
june sekarang sedang bersiap siap karna hari ini dia akan bertemu dengan calon suaminya,ini sudah 1 minggu sejak kematian jenathan,june masih mengingat terakhir kali ia bertemu dengannya
"june sayaang?sudah siap nak?"tanya indah dari lantai dasar,"sebentar lagi maaa!"teriak june dari dalam kamarnya
"ada ada aja anak itu.."papa menggelengkan kepalanya karna sifat anaknya,1 menit kemudian,"udah selesai mahh.."june terlihat sangat cantik saat sedang turun tangga
"june sayang...kamu gak makeup lagi ya nak?"tanya indah kepada anak semata wayangnya itu,"heheee...pake kok ma..."jawab june dengan sedikit tertawa
"pakai apa aja?"indah seperti mengintrogasi june,"bedak doang ma"jawab june polos
"ya ampun nak...itu namanya gak pake makeup dong,sini mama kasih lipstick dikit"indah mengeluarkan lipstick dari dalam tas kecilnya
"g..gak usah mah...june gak nyaman kalo make lipstick,make gaun beginian aja june gak nyaman banget"
visual june malam ini
june memang sangat tomboy di sekolah,jadi jika ia menggunakan gaun,agak terlihat sedikit aneh,"sudah harus dibiasakan kamu terlihat seperti perempuan nak.."
__ADS_1
"huft..iya mahh.."june mengendus kesal
SKIP
"selamat datang di restoran Five Brown,mari ikuti saya..."keluarga permana langsung disambut hangat oleh pegawai yang ada di sana
"maaf...apakah restoran ini tutup?"tanya herdy dengan sopan,"restoran ini ditutup karna ada tamu besar kata tuan pak.."jawab salah satu pelayan disana
"mereka memang sangat baik kepada kita pah.."indah sangat kagum dengan kesopanan keluarga Brown,"harus kita balas dengan apa kebaikan mereka ini mah?"tanya herdy kepada istrinya
"kita kan sudah mau menyerahkan anak kita pah..kita kasih saja june kita"jawab indah dengan nada mengejek june,"iya dah iyaaa...june mau di buang"kata june dengan sewot
"nahh...kita sudah sampai ke ruangannya.."pelayan itu mengetuk pintu di suatu ruangan,"masuk"kata orang yang ada di dalam ruangan itu,dan pintu tiba tiba terbuka sendiri
SKIP
"jadi apa yang harus kita bicarakan pah?"tanya anak lelaki yang ada di sebelah bapak bapak itu,"papa sama mama..mau menjodohkan kamu sama anak pak herdy nak.."jawab bapak itu
"t...tapi..."perkataan pria itu terpotong karna ayahnya yang motong,"ini perintah emillio!"jawab ayahnya ngegas
"gimana dengan....cintia?"
__ADS_1
"UHUK!!*keselek"june keselek karna mendengar perkataan emillo yang tadi
"jadi calon suamiku udah punya cewek lain?"june kaget dengan hal itu,"kita bisa jelaskan dengan baik baik nak.."ujar rina kepada june
"kenapa gak bilang dari tadi?"mata june sudah mulai berkaca kaca,"napasih?sewot banget gw udah punya cewek?"ejek emillio kepada june
awalnya emillio hanya berbohong kepada june kalau ia mempunyai pacar,namun june percaya akan hal itu
emillio tidak mempunyai cewek satu pun,ia tidak mempunyai mantan,emillio sangat "anti" dengan wanita,tidak boleh ada wanita yang masuk kedalam ruangan kerjanya kecuali sekertarisnya
cintia itu....suka sama emillio sejak lama,cintia selalu mengejar ngejar emillio,namun ia sangatlah posesif,jika emillio mempunyai cewek..cewek itu akan habis seketika,padahalkan cintia bukan siapa siapanya emillio
emillio takut...jika ia ketauan menikah,apa nasib june selanjutnya?
june yang tadinya terlihat ingin berdiri dari duduknya itu pun kembali duduk lagi,"baiklah jika itu yang kau mau wahai pria!akan aku balas!"batin june sinis kepada emillio
"lihat saja nanti..kau akan jatuh cinta kepadaku!"batin emillio menatap sinis june
hidangan makan malam mereka di tutup oleh tatapan sinis dari emillio dan june,orang tuanya yang sudah merasakan hawa panas itu langsung membubarkan acara makan malam ini
To Be Continue
__ADS_1
semoga kalian enjoy sama story author ya...