
keesokan hari nya.. seperti biasa Eric memantau restauran nya di berbagai cabang...karena restauran nya kian sepi.. membuat Eric pusing dengan keuangan perusahaan...
saat Eric hendak memantau penjualan di salah satu restauran miliknya yang berada di kota A.. tiba-tiba suara handphone berdering..
kringgg kringgg ..kringg kringgg..
hallo ..ada apa mom"ucap Eric yang masih sibuk menatap layar kasir dan memantau penjualan selama sebulan..
Eric transfer duit 4 juta buat mommy, mommy mau belanja bareng sama Siska..cepat ya..jangan lama"jawab sang mommy yang berada di balik layar handphone...
aduh mommy,kemarin kan Eric sudah transfer 3 juta.. sekarang minta 4 juta... perusahaan Eric lagi krisis mom.. tolong jangan menghamburkan uang mom."ucap Eric kepada sang mommy..
makannya kamu ceraikan tuh si Sera..kerjaan nya di rumah saja menghamburkan uangmu saja... perusahaan mu sedang krisis jangan salahkan mommy yang terus meminta uang mu..berarti istrimu yang bawa sial..buktinya aja rezeki mu seret...kalau kamu kasih duit terus ke mommy.. rezeki mu akan terus bertambah karena kamu memberikan uang kepada orang tuamu.."jawab sang mama kepada Eric dengan sedikit ketus..
__ADS_1
apa iya Sera yang membawa sial..jadi rezeki ku seret..biasanya kan ucapan orang tua ada benar nya juga,orang tua kan ngga mungkin salah"gumam Eric
Eric kamu masih disitu nak,cepat ya transfer duit ke rekening mommy...kamu kasih duit terus ke mommy rezeki mu pasti akan bertambah...ngga mungkin lah rezekimu akan seret..."ucap sang mommy yang terus mendesak Eric agar mau mentransfer uang kepadanya..
baik mom..nanti aku transfer..setelah aku menyelesaikan pekerjaan ku"jawab Eric ..
ya sudah mommy tutup telepon nya "ucap sang mommy dan langsung menutup telepon...
setelah pergih ke mall.. mommy Eric dan Siska kerumah Sera ..untuk menemui sera dan sekaligus mengenalkan Siska kepada Sera..
hai Sera..ini loh calon menantu mommy yang sesungguhnya..cantik bukan.. berpendidikan tinggi lagi..ngga kaya kamu orang kampung yang berpendidikan rendah.."ucap mommy Eric kepada Sera dengan nada menyindir..
oh ini yang namanya Sera,lebih cantik kan aku dibanding dia"ucap Siska sambil memegang dagu Sera..
__ADS_1
tentu sayang,kamu memang wanita cantik yang pantas untuk Eric..bukan seperti wanita di hadapan kita ini"ucap mommy Eric sambil menyenggol lengan Sera..
mommy tolong jangan berisik karena ke tiga anak saya sedang tidur..kesian mereka capek dan nanti malam harus belajar untuk menghadapi ulangan semester..."ucap Sera memohon kepada sang mertua..
cih,yuk Siska..kita lebih baik pergih dari sini...mommy sudah mulai melihat muka wanita ini"ucap mommy Eric sambil menggandeng tangan Siska hendak mengajaknya pergi dari rumah Sera.
baik mom"jawab Siska yang mengikuti langkah mommy Eric..
gubrakkkk... suara pintu yang terdengar kencang..karena mommy Eric membantik pintu saat hendak menutup pintu rumah Sera .
astaghfirullah"ucap Sera sambil mengelus dadanya karena dibuat kaget.....
setelah sang mertua pergih..Sera membangunkan nazwa dan alika untuk mandi dan siap siap shalat Maghrib bersama... setelah shalat Maghrib berjamaah..Sera menyuruh anak-anaknya berdoa dan berdzikir,lalu mengirimkan alfatihah untuk keluarga yang sudah meninggal.
__ADS_1