
Melihat angel yang pergi Rendi pun memilih pergi dari apartemen tersebut.
SEBENARNYA ADA SEDIKIT RASA IBA KETIKA RENDI MELIHAT BINAR MATA ANGEL DI DALAM MATANYA TERDAPAT RASA KESEDIHAN.
TApi rasa iba itu dia tolak karena rasa benci nya . rendi yang bingung akan perasaan ini dia memilih untuk meninggal kan angel dan pergi ke kantor .
"knapa kmu tidak bisa terima aku mas ?
setidaknya kamu terima anak ini kenapa kamu begitu benci sma aku ? tanpa angel sadari rendi yang berada di balik pintu kamar pun mengelus dada nya ada rasa skit ketika mendengar ucapan angel apa karena adanya kehadiran anak dalam rumah tangga nya .
"AKU TAK AKAN PERNAH MENYERAH SAMpai nanti saat nya jika hati ini sudah lelah"
Sesampainya dirinya di kantor, dirinya malah di sibukkan dengan berkas berkas yang menumpuk.
"Ah tidak di rumah tidak di kantor, semuanya cuman bisa bikin kepala ini pusing"
dengan berat hati Rendi mengerjakan pekerjaan nya tersebut.
tak terasa jam sudh menunjukan pukul 10 malam rendi yang sudah berada di dalama kamar nya hanya diam dalam pikiran nya .
sedangkan angel yang sedari tadi mundar mandir berjalan dan berpikir bagai mana caranya untuk menyampaikan jika dirinya merasa sangat ingin memakan nasi goreng yang di belikan rendi.karena rasa ingin nya itu sudah mengalahkan rasa takutnya pun memutuskan untuk mengetuk pintu kamar nya Rendi.
( tok tok tok mas udah tidur ucap angel ntah datang dari mana keberanian itu) .
" belum ada apa tanya rendi datar? .
" mas aku ingin makan nasi goreng "
trus urusannya sama aku apa ?
aku mau mas membelikan nya.
aku ga bisa lagian juga tadi pagi aku sudah memberimu uang jadi kamu bisa pergi sendiri"
. ini kan sudah malam mas ucap angel sedih ."
sudah kamu keluar sana jangan ganggu aku
" . angel yg dapat penolakan dari rendi pun merasa sedih ntah knapa semenjak mengandung angel sangat sensitif .
__ADS_1
ahhhk apa aku keterlalu an ia ucapa rendi
rendi pun segera mengambil kunci mobil dan pergi meninggal kan rumah
. tanpa angel sadari ternyata rendi pergi untuk membeli kan angel nasi goreng . angel yang melihat kepergian rendi pun menangis
" kamu mau nasi goreng ia nak , kamu mau ayah kamu ia yg bliin ? sambil mengelus perut nya yg masih datar . sabar ia nak semoga saja ayah kamu akan berubah .
angel pikir Rendi tak akan kembali lagi ke apartemen nya angel pun memutuskan untuk tidur dengan keadaan perut lapar.
. ketika angel sudah terlelap tidur rendi pun datang dengan membawa kresek yang berisikan nasi goreng .
kemana wanita itu coba ku liat di kamar nya?
ternyata dia sudah tidur tapi gimana dengan nasi goreng nya ini ? ah mending aku bangunin ajah . (angel bangun ngel bangun ucap rendi sedikit lembut .)
angel pun membuka matanya dan kaget melihat rendi yang ada di dekat nya ."
a ada apa mas ucap angel gugup ,takutnya ia akan di siksa lagi dan di kurung kamar mandi seperti yang terkhir kalinya itu .
" ini sambil menunjukan sebuah kresek .
" apa itu mas?
angel pun sangat merasa senang karena yang iya pikirkan ternyata salah, ternyata Rendi masih memiliki hati nurani.
tapi inget kamu jangn kepedean ia aku beli ini itu untuk anak ku bukan untuk kmu .
angel yang mendengar itu langsung senang karena rendi sudah menerima anak nya
".tpi mas aku boleh minta satu lagi ga?"
apa itu ?
boleh mas suapin aku ? ucap angel pelan . rendi yang mendengar itu langsung pergi ke area dapur untuk mengambil piring dan sendok
"ini kamu makan sendiri aku sudah mengambilkan piring dan juga sendok . saat rendi ingin pergi melihat muka angel yang sangat sedih membuat rendi iba ". ia udah sini aku suapin tapi ini yang terakhir kali ia. angel pun ter senyum .
syukur lah mas rendi perduli sama aku . sesuap demi suap rendi menyuapi angel ntah mengapa ada rasa yang tak biasa di rasakan rendi kepada angel .
__ADS_1
sudah kan makn nya aku mau ke kamar dulu dan jangn menggangu ku .
setelah kenyang angel pun tidur dengan wajah tersenyum .
ke esokan pagi nya angel seperti biasa menyiapkan keperluan suami nya itu .
mas sarapan dulu ia ucap angel rendi pun menurut saja ntah kenapa sekarang rendi lebih nurut sma kemauan angel apa jangan jangan karena mood baby kali ia .
aku malam ini tidak akan pulang kamu jangan tunggu aku, aku ada pekerjaan yang harus aku selesaikan malam hari ini juga .
" ia mas tidak apa apa ko .mas hati hati ia di kantornya .
ntah sejak kapan gue ijin sama angel perasan akhir akhir ini gue seneng bisa deket sama angel .
ia udah aku berangkat dulu .tiba tiba angel datang dan menyalami tangan rendi , rendi yang kaget akan perlakuan angel hanya diam seribu bahasa .
" hati hati mas ucap angel.
setelah tibanya di kantor rendi sedari tadi melamun , ntah apa yang ia lamunkan , tapi yang pasti raut muka rendi sangt brbeda kali ini rendi terlihat tersenyum walupun hanya senyum tipis .
rendi sedang memikirkan perlakuan nya ke angel akhir akhir ini dan perlakuan angel yang tak pernah berubah kepadanya walau pun sering di siksa , ketika mengingat angel detak jantung rendi berdetak kencang .
ada apa ini ucap rendi perasaan apa ini ko gini ia ?
saat asik melamun saat itu datang seorang wanita yang cantik dan sexsi di depan rendi ia siapa lagi klo buka maya kekasih rendi yang baru pulang dari luar negri .
sesibuk itu kah sampe sampe kedatangan ku pun tidak di hiraukan ?
" rendi yang mendengar suara perempuan yang tak asing bagi nya langsung menoleh ke depan.
"kapan kamu pulang ko tidak ngabarin aku sih ? sambil memeluk maya .
"aku baru pulang kemaren malem oia kesini aku mau bilang sama kamu klo aku mau pindah ke tempat kamu dan tinggal sama kamu aku gc mau kalo kamu sampe bermesraan sama cewe jalang itu .
bagai mana ini jika aku tak mengijinkan Maya untuk tinggal bersama ku nanti iya akan mengamuk, tapi jika aku mengijin kan bagai mana dengan angel. ah masa bodo dengan angel kenapa aku sekarang malah sering memikir kan nya.
"ia baik lah memang mau kapan kamu pindah nya ?
"mungkin besok ,
__ADS_1
" bagus lah klo besok aku kan bisa bilang dulu sama angel agar dia tidak kaget nanti.
redi pun melanjut kan pekerjaan nya , rendi bekerja dengan keadaan tidak pokus , ntah kenapa ia merasa bersalah dengan angel jika maya tinggal bersama nya , padahal selama ini rendi samgat membenci angel .