Perjalanan Cinta AZZURA

Perjalanan Cinta AZZURA
bab.4


__ADS_3

setelah dagangan nya habis dan laku karena di borong oleh Adnan , azzura sangat senang karena mendapatkan uang hasil dari usaha nya sendiri . kak Adnan gak hanya tampan tapi punya hati nurani juga hehehe...langsung menyentuh kepala nya akibat tingkan nya sendiri☺️


assalamu'alaikum mamah , tok tok tok sambil mengetok pintunya tapi kok gada jawaban dari dalam ya.


assalamu'alaikum mah aku pulang , ternyata pintu tidak dikunci saat membuka pintu betapa terkejut nya azzura saat melihat mamah nya yang tergeletak di bawah lantai dengan muka pucat sekali.


•flashback on•


setelah beberapa menit kepergian azzura , Diana merasakan kepala nya sakit hebat dari sebelumnya , ya memnag benar Diana punya penyakit kanker otak sudah stadium akhir tapi dia tidak pernah menceritakan penyakitnya kepada anak semata wayang nya itu , dia gak mau merepotkan dan menyusahkan azzura karena penyakit yang dideritanya saat azzura berusia 5 tahun.


dokter sudah menganjurkan untuk cemotrapi , tapi karena keterbatasan ekonomi keluarga , Diana mengurungkan niat nya untuk cemotrapi. selain harga nya yang sangat mahal dan uang yang tidak bisa di bayangkan . akhirnya dia hanya berobat jalan saja tanpa azzura mengetahui semuanya itu .


•flashback off•


Dengan sigap azzura membangun kan mamah nya yang tergeletak dilantai sambil menagis. akhirnya dia meminta tolong warga untuk segera membawa mamah nya kerumah sakit untuk di beri perawatan.


setelah sampai dirumah sakit Diana langsung di bawa oleh petugas kesehatan suster dan dokter keruang UGD..


azzura mondar mandir karena rasa khawatir dan terus berdoa kepada Allah supaya mamah nya segera pulih dan sehat.

__ADS_1


dokter Safira pun keluar dari ruang UGD .


Safira : kamu anak nya pasien itu ? mari ikut saya , ada yang ini saya bicaran kepada anda.mengajak azzura ke ruangan dokter safira.


Safira : maaf sebelumnya apa kamu tau kalau ibumu mengidap penyakit kanker otak stadium akhir?.


azzura pun tak menyangka dan terkejut karena selama ini mamahnya tidak pernah memberitahu kepada dirinya kalau dia punya penyakit kanker otak.


azzura : astagfirlohaladzim dok , saya baru tau kalau mamah saya punya penyakit kanker selama ini mamah saya gak pernah cerita apapun tentang penyakitnya . kini air matanya kembali menetes dan membasahi pipi imut nya itu.


dokter Safira : dan satu lagi yang harus kamu , dengan hati yang berat untuk bicara , akhirnya dokter Safira pun mengucapkan . kamu yang sabar yah mamah mu sudah tenang dialam sanah . semoga mendapatkan surga disisi Allah.


besok pun tiba , jenazah Diana akan di semayatkan pagi ini di tpu melati tepatnya di jalan Menteng Pulo Jakarta Selatan.


tak terasa di sanah juga ada mila dan Tante anjani yang menemani azzura mennyemayatkan jenazah mamahnya zura.


Tante dan mila pun memeluk erat azzura bak anak kandung dan sodara kandung bagi mereka . Tante Anjani menguatkan fisik dan mental azzura agar tetap sabar dan ikhlas untuk semua takdir yang Allah berikan kepada nya.


setelah meninggalkan tempat pemakaman.

__ADS_1


azzura , mila dan Tante Anjani mengantarkan azzura ke rumah nya untuk beristirahat .


Tante Anjani : nak Tante ingin berbicara sedikit sama kamu , Tante dan mila besepakat untuk menawarkan mu tinggal bersama kami . mengelus pundak azzura


azzura : duggg aja ada perasaan sedih dan ada perasaan senang(dalam hati sambil berpikir)maaf tante Anjani dan mila.apa aku gak merepotkan kalian?


Mila : enggak zura . aku , mamah , papah , dan kak Adnan gak merasa di repotkan . justru kami senang bisa membantu sodara kami yang dalam kesulitan. memberikan senyuman ikhlas untuk azzura.


Anjani : benar nak , insyaallah kami amanah untuk menjaga kamu . kalau kamu mau berkunjung kerumah mu kapan ajah Tante gak bakalan ngelarang.


azzura pun terharu dan menangis karena gak nyangka di jaman sekarang masih ada manusia yang baik , biasa nya kan orang kaya indentik sama yang namanya sombong tapi tidak dengan keluarga Tante Anjani . terimakasih yaallah engkau mengambil orang yang kucintai . dan menggantikannya dengan keluarga Tante Anjani . senyuman teepapar di wajah imut gadis kecil ini .


azzura : mangaggukkan kepala bahasa tubuh yang digerakkan tanda setuju.iyah taante,mila aku mau tinggal,ikut bareng kalian.


azzura , mila , Tante Anjani membantu azzura untuk membereskan barang barang yang perlu di bawa. saat lagi beres beres dia teringat sesuatu yaitu kalung yang dan foto yang lupa di bawa . akhirnya azzura mangambil foto dan kalung itu . hanya kenangan itu yang bikin azzura merasa dekat dengan kedua orang tua nya . akhirnya beres beres pun selesai . karna besok dia pun harus berangkat kesekolah.


didalam perjalanan mereka pun saling bercanda ria tertawa , untuk menghibur azzura yang sedang dalam masa kesedihan.


satu jam perjalanan , akhirnya semua telah sampai di kediaman BAFARAJ.

__ADS_1


__ADS_2