
saat ini Vent dan Dexter sedang bertarung, sebenarnya pertarungan ini hanya pamer Dexter pada Lucas dan juga untuk menunjukkan pada Lucas kalau Dexter itu memang kuat, tapi seperti nya Dexter melupakan itu, dia terbawa suasana dan bertarung serius.
"Apa kalian tidak ingin menghentikan mereka, bukan kah mereka sudah kelewatan batas?" ucap Lucas, tapi semua orang di sana hanya diam, bahkan Moura dan Elen tidak memperdulikan Vent dan Dexter, mereka hanya mengobrol saja
"Tenang lah sedikit, mereka berdua itu sebelum nya sudah sering bertarung" ucap Clay
"Benar, mereka berdua tahu, kalau kekuatan dari serangan nya tidak seperti ini, tidak akan berefek walaupun kena" ucap Erebos
"jadi maksud nya adalah harus serangan sekuat ini agar bisa melukai mereka?!" ucap Lucas bertanya
"ya, begitu lah" jawab singkat Erebos, Lucas langsung diam mendengar itu, karena menurut nya pertarungan antara Vent dan Dexter sekarang itu seperti ingin membunuh satu sama lain
...----------------...
"Rasakan ini!!" teriak Dexter sambil dia menyerang Vent dengan kaki kanan nya
__ADS_1
walaupun tendangan dari kaki kanan Dexter berhasil di tahan dengan tangan kanan Vent, tapi arena di sekitar nya langsung hancur karena efek tendangan Dexter.
"jangan berteriak kalau ingin menyerang tiba-tiba" ucap Vent sambil menahan serangan Dexter
Vent pun langsung memegang kaki Dexter, dan langsung melempar nya ke atas, karena Dexter bisa terbang dia pun langsung mengeluarkan sayap nya dan terbang, tapi sama seperti sebelum nya, tiba-tiba Vent sudah ada di belakang nya, dan dia langsung menyerang Dexter, tapi berbeda dengan sebelumnya, kali ini Dexter menyadari Vent berada di belakang, dan dia pun menahan nya, walaupun dia menahan nya, tapi serangan Vent terlalu kuat, sehingga Dexter terpental lagi, kali ini bukan ke hutan, melainkan ke arah gunung.
"Sihir api, Naga api" ucap Vent yang mengeluarkan sihir api yang berbentuk naga
"Besar....." ucap Lucas yang melihat sihir naga api Vent, bisa di bilang ukuran dari sihir naga api Vent sebesar menara Eiffel
"Sihir Air, Naga air" ucap Dexter, bukan hanya Vent yang mengeluarkan sihir nya, tali Dexter juga, yang dia keluarkan adalah Naga air, karena air adalah lawan dari api, sama seperti Vent ukuran dari Naga air Dexter juga sebesar menara Eiffel
"eh, apa maksud nya?" ucap Lucas tak sengaja mendengar perkataan Clay
Kemudian serangan mereka berdua pun beradu, dan itu mengakibatkan banyak asap yang muncul akibat beradu nya sihir api dan sihir air, bukan hanya asap tapi serangan mereka berdua mengakibatkan getaran seperti gempa.
__ADS_1
saat semua asap itu menghilang, Vent dan Dexter sudah berbaring di tanah, seperti nya pertarungan ini berakhir tanpa ada pemenang.
"Oh, sudah selesai" ucap Elen dengan nada biasa saja
"seperti nya kali ini tidak ada yang menang" jawab Eren
Setelah pertarungan itu, mereka semua pun kembali ke rumah Vent, dan tidak di duga, yang sebelumnya mereka berdua kesulitan berdiri, sekarang keadaan mereka seperti tidak terjadi apa-apa, mereka sudah sembuh dari luka pertarungan itu.
mereka pun membicarakan kembali tentang pembicaraan sebelum nya.
"Sekarang kau percaya bukan, kalau ucapan ku bisa mengalahkan Fantastic Three itu benar?" ucap Dexter pada Lucas
"Ya, aku percaya" jawab Lucas
"tidak di duga kekuatan nya sangat besar" lanjut Lucas dalam hati nya
__ADS_1
"baiklah, sebelum nya kau sudah tahu kalau kau akan berlatih dengan Clay, kau akan mulai besok, hari ini beristirahat lah" ucap Vent
Dia pun langsung pergi karena anak nya Cora ingin bermain dengan nya.