
setelah perkenalan singkat itu mereka pun langsung akrab.
sudah hampir satu bulan Vita bekerja Vita pun tidak lupa mengabarkan ibu serta adik"nya di kampung.
Vita pun sangat jarang berpapasan dengan Farhan Ayah Zoya sendiri karena Farhan selalu pulang larut malam bertepatan putri cantik nya itu sudah terlelap.
Karena hari ini hari Minggu Farhan pun menyempatkan menemui sang putri yang sangat di rindukan itu yang beberapa hari ini tidak di temuinya.
sampailah Farhan sampai di kamar Zoya tidak di kira dia melihat seorang gadis yang tengah mengurus putri nya itu karena sudah satu bekerja di sini dia tidak pernah menemui gadis yang telah berkerja di rumahnya ini.
__ADS_1
Farhan sangatlah terharu melihat interaksi di antara mereka berdua itu Farhan pun membayangkan Karina mendiang istrinya itu mengurus putri tercintanya.
"sayang sungguh bahagianya aku bila kita sama sama mengurus buah hati kita yang sudah lama kita nanti,tapi kenapa kamu pergi secepat ini.*
Farhan pun sempat ingin meneteskan air mata kala mengingat mendiang istrinya itu.
Vita pun tidak menyadari bahwa sedari tadi ada seseorang yang mengamati kegiatannya dengan Zoya.
ungkap Zoya dikala dia melihat Farhan di depan pintu kamarnya.
__ADS_1
Farhan pun tersenyum sambil berjalan mendekat ke ranjang milik putri nya itu.
"ohhh tuan Farhan maaf saya sudah menganggu anda yang ingin menemui Zoya .
tutur Vita yang tak enak hati
Vita pun terkesima melihat ayah dari gadis yang sudah dia rawat ini.
paras yang rupawan serta bentuk tubuh ideal sungguh memikat hati.
__ADS_1
tapi Vita pun sadar diri siapa dia yang hanya pengurus anak dari tuan Farhan seorang duda kaya yang sudah lama di tinggal istrinya itu.