
saat sampai di paviliun matahari yaitu kediaman pangeran liu chen,terlihatlah seorang wanita yg menunggu pangeran chen. wanita itu adalah selir kedua.
"mommy"ucap liu chen
"huhhh, nak kenapa kamu tdk kembali kekediamanmu nak"ucap selir kedua
"hehehe, maaf mommy, habisnya abang chen tdk mau pulang"ucap liu kinan
"huffff, memang anak ini"ucap selir kedua
"mommy mommy, chen mau tinggal di paviliun bulan saja, soalnya paviliun bulan itu baguss mommy, chen mau tinggal disitu sama kin'er"ucap liu chen semangat
"bknnya paviliun bulan itu paviliunnya kin'er"ucap selir kedua
"iya mommy itu paviliun kin'er"ucap liu chen
"tapi kan chen sdh punya paviliun sendiri kenapa mau tinggal di paviliun kin'er"ucap selir kedua lembut
"tapi mommy chen mau tinggal di situ, kamarnya juga banyak ko mommy , boleh ya mommy ๏╭╮๏ucap liu chen mengeluarkan puppy eyenya
"hufff, mommy bisa saja mengizinkan mu tetapi bagaimana dengan ayahmu"ucap selir kedua
"nanti aku dan kin'er akan bertemu dgn ayah untuk meminta izin mommy"ucap liu chen
__ADS_1
"baiklah"ucap selir kedua pasrah
"ok,kin'er ayo kita pergi ketemu ayah"ucap liu chen semangat
"hmmm"ucap liu kinan saat tangannya ditarik liu chen
akhirnya mereka sampai di paviliun naga(milik kaisar liu yongzhang). kasim pun mengumumkan kedatangan mereka.
"pangeran ketiga dan putri keenam memasuki ruangan"ucap kasi tersebut
sedangkan di dlm paviliun naga
"pangeran ketiga dan putri keenam memasuki ruangan"ucap kasim
saat liu kinan dan liu chen masuk,terlihatlah seorang pria tengah duduk.
"salam ayahanda, semoga ayahanda panjang umur "ucap pangeran liu chen.
pangeran liu chen memberika salam kepada ayahnya, sedangkan liu kinan tdk mau memberikan salam kepada ayahnya. liu yongzhang yg melihat itu pun menatap putrinya dgn tatapan sendu. liu kinan yang melihat tatapan tersebut hanya acuh tak acuh.
"ada apa gerangan anak ayahanda ini datang kemari"ucap liu yongzhang
"begini ayahanda,chen ingin tinggal di paviliun bulan dengan kin'er, apakah boleh ayahanda"ucap liu chen dgn mata berbinar
__ADS_1
"kan chen'er sudah memiliki kediaman sendiri kenapa mau tinggal di kediaman
kin'er"ucap liu yongzhang
"tempat liu kinan bagus ayahanda, boleh yaa chen'er tinggal di kediaman kin'er"ucap liu chen
"TIDAK BOLEHHH"itu bukan suara dari liu yongzhang tetapi suara putra mahkota yaitu liu houchun
"kenapa tidak boleh, pokoknya chen'er tetap mau tinggal di kediaman kin'er"ucap liu chen dgn mata berkaca-kaca
"pokoknya tdk boleh, kamu sdh memiliki kediaman sendiri kenapa mau tinggal di kediaman kin'er. seharusnya kamu jangan sama kin'er karena kin'er cuma adik ku"ucap liu houchun marah dan ada rasa cemburu karena liu chen bisa mendekati liu kinan sedangkan dirinya tidak bisa mendekati liu kinan.
liu kinan yang melihat abangnya hampir menangis merasa marah.
"berani-beraninya kau memarahi gege ku"ucap liu kinan dengan suara tinggi
"sejak kapan kau menganggap ku sebagai adik mu ha, apakah sejak aku mendiami mu/mencampakkanmu.ck,diistana ini aku cuma memiliki satu saudara yaitu cuma gege chenlah yang menjadi saudara ku. dan kau berani membentak gege tersayang ku,cihh kamu tdk akan ku maafkan. ayo gege chen lebih baik kita pergi, ooo dan yang mulia, sebenarnya kami tdk perlu meminta izin kepada mu kamu pun tak peduli kepada kami."ucap liu kinan
"apakah gege chen mau tinggal di kediaman kin'er"ucap liu kinan dibalas anggukan liu chen karena sedari tadi liu chen menangis.
"baiklah kalau begitu ayo kita kepaviliun kin'er"ucap liu kinan.
"hmmmm"ucap liu chen.
__ADS_1