Pengembaraan Kekuatan Tulang

Pengembaraan Kekuatan Tulang
Bab 2: Tekanan dan Tuduhan untuk Rizal


__ADS_3

Saat portal sihir tiba-tiba terbuka di bawah kaki mereka, suasana di kelas berubah drastis. Cahaya yang menyilaukan memenuhi ruangan, dan dalam sekejap, Ardi, teman-temannya, serta guru Rahmawati tersedot masuk ke dalam portal menuju dunia isekai yang misterius.


Namun, tidak semua teman sekelas Ardi terpanggil. Rizal, salah satu teman sekelasnya, ternyata tidak ada di kelas saat kejadian itu. Dia sedang pergi ke toilet saat portal sihir muncul, dan saat kembali ke kelas, dia kaget mendapati ruangan kosong tanpa seorang pun di dalamnya.


Setelah kejadian misterius menghilangnya teman-temannya dan guru dari kelas, Rizal merasa tekanan dan tuduhan dari berbagai pihak. Dia menjadi satu-satunya orang yang tidak menghilang, dan hal ini membuatnya dikelilingi oleh perasaan cemas, kebingungan, dan tekanan yang kuat.


Para orang tua murid yang menghilang, terutama orang tua dari teman-teman sekelasnya, menyalahkan Rizal atas kejadian tersebut. Mereka menuduhnya terlibat dalam insiden misterius itu, atau bahkan berspekulasi bahwa Rizal memiliki pengetahuan tentang apa yang terjadi dan menyembunyikan sesuatu. Tuduhan tersebut membuat Rizal merasa kesepian dan tersisihkan, karena dia tidak memiliki jawaban tentang kejadian yang terjadi.

__ADS_1


Berita tentang insiden misterius menghilangnya teman-teman sekelas dan guru di sekolah Ardi menyebar dengan cepat ke seluruh dunia. Terutama di negara-negara barat, berita ini menarik perhatian publik dan menyulut kekhawatiran dan spekulasi yang besar.


Rizal, sebagai satu-satunya orang yang tidak menghilang, menjadi sasaran utama tekanan dan tuduhan dari masyarakat luas. Di seluruh dunia, demo besar-besaran diadakan untuk menuntut penjelasan dari Rizal dan menuntut keadilan atas kejadian misterius tersebut.


Para demonstran dari berbagai belahan dunia berkumpul di depan kediaman Rizal, menuntut agar dia memberikan jawaban atas kejadian tersebut. Mereka berteriak-teriak, membawa spanduk, dan mengajukan pertanyaan tajam kepada Rizal, yang merasa terkepung dan tak tahu harus berbuat apa.


Keterlibatannya dalam kejadian tersebut.

__ADS_1


Pemerintah juga ikut campur dalam peristiwa ini. Otoritas dari negara-negara barat mengeluarkan perintah penangkapan internasional terhadap Rizal, menuduhnya terlibat dalam konspirasi untuk menyembunyikan keberadaan teman-temannya dan guru.


Di tengah kekacauan dan tekanan ini, Rizal merasa putus asa dan terisolasi. Dia berusaha menjelaskan bahwa dia tidak memiliki pengetahuan tentang apa yang terjadi dan tidak terlibat dalam kejadian misterius itu. Namun, tuduhan terus berdatangan, dan dia merasa semakin terjepit oleh situasi yang menakutkan ini.


Di sekolah, rekan-rekan Rizal juga menunjukkan reaksi beragam. Beberapa dari mereka memilih untuk menghindari dan menjauhinya, sementara yang lain mencoba menginterogasinya dengan harapan mendapatkan informasi tentang keberadaan teman-teman mereka. Rizal merasa terjepit oleh tekanan sosial dan emosi yang membuatnya semakin terisolasi.


Guru-guru di sekolah juga mencoba mencari jawaban dari Rizal, namun dia tidak tahu apa pun tentang kejadian misterius itu. Rizal merasa bersalah karena tidak bisa memberikan jawaban yang mereka cari, dan ketidakmampuannya membuat situasi semakin rumit.

__ADS_1


Dalam keputusasaan dan kebingungan, Rizal berusaha mencari cara untuk membantu teman-temannya yang menghilang dan mengatasi tekanan yang dia alami. Dia bergabung dengan siswa lain yang juga ingin mencari tahu keberadaan teman-teman mereka dan menemukan cara untuk memasuki dunia isekai.


__ADS_2