
**************************************
"Dia sudah tahu tentang Lia." George memasuki kantor Hogan dan memberi tahu berita itu. Dia tidak senang tetapi tidak terlalu marah.
Kelompok mafia Hogan sukses hari ini karena kepemimpinan Hogan dan pemikiran yang bijaksana. Baginya, menjadi mafia bukan berarti tidak punya hati dan galak sepanjang waktu.
Hogan memiliki telinga dan mata di mana-mana sehingga dia tahu kapan orang berencana untuk menyerang dan dia akan siap meskipun dia selalu siap.
"Tangan kanannya dia mengikuti Alan melihat mereka bersama dan melakukan sedikit riset padanya dan orang-orang mereka telah mengikutinya sejak itu. Mereka tahu tentang penjaga yang mengikuti Lia jadi mereka memastikan untuk tidak terlihat." George menjelaskan.
"Katakan pada mereka untuk mengawasi apa langkah mereka selanjutnya.." telepon George berbunyi menandakan sebuah email. Dia segera memeriksanya.
"Mereka berencana menculik Lia di rumahnya. Mereka akan tiba dalam 30 menit!"
(Di sisi lain)
‘Aku sedang makan siang sendirian, rasanya sangat sepi tanpa Alan. Dia benar-benar memiliki tempat speacial di hatiku. Aku sangat merindukannya.’
‘Hogan...Pria manis yang baik, aku juga merindukannya, dia selalu manis padaku. Aku ingin tahu apakah dia memiliki seseorang yang istimewa dalam hidup. Seorang pria baik seperti dia, hampir mustahil untuk menjadi lajang.’
‘Hogan akan menjemputku untuk pesta makan malam jam 6 jadi aku punya banyak waktu untuk bersiap-siap. Pertama-tama, mandi. Aku merasa seperti mandi air hangat panjang yang menyenangkan dengan esensi lavender.’
Lia membersihkan piringnya dan meletakkannya di wastafel dan membawa minuman cokelat panasnya di kamar.
__ADS_1
Tiba-tiba bel pintu Lia berdering dan teriakan 'pengiriman' dari luar. Jadi Lia bergegas untuk membuka pintu.
Begitu pintu terbuka, 3 orang mendorong Lia ke dalam rumah dan mengunci pintu di belakang mereka.
Lia tidak panik ketika mereka berdiri tegak di depan Lia karena Lia tahu bahwa mereka akan mencoba berbicara kepada Lia untuk mengikuti mereka tanpa membuat keributan.
"Ikuti kami cukup sehingga kamu tidak akan terluka." Lia menyeringai.
"Apa yang kamu mau dari aku?" tanya Lia.
"Tidak ada pertanyaan, ajukan saja, ikuti kami dengan tenang." salah satu pria itu berbicara dengan marah.
"Jika kamu memberi tahu aku alasannya, maka mungkin saya akan membuatnya mudah bagi kamu."
"Itu karena kamu dekat dengan Hogan sang Mafia Lord."
Jadi, jika Hogan yang sama yang dia bicarakan, Lia tidak terlalu terkejut.
“Okey, aku ikut denganmu.” Ucap Lia dengan santai sambil berjalan melewati mereka dan ketika bahu Lia melewati mereka, aku memegang leher salah satu pria itu sambil mencekik dan menendang 2 lainnya ke tanah.
Setelah naik turun, berjuang menendang dan meninju, Lia berhasil pingsan ketiga orang itu. Sudah lama sejak terakhir kali Lia berlatih seni bela diri karena Lia sibuk.
Lia mencari dasi kabel di dapur dan mengikat tangan dan kaki mereka.
__ADS_1
Ada 3 pria dewasa di ruang tamu Lia terbaring tak sadarkan diri.
“Apa seharusnya. saya lakukan dengan mereka? Saya pikir saya harus kal..” Ucap Lia.
Tiba-tiba, Hogan, George dan 2 anak buahnya menyerbu ke rumah Lia.
"Lia kau baik-baik saja? Di mana..." kata-katanya terhenti saat dia melihat 3 pria di lantai diikat.
"Kamu harus datang lebih cepat, 3 pria dewasa melawan 1, jadi tidak keren. Aku lelah, aku berkeringat, aku punya makan malam untuk bersiap-siap dan sekarang aku ingin mandi panjang. Seluruh tubuhku sakit kan sekarang! Tolong jaga orang tolol ini!" kata Lia.
Dengan ledakan itu, Lia meninggalkan mereka dan menuju ke kamar mandinya. Lia mengisi bak mandinya dengan air hangat dan melemparkan bom gelembung lavender ke dalamnya.
Rasanya sangat enak dan nyeri otot saya terasa sedikit lebih baik di air hangat. Lia tidak tahu kapan tapi tertidur di bak mandi dan suara berat Hogan membangunkanku.
"Hei.. Putri. Bangun." Lia mendengar memanggil Lia putri...Putri?! Lia merasa pusing di dalam.
"Maaf. Aku merasa lelah.. Berapa lama?" tanya Lia.
"Sekitar 20 menit. Aku ingin bertanya apakah kamu ingin datang ke rumahku dan kita bisa pergi makan malam dari tempatku. Aku akan menjemputmu, kan? DitambahAlan pasti dia senang bertemu denganmu." Ucap Hogan.
"Tentu dan Tuan, kamu harus menjelaskan beberapa hal." Kata Lia,
Hogan terlihat sedikit panik tapi tetap tersenyum.
__ADS_1
‘Aku pikir itu ide yang bagus. Senang rasanya ketika dia mengundang saya ke rumahnya, kehidupan pribadinya. Aku merasa harapanku semakin tinggi.’ Dalam hati Lia.
Lia mendapatkan semua make upnya, pakaian dan sepatu Lia untuk makan malam dengan beberapa baju ganti untuk berjaga-jaga.