
Perkenalkan namaku Aisyah. aku salah seorang putri dari 5 bersaudara.Yang terlahir dari pasangan suami istri yang bernama Ibu Siti dan Pak Abdullah namun di saat kami masih kecil. Pak Abdullah pergi meninggalkan dunia ini. Tapi Walaupun demikian, seorang Ibu Siti tak pernah mengenal kata lelah beliau selalu berjuang membesarkan Putra dan putrinya. Kakak dan Abangku semua merupakan lulusan pondok pesantren,begitupun denganku. Aku juga sangat bercita-cita bisa menjadi seorang ustazah karena menurut ku orang yang berilmu adalah orang yang bisa memuliakan orang tuanya baik didunia maupun akhirat.
Bu tamat SMP Aisyah ingin masuk pesantren biar nanti jadi seorang Ustadzah, supaya nanti bisa berbagi ilmu ke orang banyak.
begitulah ungkapan keinginan Aisyah kecil pada ibunya..
Baik nak ibu setuju,jika Allah mengizinkan cita citamu pasti akan tercapai.
jawab Bu Siti menyemangati putrinya
Hooreee aku sudah tidak sabar lagi untuk segera lulus!!!!
Sabar nak semua itu ada prosesnya..
Hari berganti hari bulan berganti bulan akhirnya tibalah dimana keprgian Aisyah untuk mondok disebuah pasantren.Besok merupakan hari keberangkatan Aisyah. Hati yang dulu gembira ingin segera pergi mondok sekarang merasa gelisah,merasa berat akan berjauhan dengan ibu satu satunya.
__ADS_1
Ya Allah sanggupkah aku menetap dikebun surga mu. Sanggupkah aku berjauhan dengan satu-satunya orang tua ya aku memiliki dunia ini ya Allah. Hamba mohon, ya rabb kuatkanlah hati ini, sabarkanlah jiwa ini,agar sanggup meraih ridhamu ya Rabb...
Monolog Aisyah dengan Tuhan nya.
Akhirnya tibalah di mana hari keberangkatan. Aisyah sudah siap belum, nanti terlambat loh nak,???
pertanyaan Bu Siti kepada putri nya.
insyallah, Aisyah siap Bu..
yasudah kalau begitu ayo,biar gak ketinggalan bus,,
Jarak perjalanan dari rumah Aisyah menuju pondok pesantren memakan waktu 3 jam lebih, Baru tibalah Aisyah di sebuah gerbang yang bertulisan Nurul Huda.
Assalamualaikum perkenalkan Pak, Nama saya Siti dan ini putri saya bernama Aisyah. kami datang ingin Melamar Aisyah untuk menjadi santriwati di pondok pesantren ini.
__ADS_1
penuturan Bu Siti setelah bertemu dengan pimpinan pondok,,
OO,walaikum salam, insyallah dengan senang hati akan kami terima.jawab pak kyai...
Oya kalau boleh tau!! ibu Siti sama nak Aisyah ini berasal dari mana,,? jawab pak kiyai setelah menyuruh tamunya untuk masuk.
kami berasal dari sebuah desa yang berada di ufuk timur pak kiyai...(heheh imajinasi author agak sedikit berlebihanðŸ¤ðŸ¤)
setelah selesai beberapa perkenalan, akhirnya Aisyah diterima untuk menetap menjadi santri Wati. hari-hari pertama memang berat rasanya harus beradaptasi dengan lingkungan baru,kawan baru.Namun dengan tekat yang kuat, semua keraguan,kegundahan akhirnya bisa Aisyah lalui.
Bahkan di saat libur pulangpun Aisyah selalu ingin segera kembali ke pondok,saking begitu gembiranya dalam menuntut ilmu.namun kegembiraan yang Aisyah alami tidaklah berkunjung lama,dimana suatu ketika saat Aisyah sedang semangatnya dalam menuntut, datanglah seorang laki-laki yang ingin meminangnya menjadi seorang istri. Penolakan demi penolakan sudah Aisyah berikan,namun Allah berkehendak lain,,,
disaat semua penolakan Aisyah tidak diterima. Satu kata-kata guru yang selalu aku ingat (" hidup mungkin tak sesuai dengan rencana mu,namu selama mereka sesuai dengan rencananya Allah maka hidupmu akan terencana dengan baik.")
Akhirnya Aisyah pun menerima Perjodohan ini hingga terjadilah sebuah pernikahan antara Aisyah binti Abdullah dengan seorang laki-laki yang bernama Yusuf bin Abdul Hamid.
__ADS_1
inilah kisah hidupku baru dimulai...!!
😘😘😘😘 love you semua,semoga kalian suka dengan karya pertamaku,,,,!!