
Jantung Xiao Jun seakan berhenti sejenak dan dia bertanya dengan hati -hati "Dokter Wei bagaimana keadaan ayah saya? "
"Warna kulit Tuan besar Xiao tidak terlihat bagus, Dahinya agak abu-abu dan keunguan kelihatannya itu pertanda buruk "Jawab dokter Wei sambil mengerutkan dahi.
"Abu-abu dahi keunguan"
Xiao Jun dan yang lain terkejut mendengar nya mereka pun langsung menoleh ke arah Kim Zuan, mereka ingat dengan sangat jelas bahwa itulah yang ia katakan sebelum nya.
"Tapi jangan khawatir denyut nadi Tuan Besar Xiao normal seharusnya tidak ada masalah "Hibur dokter Wei
"Syukur lah"Xiao Jun dan yang lainnya diam-diam menghela nafas lega walau pun tadi Kim Zuan mengatakan hal yang sama tapi kesimpulan dari dokter Wei sangat berbeda tentu saja mereka semua lebih mempercayai karena beliau adalah master pengobatan .
"Untuk menghindari kesalahan diagnosis saya akan menggunakan peralatan untuk memeriksa keadaan Tuan Besar Xiao kembali .
Mereka semua setuju dan dokter Wei segera mengikuti Tuan Besar Xiao menuju kamar atas.
Xiao Jun ikut menyusul keatas bersama Xia Meilan ia juga mengkhawatirkan kesehatan kakeknya.
Kim Zuan ditinggalkan seorang diri di aula tersebut lelaki itu menjadi canggung rasanya tidak pantas jika ia pergi begitu saja tetapi tidak pergi pun juga rasanya tidak sopan.
Tak lama kemudian Dokter Wei dan Xiao Jun bersama yang lainnya terlihat menuruni tangga.
"Semuanya tampak normal setelah pemeriksaan tadi saya rasa tadi saya berfikir berlebihan warna kulit Tuan besar Xiao tidak terlihat bagus mungkin dikarenakan kurang darah saja, saya akan memberikan resep minum selama beberapa hari untuk melihat perkembangan nya."Dokter Wei menyerahkan sebuah resep dan hendak berpamitan.
Tuan Besar Xiao ingin mengatakan sesuatu tetapi tiba -tiba dadanya terasa sakit ,dia terbatuk hebat beberapa kali setelah itu ia tidak sadarkan diri.
"Ayah, ayah kenapa? "Xiao Jun segera menggendong tubuh Tuan Besar Xiao.
__ADS_1
"Dokter Wei apa yang terjadi kenapa kakek tiba -tiba pingsan ?"Xia Meilan bertanya dengan cemas.
"Ini... seharusnya ini tidak terjadi tenang saja, saya akan memeriksa denyut nadi nya lagi "Dokter Wei juga terkejut dengan cekatan ia mengukur denyut nadi Tuan Besar Xiao.
Denyut nadi yang tadi kuat dan normal entah mengapa menjadi sangat lemah dan tidak teratur bahkan detak jantungnya juga melemah hidupnya dalam bahaya
"Kondisinya sangat buruk cepat ambilkan jarum saya akan melakukan akupunktur "Dokter Wei segera mengambil sekotak jarum yang diberikan oleh asisten nya lalu memulai proses akupunktur untuk Tuan Besar Xiao,gerakannya tangkas dan teratur jarum pertama ditusukan didekat titik akupunktur gerbang jiwa lalu jarum kedua pada titik Neigua
"Tunggu sebentar anda tidak bisa melakukan nya seperti itu anda akan membunuh pasien" .
Tepat ketika jarum kedua hendak ditusukan Kim Zuan yang sedari tadi berdiri memperhatikan tiba-tiba menghentikan nya
"Siapa kamu, kamu meragukan keahlian medis saya"Dokter Wei menatap tidak suka pada Kim Zuan
"Saya tidak meragukan keahlian medis anda tapi saya pikir titik jarum pertama seharusnya ditusuk pada titik akupunktur Chazu dan akupunktur kedua pada titik akupunktur istana jiwa "Gambaran titik-titik akupunktur pada tubuh manusia muncul dalam benak Kim Zuan dan dia membacanya tanpa sadar.
Dibanding dengan asisten nya sikap Dokter Wei jauh lebih baik "Benar titik akupunktur chazu dan istana jiwa adalah salah satu dari empat belas titik utama didada dan perut,kedua titik tersebut tidak mudah ditusuk jarum. Keadaan Tuan besar Xiao saat ini dalam keadaan koma, tubuhnya sangat lemah menusuk titik -titik itu bisa membunuh nya "
"Tapi.. " Kim Zuan ingin mengatakan sesuatu yang lain namun Xia Meilan segera menghentikan nya.
"Kim Zuan saat ini nyawa kakekku sedang dalam bahaya dan dokter Wei sedang berusaha menolong nya kamu jangan bermain -main"Ujar Xia Meilan kesal.
Meskipun Kim Zuan telah menyelamatkan nyawanya bukan berarti ia bebas melakukan apa saja didalam keluarga Xia,disamping itu hal ini berkaitan dengan nyawa kakek nya Xia Meilan tidak mungkin membiarkan Kim. Zuan mengganggu Dokter Wei.
"Nak kalau kau berani membuat masalah lagi percaya atau tidak aku akan mendepakmu dari sini"Xiao Jun ikut memarahi Kim Zuan.
Kim Zuan yang hendak membuka mulutnya kembali segera mengurungkan nya.
__ADS_1
Dokter Wei tidak memperhatikan Kim Zuan dan kembali melanjutkan perawatan akupunktur pada tubuh Tuan Besar Xiao jarum kedua diikuti jarum. ketiga dan selanjutnya Tubuh Tuan Besar Xiao tiba -tiba bergetar hebat beberapa kali dan wajahnya perlahan -lahan memerah seakan berdarah ia terlihat menyeramkan .
Napasnya menjadi tidak beraturan dan detak jantungnya putus-putus nyaris berhenti. Walaupun Xiao Jun dan Xia Meilan tidak mengerti ilmu medis tapi mereka tahu situasi didepan mereka saat ini sangat buruk.
"Aliran darah terbalik bagaimana mungkin ini terjadi ?"ekspresi Dokter Wei segera berubah drastis sambil memegang jarum keempat dia tidak berani menusukannya lagi,dia tahu betul begitu jarum ini ditusukan aliran darah yang terbalik itu akan memberikan dampak pada jantung Tuan Besar Xiao bahkan bisa merenggut nyawanya.
"Dokter Wei apa yang terjadi? "tanya Xiao Jun terlihat cemas.
"Maaf saya sudah berusaha yang terbaik...saya sudah melakukan praktek pengobatan lebih dari 30tahun tapi belum pernah menemukan penyakit aneh seperti yang dialami oleh Tuan Besar Xiao,Mohon maafkan saya karena tidak dapat menolong nya"Dokter Wei menghela nafas .
"Apa anda ...."Xiao Jun sangat marah dan hampir tidak bisa menahan diri untuk mengatainya dokter gadungan dihadapan semua orang namun mengingat reputasi Dokter Wei yang sangat dihormati banyak orang Xiao Jun pun menelan kembali kata -katanya
"Dokter Wei tolong pikirkan cara untuk menolong kakekku "Pinta Xia Meilan.
"Maaf saya benar -benar tidak dapat menolong sebaiknya keluarga anda harus menyiapkan pemakaman "Dokter Wei menggeleng getir.
"Bagaimana bisa ini terjadi tadi kakek baik-baik saja"Wajah Xia Meilan memucat,gadis itu tersandung dan jatuh kelatai air matanya mulai menggenang dimatanya.
Sejak ibunya meninggal ayahnya hanya memusatkan perhatiannya pada Lin Zi dan putranya, sejak ia kecil satu-satu nya orang yang masih peduli dan selalu menemani nya adalah kakeknya yang juga merupakan orang terdekat nya.
Kim Zuan melangkah maju untuk membantu Xia Meilan namun ia ragu-ragu tadi dirinya sudah menyela dua kali berturut -turut tetapi tidak ditanggapi dengan baik,dia tidak berani mengucapkan omongan lgi,Namun ia tidak tahan lagi melihat Xia Meilan bersedih jadi ia memberanikan diri untuk berbisik"Meilan aku mungkin bisa mencoba menolong kakekmu"
"Apa kamu mau mencoba nya? "seru Xia Meilan
"Iya walaupun nyawa tuan besar Xiao dalam bahaya tapi mungkin aku punya cara untuk menyelamatkan nya"Kim Zuan mengumpulkan keberanian dan tekadnya .
"Jangan konyol resi medis saja tidak bisa menyembuhkan penyakit aneh Tuan besar Xiao kau pikir kamu siapa ,mungkin kah keahlian medis mu lebih baik dari dokter Wei?"Asisten Dokter Wei mencemooh.
__ADS_1
Dokter Wei mengerutkan kening dan menatap Kim Zuan dari atas sampai bawah beberapa kali lalu bertanya "Apakah kamu juga seorang Dokter? "