
mada zhao adalah sesosok laki laki yang berumur 25 tahun. kala itu dia dipersunting oleh teman kuliahnya atau bisa dibilang juga seorang gadis bunga kampus, dia menikahi mada karena demi lari dari perjodohan oleh orang tuanya. istri mada pratama yaitu yun renata dari keluarga yun dengan latar belakang menengah, wanita yang pekerja keras dan karismatik, dia adalah tulang punggung orang tuanya dan pendiri perusahaan kosmetik rey kosmetik,.
burung" berkicauan embun mulai menetes dan mencair, memecah pagi hari dikala itu dan mada mulai melakukan aktivitas paginya sebagai lelaki yang hidup bergantung pada seorang istri.
mada zhou : istriku ini aku buatkan sarapan untukmu!!!
__ADS_1
yun renata : maaf aku lagi buru buru !!!
yun renata pun langsung meninggal kan seorang mada zhao dan bergegas menuju perusahaan nya.
mada zhao pun hanya pasrah dan bersabar karena dia sadar bahwa dia adalah laki laki yang tidak berguna.
__ADS_1
di depan rumah yang kecil dan sederhana mada zhao mengetuk pintu... tok..tok..tok...permisi... iya tunggu sebentar " saut suara ibu yang mungkin berumur sekitar 47 tahun tersebut menyapa dari dalam rumah.... ia pun segera membuka pintu.. dan ternyata anak tercintanya sudah berada di depan pintu tersebut..."pagi bu".. sapa Mada zhao dengan mata berkaca kaca melihat ibunya yang seorang diri dirumah tersebut .... " masuk nak, ibu sedang mempersiapkan sarapan" ayo sarapan ,. ucap ibu zhao mengajak anaknya.. "maaf bu tadi sudah sarapan dirumah" jawab mada zhao dengan penuh penyesalan karena seakan dia tidak tega melihat ibunya yang idup dengan penuh kekurangan. "gak boleh menolak niat baik orang nak" kata ibu zhao.. akhirnya mada zhao menyetujui memakan sarapan yang telah dihidangkan ibunya tersebut.... di saat sedang menyantap hidangan sarapan pagi tersebut, sesuatu dalam saku mada zhao memecah kehangatan pada pagi itu.... kriingg....kringg....kringg... suara handphone berdering ...... mada zhao akhirnya mematikan telepon tersebut... "siapa yang telvon anakku" ?. tanya ibu zhao.. oh nomor tidak dikenal bu" jawab mada zhao dengan melanjutkan makan sarapan yang enak itu... kring...kring.... handphone mada zhou berdering untuk kedua kalinya..... ibu zhao " angkat nak siapa tau ada hal yang sangat penting.. mada zhao pun dengan seketika mengangkat telepon tersebut.... "selamat pagi tuan" ...terdengar suara laki laki paruh baya menyapa mada zhao dengan penuh karisma.. "maaf dengan siapa ya?" . tanya mada zhao terheran heran karena telepon dari nomor yang tidak dikenal itu..." maaf tuan muda zhao.!!!! saya dari perusahaan Zhao crops.. "saya indra ken ingin bertemu dengan tuan, apakah ada waktu?. tanya orang dalam telepon tersebut.. mada zhao pun menatap ibunya dengan terheran-heran ,. apakah orang ini salah orang?.. dalam hati mada zhao timbul banyak tanda tanya... halo... halo.... indra ken menyapa dari telepon.. mada serentak menjawab.. "oh iya maaf mungkin anda salah orang pak" jawab mada zhao.. indra ken pun balik berbicara "tidak tuan...memang anda yang ingin saya temui.. tolong apakah anda bisa ke perusahaan kami.. nanti kami kirim alamat nya kepada tuan.. " oh iya pak nanti dikirim aja" saya habis ini langsung menuju kelokasi bapak" . ucap mada dengan nada penuh dengan pertanyaan... akhirnya telepon pun mati... dan pada saat itu ibu mada pun bertanya.."siapa nak? "
mada zhao : tidak tau buk. katanya dari zhao crops. mau menyuruh saya kesana, katanya ada yang mau disampaikan.
ibu zhao :.oh... nak... hati-hati sama orang yang tidak kita kenal,. dan hati-hati juga dengan semua yang berhubungan dengan keluarga zhao.!!!
__ADS_1
mada zhao berfikir... dan timbul banyak sekali pikiran didalam benaknya... kenapa dengan keluarga zhao ?.. ia pun terfikir bahwa nama nya juga bermarga zhao...
" sudah nak .ibu tau apa yang ada dalam pikiranmu,. kita ini terlahir pada keluarga yang miskin.. jangan berfikir bahwa kamu adalah termasuk dalam keluarga zhao itu. kata ibu zhao dengan raut yang sedih itu....