ini tidak berguna untuk mu???"
saat feng ingin mejawab tiba-tiba,suilang keluar dari tubuh lie jun,dan berkata.
"B**** bagi siluman itu tidak berguna,asal kau tau saja,untu siluman menaikan praktik kultivasi adalah semakin tua umur siluman tersebut maka semakin tinggi tingkat praktik kultivasinya.!!!"kata sui lang
"Burung sialan berani-beraninya mengataiku"
"Sudahlah,jika sudah membaik kau harus segera melanjutkan pencarian,karena aku merasakan ada barang bagus disana...!!!"
"Baiklah,sebelum aku melanjutkan pencarian aku akan menyerap gingseng akar merah,dan mengambil semua gingseng yg ada di sini"
"Ya sudah kalau begitu,aku dan feng akan menjaga mu...."
setelah lie jun,sui lang,dan feng mengambil gingseng akar merah,akhirnya lie jun memutuskan untuk menaikan,tingkat praktik kultivasinya.
"Ssss.....Boom...."
setelah ledakan energi itu lie jun pun membuka matanya.
"Hhhaaaahhh....akhirnya aku naik tingkat juga,aku tidak menyangka,bahwa akan sesulit ini menaikan tingkat kultivasi"
"Jun'er bagaimana rasa nya setelah naik tingkat??"tanya sui lang
"Tentu saja badan ku jadi lebih ringan dari sebulumnya,dan luka-luka bekas cakaran siluman harimau itu juga sudah mulai merapat,meski belum sepenuhnya merapat"kata lie jun
__ADS_1
akhirnya lie jun,sui lang,dan feng melanjutkan perjalanan,saat lie jun tengah berjalan.lie jun pun melihat ke empat orang yg cukup familiar.
ke empat orang itu adalah,pangeran tang san,pangeran wei zheng,putri zi ruo die,dan putri jiu anchi.
mereka berempat sedang bertarung dengan binatang siluman ular kobra api yg usianya ratusan tahun
dengan tingkat pelatihan mereka yg rata-rata ada di pendekar bumi tahap menengah,dan tahap puncak tentu saja,mereka berempat akan kewalahan menghadapi siluman kobra api yg sudah berada di tingkat pendekar raja.
saat mereka berempat sudah tidak bisa bangkit untuk bertarung tiba-tiba saja,kobra api menyerang zi ruo die.
"saudari zi awas"teriak pangerĂ n wei zheng
"Adik zi segera menghindar"teriak pangeran tang san
tapi sayang sekali karena zi ruo die tidak memiliki tenaga lagi,sehingga tidak bisa menghindar.
"ah...apakah cuma sampai disini saja,padahal aku belum mendapatkan pria yg aku inginkan"gumam zi ruo die yg sudah menutup matanya dengan pasrah.
saat serangan itu hampir mengenainya tiba-tiba seorang pemuda menahan serang ular itu.
"Apa kau tidak apa-apa?,kalau kau tidak kenapa-napa cepatlah menyingkir"
"kenapa malah bengong???"
"kau....kau....bagaimana bisa"
"Hhaishh....terlalu lama,tinju api putih"
saat pemuda itu meninju ular kobra api hingga terpental puluhan meter,dan menghantam dinding batu.pemuda itu adalah lie jun.
saat lie jun sudah meninju ular tersebut,ia membantu zi ruo die berdiri.
"apa kau bisa berdiri nona???"tanya lie jun
"A...a..aku...aku tidak bisa berdiri kaki ku terkilir"ucap zi ruo die dengan malu-malu,dan wajah nya memerah seperti cabai keriting.
akhirnya lie jun pun menggendong zi ruo die,dan lie jun pun menghampiri kedua pangeran,dan putri jiu anchi.
__ADS_1
setelah sampai di tempat putri jiu anchi,lie jun pun menurunkan zi ruo die
"M...maaf tuan si...siapakah nama tuan"kata putri jiu anchi dengam malu malu.
"ah...nona bisa memanggilku lie jun"
saat jiu anchi ingin berbicara tiba-tiba zi ruo die berbicara,sehingga jiu anchi mengurungkan niatnya.
"a....anu namaku zi ruo die,kak jun bi...bisa memanggilku die'er"
"oh...apa pantas bagi saya memanggil nama tuan putri die secara langsung???"tanya lie jun
"i...itu tidak apa-apa,bagaimana kalau kita berteman saja???"kata zi ruo die
"be...benar apa yg dikatan saudari die'er,apakah a....aku boleh berteman dengan kakak jun??"
"baiklah mari kita berteman"
saat zi ruo die dan jiu anchi sedang ngobrol bersama lie jun tiba-tiba pangeran wei zheng dan pangeran tang san datang,menghampiri mereka bertiga
"Saudari zi,saudari jiu apa kalian berdua baik-baik saja"teriak pangeran wei zheng
putri dari kekaisaran jiu
nama:jiu anchi
umur:16 tahun
status:murid sekte pedang sakti
untuk para pembaca saya ucapkan
terimakasih untuk para pembaca yg
udah like,vote,dan komen
__ADS_1
sekali lagi sya ucapkan terimakasih