
*Setelah kejadian itu gavin selalu memanggil kaila keruangan nya dengan berbagai alasan yang membuat salah satu kariawan yang berasal dari departemen keuangan iri pada nya sebab sudah lama dia menyukai ceo nya itu dan dia tidak suka dengan kaila karena dia begitu dekat sama gavin dan dia pun merencanakan sesuatu agar kaila di pecat dari perusahaan itu "ck dasar anak magang gak tau diri baru juga magang udah godaiin ceo aku yang udah lama di sini dan udah lama suka sama pak gavin aja gak bisa dekat sama dia apa sih bagus nya anak magang itu awas aja kamu liat aja apa yang bakal aku lakuiin sama kamu" kariawan itu bernama tania, tania sangat membenci kaila karena kaila sangat dekat sama gavin sedangkan dia yang sudah lama menyukai gavin gak bisa sedekat itu sama dia, 1 bulan kemudian acara magang kaila dan dita tinggal 2 minggu lagi selesai setelah magang mereka bisa langsung nulis skripsi dan langsung sidang habis itu bisa langsung wisuda. tepat hari ini tania akan membuat kaila di keluarkan dari perusahaan itu tania berusaha menyabotase kerjaan kaila seakan2 kaila menggelapkan uang prusahaan sedangkan yang menggelapkan uang perusahaan adalah tania sendiri namun dia menggati nama seolah2 yang korupsi adalah kaila dan benar saja gavin yng mengetahui itu pun langsung marah besar dan langsung mengumpulkan semua departemen keuangan dan departemen desain, setelah semua berkumpul dia pun langsung memanggi tania perwakilan dari departemen ke uangan " jalian tau kenapa saya mengumpulkan kalian di sini" "tidak pak" jawab semua kariawan "ternyata di kantor kita ini ada yang korupsi uang yang seharus nya buat kebutuhan di departemen desain tapi karena orang ini departemen desain menjadi berantakan, tania bisa kamu bawa catatan bulanan ke sini " "baik pak ini" saat buku catatan itu udah di tangan gavin yang pasti nya sudah di ubah sama tania, tanpa basa basi gavin pun langsung melempar pembukuan itu ke hadapan kaila,sedangkan kaila yang tak tau apa2 pun kaget di buat nya "saudari kaila anda bisa menjelaskan ini semua" "maksud bapak apa,bapak nuduh saya kalau saya yang korupsi uang departemen desain begitu pak saya berani sumpah pak saya gak pernah mengambil uang perusahaan sepeser pun" "maling mana mau ngaku kalau ngaku penjara penuh" celetuk tania "maksud mbk tania apa ya" " gak usah mengelak lagi kaila itu udah jelas2 uang perusahan yang buat departemen desain gak pernah sampai ke tangan ketua kan padahal uang itu selalu saya kasih ke kamu untuk di serahkan ke ketua departemen desain" "maafmbk saya tidak pernah menerima uang dari mbk sepeserpun mbk" "sudah kalian berdua keruangan saya sekarang dan untuk yang lain silah kan kembali bekerja" setelah mengucap kan itu gavin langsung pergi dan langsung di ikuti sama tania dan kaila sedangkan yang lain langsung menggosip masalah ini sedangkan ketua dan dita gak percaya kalau kaila bisa berbuat seperti itu apa lagi dita dia tau kalau kaila bukan dari keluarga yang gak mampu tapi dia dari keluarga yang berada dan sangan berkecukupan " bu maaf saya gak percaya kalau kaila yang melakukan itu bu karena saya tau bagaimana kaila selama ini bu" "saya juga gak percaya karena seharus nya uang yang untuk departemen desain selalu di derah kan ke saya kayak nya ada yang janggal" "dit itu kan karena kamu teman nya makanya kamu membela dia kalau aja kamu bukan teman nya mana mau kamu membela nya" celetuk salah satu kariawan di sana, "kalau kalian gak tau yang sebener nya jangan asal nuduh deh kaila bukan lah dari keluarga yang kekurangan jadi gak mugkin dia yang ngambil uang perusahaan buat apa" " ya siapa tau nama nya manusia kalau udah urusan sama uang kan bisa aja" "sudah2 kalian kembali bekerja sana" tegur ketua akhir nya semua pun bubar,seangkan di ruangan gavin " kaila sekarang jelas kan kenapa kamu bisa koropsi uang perusahaan" "pa saya gak pernah korupsi uang perusahaan sama sekali" " kaila saya mohon kamu jujur kalau kamu jujur ini bisa mengurangi hukuman kamu dan bisa memperbaiki nilai kamu di kampus kamu" "pak saya sudah jujur saya gak ngambil dana perusahaan sama sekali pak" "KAILA JANGANMENTANG2 SAYA DEKAT SAMA KAMU JADI KAMU BISA SEENAK NYA YA SAMA PERUSAHAAN SEMUA SUDAH ADA BUKTI NYA KAMU MAU MENGELAK APA LAGI SAYA NYESEL SUDAH SUKA SAMA KAMU TERNYATA KAMU CUMA MAU UANG PERUSAHAAN SAJA TERNYA TA KAMU SAMA SAJA SAMA WANITA DI LUARAN SANA YANG HANYA MENGINGIN KAN UANG SAYA HAH SAMA2 MURAHAN TERNYA" kaila yang kaget karena baru kali ini di bentak sama orang pun cuma bisa syok karena selama ini gak ada yang membentak nya bahkan orangtua nya tak pernah membentak nya "saya sudah jujur buat apa saya ngambil uang perusahaan saya di sini hanya kariawan magang buat apa saya nyari masalah yang bakal membuat nilai saya jelek" "ck masih gak mau ngaku ok kalau gitu silahkan kamu keluar dari perusahaan saya dan siap2 mendapat nilai merah dari kantor ini" "BAPAK GAK BISA SEENAK NYA MEMBERI NILAI MERAH KESAYA SEDANG KAN BAPAK BELUM TAU KEBENARAN NYA PAK , BAPAK SADAR KAN KALAU ITU BISA MEMPENGARUHI NILAI SAYA" "SAYA TIDAK PEDULI SEKARANG KELUAR KAMU DARI SINI" " BAIK KALAU ITU YANG ANDA MAU SAYA AKAN KELUAT DARI PERUSAHAAN INI SAYA IKHLAS KALAU SAYA JUGA NANTI BAKAL DI DO DARI KAMPUS DAN TERIMAKASIH ATAS SEMUA NYA" ***setelah mengucap kan semua itu pun kaila langsung keluar dengan derai air mata karena dia sudah tau setelah ini pasti akan di do dari kampur karena masalah ini dan dia sedih bukan karena di pecat dari sini cuma dia merasa kalau dia akan mengecewakan orang tua nya itu. setibanya di ruangan nya dia langsung membereskan semua nya dita yang melihat kaila membereskan tempat kerjanya pun langsung menghampiri nya "kai apa yang kamu lakukan" "aku dipecat dan mungkin aku juga bakal di do dari kampus karena masalah yang tak pernah aku lakuiin" " kamu sabar ya aku janji bakal mencari kebenaran dari semua masalah ini" " gak usah percuma aku juga bakal di keluarin dari kampus paling aku bakal pulang ke rumah orang dan langsung meneruskan perusahan papa aja di sana" " jadi kamu bakal ke jerman dan ninggalin aku di sini" "aku di sini sudah gak ada harapan dit makasih ya selama ini sudah jadi temen yang baik mungkin aku juga akan menetap disana bareng mama dan papa" "jadi kamu gak akan ke sini lagi" " kayak nya gak aku udah terlanjur sakit ternyata orang yang aku cinta juga gak percaya kalau bukan aku yang nglakuiin semua ini jadi buat apa" " jangan bilang kalau kamu" "iya aku udah jatuh cinta sama dia tapi apa dia juga yang mematah kan nya semua omongan nya gak ada yang bisa aku pegang jadi buat apa aku bertahan di sini lagi" " ya udah apa pun keputusan kamu aku cuma bisa dukung kamu kalau bisa sesekali kamu balik ya" " aku gak bisa janji ya tapi nanti aku usahaiin" "kapan kamu akan berangkat" "paling malam ini aku berangkat" saat kaila bilang seperti itu ternyata ada yang mendengar nya dan hatnya terasa sesak saat dengar kalau kaila mau berangkat 'kenapa hati ku sakit dengar kalau dia mau pergi ada apa ini aku harus menyelidiki semua nya' orang itu pun langsung pergi, setelah kaila selesai mengemas semua barang nya dia pun langsung meninggal kan perusahaan itu banyak kariawan yang menggunjing nya namun kaila biar kan, kini kaila sudah sampai di apartemen nya dia pun langsung paking semua baju2 nya "aku gak nyangka ternyata semua kata2 kamu selama ini cuma bualan belaka yang katanya bakal percaya apapun yang akan terjadi tapi cuma masalah kaya gini aja sudah langsung percaya begitu saja dan dengan mudah nya mengatakan kalau aku murahan heh suatu saat kalau semua terbukti semoga kamu gak akan menyesal dan bakal aku pastikan kalau saat itu terjadi perasaan aku sama kamu sudah hilang aku akan mengubur dalam2 perasaan ini" kata kaila sembari menetes kan air matanya itu setengah jam kemudian akhir nya kaila selesai paking semuanya kini dia sedang memesan tiket ke jerman untuk malam ini. percepat malam telah tiba kini kaila sudah berada di bandara dan dita tak bisa mengantar nya karena dia sedang ada urusan, kini kaila sudah memasuku pesawat nya dan dia pun memfoti jendela pesawat nya dan menguplod ke ig nya dengan caption'selamat tinggal indonesia dan selamat tinggal cinta pertama aku harap gak ada penyesalan nanti nya selamat tinggal semua, selamat tinggal kenangan' tulis nya di ig, di sisi lain gavin sedang membuka ig nya dan tak sengaja melihat postingan kaila dia pun bertanya2 mau kemana dia kenapa memposting foto jendela pesawat "mau kemana dia kenapa aku merasa tidak rela kaila pergi kenapa hati ku sakit mau kemana dia" tanpa terasa air mata nya jatuh, dia merasa amat sakit di hati nya.percepat 1 minggu setelah kejadianitu kini gavin terlihat makin dingin sama siapa pun, dan benar saja kalau kaila setelah itu langsung di do dari kampus dan kini kaila memutuskan meneruskan perusahaan papa nya di jerman, selama 1 minggu ini dita dan ketua departemen pun mencari bukti kalau bukan kaila yang korupsi dan semua itu tidak sia2 selama seminggu ini banyak bukti yang terkumpul dan terakhir hari ini saat dita sedang di toilet dia tak sengaja dengan omongan seseorang dan dia pun merekam semua nya, setelah orang tersebut keluar dari toilet dita pun buru2 keluar dan langsung menuju ke ruangan ketua buat ngasih rekaman itu setibanya di ruangan bu dina dita langsung mengetuk pintu 'tok..tok...tok' 'masuk' dita pun masuk "oh kamu dit ada apa" " ini bu saya mau ngasih bukti yang sangat akurat dan bisa membuktikan kalau kaila gak bersalah bu" "apa ini" "itu rekaman suara nya tania saat di toilet entah dia sedang telfonan sama siapa tapi dia bahas kejadian 1 minggu yang lalu makanya saya merekam nya" " bagus kalau gitu mari kita ke ruangan nya pak gavin sekarang dan memberikan bukti ini semua" " iya bu" akhir nya dita dan bu dina pun pergi ke ruangan gavin dan ternyata di dalam pas ada tania " ada apa kalian ke sini" "saya cuma mau ngasih ini pak semoga setelah melihat ini bapak bisa berbuat adil" "kalau begitu tania silahkan kamu keluar" " baik pak" namun saat tania hendak melangkah bu dina mencegah nya" " sebaik nya anda tetap disini bu tania karena ini ada sangkut paut nya sama anda "maksud nya" "mending bapak liat dulu dan dengar kan juga rekaman nya" saat gavin membuka file2 itu dia pun kaget dan juga marah dan saat mendengar rekaman itu dia tambah marah sedangkan tania sudah berkeringat dingin "TERNYATA KAMU MEMFITNAH MIKAILA ATAS DASAR APA KAMU MELAKUKAN SEMUA INI TANIA KAMU TAU KAN SAYA TIDAK DI BOHONGI DAN KENAPA KAMU MELAKUKAN INI KAMU TAU KAN DENGAN INI KAMU MENGHANCURKAN CITA2 ORANG DAN MENGHANCURKAN MASA DEPAN NYA HAH KAMU ITU UDAH KARIAWAN LAMA DI SINI DAN HAYA KARENA KAILA DEKAT SAMA SAYA ANDA BISA MELAKUKAN INI HAH ANDA SUDAH KETERLALUAN SEKARANG ANDA SIALHKAN KELUAR DARI PERUSAHAAN INI DAN ANDA TIDAK AKAN DI TERIMA DIPERUSAHAAN MANA PUN KARENA ANDA SUDAH DI BLACKLIS" karena takut tania pun langsung keluar dari ruangan gavin, sedangkan gavin sedang meratapi kebodohan nya gara2 kebodohan nya itu dia kehilangan cinta nya yang sekarang entah di mana "dita kamu tau kaila sekarang ada di mana" " maaf pak setelah kejadian itu saya gak tau kaila di mana karena dia juga mengganti nomer nya dan saya gak bisa menghubungi nya sama sekali terakhir kali saya melacak nomernya itu di bandara pak" jawab dita dia sudah dilarang memberi tahu di mana kaila berada dan memang setelah kejadian itu kaila langsung mengganti nomer nya, "agrhhhh kalian boleh keluar sekarang" dita dan bu dina pun keluar dari ruangan gavin,sedangkan gavin meratapi kesalahan nya itu. 2 tahun kemudian gavin masih saja mencari keberadaan kaila tapi tak ada titik terang sama sekali kini gavin bener2 frustasi karena sudah mencari ke semua pulau yang ada di indo tapi tak menemukan keberadaan nya, hari ini gavin harus meating dengan klaiyen dari jerman dan dia harus menghadiri rapat ini karena ini sangat penting jadi dia terpaksa harus menghadiri nya. skip kini gavin dan sekertaris nya sudah di ruang meating tak lama kemudia datang seorang perempun berjalan dengan anggun dan tegas menghampiri mereka " maaf saya terlambat karena ada sedikit kendala tadi" " ah tidak apa2 bu mika"jawab sekretaris gavin sedangkan gavin yang mendengar suara itu merasa sangat familiar dia pun mengalihkan pandangan nya dari dokumen2 yang sedang di bacanya dan 'deg' 'deg' saat mata mereka bertemu mereka sama2 kaget "kaila" "ah maaf bisa kah kita mulai meating nya" alih kaila " ah baik bu mika" mereka pun melakukan meting dengan serius namun tidak dengan gavin dia hanya fokus kepada kaila yang sekarang sedang presentasi di depan "nah kurang lebih nya seperti itu jadi bagai mana menurut anda pak" " ah saya setuju untuk bekerja sama" jawab gavin cepat, sampai2 sekretaris nya kaget karena biasa nya gavin akan menanyakan beberapa pertanyaan tapi kini dia langsung menerimanya begitu saja. "baik lah kalau gitu silahkan tanda tangan di sini" gavin pun langsung menandatangani surat kerja sama itu " baik lah kalau begitu saya permisi dulu karena masih ada urusan ang harus saya kerjakan lagi sebelum saya kembali ke jerman" " ah tunggu bisa kah kita ngobrol sebentar" " kurasa tidak bisa pak krena saya harus buru2" " saya mohon hanya sebentar" " hem baik lah, nia kamu tunggu saya di mobil ya" " baik bu" sedangkan gavin menatap sekretaris nya mengisyarat kan untuk meninggalkan mereka berdua dia pun langsung keluar dari ruangan itu kini tinggal gavin dan kaila di ruangan itu "kaila jadi selama ini kamu di jerman kenapa kamu gak ngasih kabar" " buat apa saya ngasih kabarsama anda sedang kan kita tidak ada hubungan apa2 dan kalau anda hanya mau berbicara itu saya permisi" kaila hendak melangkah namun dengan cepat gavin memeluk nya dari belang dengan erat, jujur sampai sekarang kaila juga tak bisa melupakan gavin karena gavin dalah cinta pertamanya namun kaila mencoba untuk terlihat baik2 saja "aku mohon jangan tinggalin aku lagi selama ini aku nyari kamu kemana2 tapi gak pernah menemukan mu aku mau minta maaf atas kejadian 2 tahn lalu aku emang bodoh karena percaya sama orang lai dari pada sama kamu aku nyesel kamu boleh menghukum ku tapi jangan tinggalin aku lagi aku mohon aku gak bisa hidup tanpa kamu aku sayang sama kamu" kaila yang mendengar perkataan gavin pun membuat nya goyah dan membuat nya untuk ke dua kali nya meneteskan air mata untuk orang yang sama " kenapa aku begitu sulit untuk membencimu padahal aku ingin membenci mu tapi rasa cinta ku lebih besar sampai2 aku gak bisa membenci mu andai kamu tau yang aku lalui selama ini setelah kejadian itu semua hancur,hancur kamu tau hah sakit melihat ortu ku menangis karena ku"kata kaila sambil menetes kan air mata nya"tolong jangan teteskan air mata mu lagi aku sakit melihat nya" kini gavin sudah membalikan badan kaila kini kaila menangis di dekapan gavin, tak lama kemudian kaila sudah mualai tenang " kalia mau kah kamu memberi kesempatan untuk orang bodoh ini untuk membahagiakan mu" "iya aku kasih 1 kesempatan tapi kalau sampai terulang lagi aku akan bener2 pergi jauh dari kamu" "kasih kamu sudah mau kasih kesempatan aku janji gak akan mengulangi kesalahan yang sama lagi" akhir nya kaila memutus kan untuk memberi kesempatan kepada mantan bos nya itu kini mereka mengulang semua dari awal lagi.****
__ADS_1
TAMAT
VISUAL GAVIN
__ADS_1
__ADS_1