PERIH CINTAKU

PERIH CINTAKU
PERIH CINTAKU ON GOING 9


__ADS_3

Aku mencintai nya Namun aku Akan Kalah Dengan Tuhannya - Samuel Dirgantara.


Ikhlas Lah Dalam Mencintai Seseorang Karena besarnya mencintai Adalah Mengikhlaskan - Alea Sagita


...****************...


"Rumah Sakit".


setelah Beberapa Hari dirawat Kini Alea sudah diperbolehkan Pulang , tapi dengan aturan dokter tetep harus jaga kesehatan tubuhnya dan tidak lupa dengan minum obatnya .


''yeahh akhirnya bisa pulang uh kangen banget sama kasur ,'' ucap Alea berjingkrak layaknya anak kecil yang senang mendapatkan mainan baru .


Samuel yang melihat Alea bahagia hanya menggelengkan kepalanya '' kamu udah kelar beres beres baju kamu''. lalu Alea mengangguk kepala nya.


kemudian Samuel menyuruh Alea menunggu Di Mobil nya , Karena Samuel akan membayar administrasi selama Alea dirawat.


Setelah Setengah jam dalam perjalanan Samuel telah tiba Di perkarangan Rumah Alea dan ternyata disana sudah ada orangtuanya aleab Dan satu orang Lelaki yang tidak ia kenal.


''MAMAHHHHHHHHHHHHHH ALEA KANGEN BANGET SAMA MAMAHHHHHH''. Alea berteriak sambil Lari untuk menghamburkan pelukan hangat sang mamah. Untung papah nya alea dengan sigap menahan tubuhnya istrinya agar tidak terdorong ke belakang .


''Aduh dasar anak nakal untung mamah gak jatuh ,coba kalo mama jatuh gimana huh!". kesel sang mamah yang menyentil keningnya.


Tuk!


"Adowwww mamah sakit ih kening alea pasti merah deh kebiasaan dari orok selalu nyentil kening pantas anaknya blo'on". alea mengerucut bibirnya kesel dengan mamah nya ini suka kebiasaan menyentil keningnya.


sang suami hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat tingkah laku anaknya dan istrinya sedang beragumen . lalu Samuel langsung menarik tangan alea "jangan kayak gitu sayang nggak sopan sama mamah". mencoba menasihati Alea lalu yang di nasihati hanya menyengir .


"udah udah sekarang kalian masuk hari udah sore." lerai sang papah.

__ADS_1


dimalam hari semuanya berkumpul di ruang keluarga termasuk Samuel ikut nimbrung.kecuali mama alea yang sedang beristirahat


" oh ya Alea kenalin ini Rayyan Aganza, Rayyan Anak Sahabatnya papah, itu Loh Leya Tante Andin pasti kamu kenal". kata papah alea.


ia sontak mengkerut dahinya apa katanya ia kenal dengan mamahnya ,'' aku Gatau pah aku lupa maklum faktor U hehe,'' seraya tertawa pelan.


Papah alea hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah anaknya "yaudah nak Rayyan ayo kenal kan dirimu , katanya kan alea lupa,"


Rayyan tersenyum tipis lalu mengangguk kepala nya, "halo Alea aku kak Rayyan biasa kamu suka manggil aku Kak Ray,kamu ternyata cantik yah dari Kecil ga berubah,"


Samuel mendengar ucapan Rayyan yang memuji gadisnya hanya menggerutu di hati,


pipi alea merona secara saat Rayyan memuji dirinya "terimakasih kak Ray aku emang cantik loh dari bayi,"


Samuel langsung menyenggol lengan nya ke alea ,agar alea tidak berlebihan bisa bisa nanti baper sama rayuan si Rayyan.


"ekhem!,"


Samuel menghadap ke Rayyan alea dengan memaksa senyum lalu menjabat tangan nya ," oh ya kenalin gue Samuel Dirgantara kekasihnya Alea Sagita, semoga berteman baik dan jangan mencoba mengganggu singa lagi tidur ok," meremas tangan Rayyan. ia yang merasa tangannya kesakitan saat di remas oleh Samuel , ia langsung tancap kuku panjang ke tangan Samuel dengan tertawa paksa ," hehe iya Samuel salam kenal juga yah gue Rayyan Aganza bakal ganggu singa tidur , karena gue raja dari segala singa ,"


alea menyadari bahwa Rayyan dan Samuel saling meremas tangan nya


"ekhem!,"


atensi suara alea yang langsung melepaskan tangannya dan saling melempar tatapan matanya yang tajam.


"nyaman banget salaman nya sampai enggan dilepas saling suka batang emang," tanya alea


keduanya menggelengkan kepalanya kemudian Samuel langsung bersender di bahu alea ," idih sayang mah gitu aku masih suka selir kali ,"bibir nya mengerucut

__ADS_1


"iya kali gitu kamu suka batang," tanya alea lagi ..


"haha mungkin Samuel udah belok kali Al," tawa Rayyan.


"eh kolor ijo kagak usah ketawa Lo ,"sinis Samuel.


"Dahlah capek mending bobo," ucap Rayyan langsung pergi ke kamarnya.


Samuel tercengang melihat Rayyan yang ngga sopan langsung pergi gitu aja, apa ia nginap di rumah kekasihnya.


"om moon maap nih yaa kalo Samuel lancang, itu titisan landak nginep dimari om,", tanya Samuel Ke papah alea


sang papah hanya tertawa ia tau bahwa calon mantu nya ini posesif dan cemburuan terhadap anaknya.


"iya Sam Rayyan akan tinggal disini sampai dia menemukan apart terdekat di jakarta,", jelas sang papah.


"tapi om nanti kalo si titisan landak godain pacar saya gimana dong om , Ahh om mah nggak seru nih," ucap kesel Samuel.


alea tertawa terbahak-bahak melihat Samuel yang cemburuan ," astaghfirullah yaa Allah sayang kamu tuh ada ada aja mana mungkin kak Rayyan goda aku ,dia juga udah ada tunangan nya kali,"alea masih tertawa.


Samuel kesal dirinya memang takut kehilangan alea, tapi malah di ledekin ," yah aku takut kamu kepincut sama titisan landak itu Sayang ihhh ngeselin banget sih,"


Papah nya alea hanya tertawa kecil ,calon menantu nya ini memang beda dari yang lain "ngga akan Samuel,pikiran kamu tuh negatif terus,"


"hehe maaf om mertua Sam takut kehilangan bidadari nya Om," Samuel menyengir.


"udah udah sekarang kamu pulang sana hari semakin malam,besok jangan lupa jemput alea gak boleh telat dan kesiangan paham! ,'' tegas papah langsung pergi ke kamarnya tinggal lah alea dan Samuel.


"ayang jangan deket-deket titisan landak nanti aku hati aku kebakar," ucap manja Samuel ke alea

__ADS_1


"nggak akan sayang aku anggap kak Ray itu Abang aku ga lebih , memang Dia tuh suka meledeki tapi dia baik kok , yaudah kamu sekarang pulang yah , sebelum papah liat lagi ,"perintah alea.


dan Samuel langsung mencium pipi alea juga setelah itu ia bergegas pergi meninggalkan perkarangan Rumah Alea


__ADS_2