Perjuangan Lynda

Perjuangan Lynda
Bab 6


__ADS_3

Tanpa kata - kata melihat Ibunya ia kekamar Menangis " Ayah sudah tak sayang sama ibu"


Lynda sambil menggenggam gulingnya lantas Ibu Masuk " kenapa sayang "? ia menghapus air mata "Hmm ,gapapa ko tadi Lynda kesandung dan fotocopy tutup Bu " balasnya Ibunya mempercaiynya , Lynda Ingin bicara sama ayah nya tapi ada saja halangannya , ia akan membuat surat untuk ayahnya pulpen sudah ditangannya sebuah lembar kertas sudah diatas meja ,yang berisi


" Andai ayah sudah ibu menyanginya kita dan merawat ,Tapi mengapa ayah Menduakan ibu Aku kecewa ayah , jika ayah menikah lagi coba Ayah pikirkan kembali jika ,Ibu tidak ada Apa ayah tidak kehilangan ? sudah lama menjalani hidup sehingga aku berusia 16 Tahun Tolonglah Ayah jangan Tinggalkan Ibu"- From Lynda


Diamplop suratnya ia memasukkan foto Ibu agar ayahnya selalu ingat ibu dimana pun Berada , saat ia sedang menaru surat nya dilemari ayahnya tiba - tiba kepalanya Terasa pusing , ia pun kekamarnya berbaring Tertidur


" Prang....Prang...prang " Terdengar suara gelas pecah di dapur


" Kamu ini yaa! Siapa wanita ini ?" Tunjuk ibu sambil Menunjukkan foto wanita


" Apa sayang ,Aku tidak mengenali wanita itu bahkan ku tak pernah bertemunya" kata ayah dengan nada pelan


" Saat ku sedang bersama Dafa dimall ,ku Melihat kamu jalan dengan wanita lain Di Exalator sambil membawa popcorn " Tegas Ibu


Ayah terkejut Istrinya Tahu sedang berduaan Dimall saat itu Ayah menonton bioskop bersama Wanita itu Bu Sri teman sekantornya


" Mungkin kau salah lihat sayang ,aku Tidak Mungkin seperti apa yang kamu lihat " jawab Ayah memegang tangan Ibunya

__ADS_1


"Sudah jelas dari mata kamu berbohong Cukup Hidup bersamaku " Kata Ibu sambil meneteskan air mata berlinang


" ta..tapi sayang "


" Jangan kau panggil aku sayang ,Kita cerai!"


Ayah tertangkap basah oleh Ibu Dan akhirnya memutuskan Hak asuh Anak agar ayah tidak kesepian tanpa Anak


" Baiklah aku akan membawa anakku Dafa "


" Tidak bisa , Dafa dan Lynda aku yang akan merawat sehingga membesarkannya " Ucap Ibu


" Agar adil kita lakukan dipengadilan Hak Asuh anak " Kata ayah melepas tangan Ibunya


Ibu menyetujui saran suami ,Ibu sudah tidak Peduli dengan suaminya jika Ingin menikah lagi ,yang paling penting dalam hidup Ibu berhasil mendapat Hak asuh anak karena Tanpa Dafa dan Lynda ibu akan jatuh sakit karena sangat menyanginya Kedua nya ialah Buah hati belahan jiwa Ibu .


"Brak..brak.." Lynda terjatuh dari tempat tidur nya . saat ia membuka mata nya yang masih mengantuk ia melihat ke cermin Matanya bengkak seperti habis orang menangis ia mencubit pipi nya sendiri bahwa yang dimimpikannya tidak akan terjadi nyata saat melirik ke arah jam sudah jam 6 pagi Sudah saatnya ia pergi ke sekolah Ia melihat Ibunya Menyusui Dafa .


" Eh sayang , Sudah bangun ayok sarapan " kata ibu

__ADS_1


" aku sarapan disekolah aja Bu ,sudah siang " ucapnya sambil membawa handuk


Ibu nya setiap pagi menonton khazanah Islami sedangkan anaknya Lynda kalau subuh Suka nonton Anime bahkan saat sahur bulan puasa selalu menonton anime jika 1 episode ketinggalan menonton Lynda jenuh .


Tak lama kemudian Lynda sudah selesai mandi mengibaskan Rambutnya yang Ikal


" Bu ayah ,kemana " tanya Lynda


" Ayah sudah kekantor tadi jam 5 " ucap Ibu


" Wah pagii banget Bu " kata Lynda


" iya sayang ,karena ayah akan  kunjungan ke luar kota  bersama rekan kerja selama 4 hari "


Lynda seakan - akan curiga selama 4 hari Ayah bersama Bu Sri direktur


" Baiklah Bu ,aku berangkat ya " kata lynda sambil membawa bekalnya


Lynda berpakaian seragam rapi dan wangi seperti Putri ia kesekolah Dikepang 2 sehingga para pria Disekolah mengagumi Lynda yang Cantik jelita seperti Lady diana

__ADS_1


__ADS_2