Pengorbanan Selingkuhan

Pengorbanan Selingkuhan
episode 1


__ADS_3

saya Mira usia saya 27 tahun


saya berasal dari keluarga sederhana disebuah desa


saya menikah pada usia 17 tahun karna memang di desa saya terkenal dengan tradisi anak perempuan harus cepat nikah sebelum usia 20 tahun..sedangkan usia suamiku 25 tahun pada saat itu..


karna masa itu belum masa modern orang tua kami hanya menjodohkan anak anak nya dengan anak tetangga kami karna selain lebih mengenal ..setelah menikah kami tidak akan pergi dari desa kami..


dan terjadilah pernikahan pada hari Jum'at itu..


aku menikah dengan seorang pria dewasa bernama Deni..dia tampan baik aku mengenal dia hanya 8 bulan..meskipun dia pengangguran dan tidak bekerja tapi keluargaku memandang penuh bangga terhadap Deni karna Deni sekolah tamatan SLTA..mereka menaruh harapan masa depanku akan cerah setelah menikah dengan Deni karna berpendidikan tinggi..


pada hari itu semua keluarga besar berkumpul mengadakan resepsi pernikahan dengan meriah...yah keluarga saya memang cukup mampu karna ayahku seorang supir...berbeda dengan keluarga Deni dia dari golongan keluarga yang kurang..tapi keluargaku tidak memandang status sosial...

__ADS_1


Mira apakah kamu sudah siap na..suara umi membuyarkan konsentrasi ku saat itu..aku yang sudah dirias secantik mungkin berusaha menenangkan perasaanku..gugup ya sangat gugup apalagi usiaku masih 17 tahun waktu itu..


siap mah jawabku ..


diluar Deni sudah dihadapkan dengan bapak penghulu suara ijab kobul pun berlangsung dengan suara yang jelas terdengar dengan kata sah...semua berucap syukur termasuk aku..


dan ahirnya saya keluar dengan berbalut kebaya putih hijab putih dan make up natural


saya mengganti baju pengantin saya dengan baju tidur karna terlalu lelah saya tidak mandi hanya mencuci muka..Deni yang belum berganti baju dengan lembut memeluk tubuhku dari belakang ..dan hal itu membuat tubuhku langsung tegang karena itu hal yang pertama aku rasakan..dan ahirnya malam pertama pun selayaknya pengantin baru..kehangatan kemesraan kebahagiaan menyelimuti kami malam itu..sampai subuh pun menjelang..aku terbangun lalu aku mandi dan ta lupa aku melakukan kewajibanku sebagai seorang muslim..aku berusaha membangunkan suamiku..


a bangun a..subuh dulu..sambil ku usap rambut suamiku ..itulah panggilan bagi suamiku..


tapi sayang dia cuma menjawab dengan ehm dan tidak mendengar ajakanku..

__ADS_1


aku hanya menghela nafas ..ada rasa kecewa karna aku berharap dia mau jadi imam solat subuhku..tapi aku mengabaikan kecewaku karena aku fikir ini baru awal ..aku langsung ke dapur membantu umi menyiapkan sarapan pagi untuk keluarga besar ku..yah aku memang anak pertama aku masih mempunyai 2 adik laki laki 1 dan perempuan 1..mereka masih berusia 9 tahun dan 7 tahun...adi dan Ida itu lah Nami adiku..


ahirnya selesai juga ..dengan menu seadanya aku berharap suamiku suka dengan masakanku...


dengan penuh semangat aku ke kamar membangunkan suami ku..


a bangun a udah siang udah jam 7 ayo mandi dulu lalu sarapan..


Mir aku masih ngantuk bentar lagi ya..


a malu lho sama umi sama bapak mereka udah bangun dari tadi subuh masa aa belum bangun juga...


baru saja sehari sudah bikin aku ta nyaman mir..besok kita pulang saja ke rumah ku biar aku bebas mau bangun jam berapa juga dengan sedikit jutek dia bangun lalu keluar untuk mandi ..aku hanya bisa menghela nafas...lalu aku juga keluar kamar untuk membuatkan kopi...setelah selesai mandi suamiku langsung duduk di teras sambil ngopi dengan wajah yang kusut seperti ditekuk mungkin kata kataku tadi menyinggung nya....

__ADS_1


__ADS_2