
Omma Kim Yon: ibu mertua ( teriak nya) ( sambil mencari si nenek ke dapur ke ruang tamu)
Sehingga ayah Kim Yon heran dan langsung keluar dari kamar
Ayah Kim Yon: ada apa itu ( menuruni anak tangga dan melihat tingkah laku omma Kim Yon
Omma Kim Yon: hey.......say.....ng
Apa kau melihat ibu mertua( mendatangi ayah Kim Yon)
Ayah Kim Yon sempat merenung dan berpikir dan tiba tiba
Nenek: hey
Ada apa itu kenapa kau ribut sekali?!( Sinis)
Omma Kim Yon: ouh
Ibu mertau maaf kan aku( menundukkan kepala nya tanda memberi hormat )
Ayah Kim Yon yang melihat tingkah omma Kim Yon itu langsung bahagia di bandingkan apa yang sedang terjadi siang tadi dan ia pergi ke dekat mereka dengan tepat nya duduk di kursi dekat tv
Nenek; kenapa kau?
Omma Kim Yon: hyakkk
Mari lah duduk di sini ibu mertua ( sambil memegang tangan nenek Kim Yon)
Nenek Kim Yon pun hanya dapat ikut arahan dari omma Kim Yon saja
Saat mereka duduk tepat di dekat ayah Kim Yon ,omma Kim Yon pun terus menatap nenek yang mulai tadi
Nenek: hey
Kenapa dengan diri mu?( Heran sambil menaikkan alis mata nya)
Omma Kim Yon: bukan kah ibu mertua ingin mengatakan sesuatu?
Ayah Kim Yon: sesuatu??( Mem pause kan tv)
( Dan langsung melihat ke arah nenek)( dan kembali memutar)
Ibu nya itu pun melihat nya lalu berpikir
Nenek: sesuatu??( Sambil memegang dagu nya)
Ahkkkkk aku tahu maksud mu wanita yang ku sebut tadi?( Menunjukkan jari telunjuk nya)
Omma Kim Yon: iya
Betul( membuat tangan nya dengan simbol oke)
Ayah Kim Yon terkejut karena tiba tiba mendengar seorang gadis dan ia pun langsung mempause kan tv nya dan langsung mendengar apa saja yang akan di cerita kan oleh nenek!
Nenek: hey
Dan kau kenapa, jadiiii? ( Melihat ayah Kim Yon)
Ayah Kim: aku hanya ingin mendengar nya( menggaruk kepalanya yang tidak gatal itu)
Nenek: tapi tunggu dulu harus mulai dari mana aku harus menceritakan nya ya( memang dagu nya lagi sambil berpikir)
Omma Kim Yon: apa ??
Banyak??
Waktu?
Emang ibu mertua sudah lama mengenal hya?
( Terkejut sbil bahagia)
Nenek: tidak terlalu lama sih
Cuman setiap waktu ku hampir habis bersama dengan nya!
Omma: kalau begitu ibu mertua cerita kan mulai dari pertama bertemu dengan gadis itu( mata nya yang berbinar)
Ayah Kim Yon: hey kenapa kau? ( Sambil memegang kepala omma Kim Yon)
Omma Kim Yon: aku tidak apa apa!
Ayah Kim Yon: jadi kenapa wajah mu ( melihat agak kemerahan)
Omma Kim Yon: hey sayang bisa kah kau diam!( Menutup mulut ayah Kim Yon dengan tangan nya)
__ADS_1
Ayah Kim Yon hanya dapat mengangguk
Dan kembali mendengar ibu nya itu
Omma Kim Yon: ayo ibu mertua ceritakan ( mengajungkan tangan nya)
Nenek: baik lah
Cerita nya begini
Pada waktu itu saat aku bersama Kim Yon( sambil melihat Kim Yon yang turun tangga)
Kim Yon: kenapa kalian semua menatap ku( angkuh+ arogan+ sinis+ datar + dingin)
Nenek: tidak itu semua karena kau itu kepo kan!( Songgak nya)
Kim Yon :tidak....( Meninggalkan mereka dan pergi menuju dapur)
Nenek: yah anak itu ia sangat mirip......
( Sambil melihat omma Kim Yon yang sedang melamun)
Hey kenapa kau?
Ayah Kim Yon : ia pasti kaget omma
Nenek: hakkk
Kaget!
Omma Kim: shtttt
Ayo omma lanjutkan lagi!( Dengan mata nya yang berbinar)
Nenek: dan ia( terpotong)
Drt....drt....drt...( Bunyi ponsel omma Kim Yon)
Omma : yah kalau begitu nanti kita lanjut ya ibu mertua( sambil memberi salam dengan menundukkan kepalanya)
Nenek; baik lah( pasrah)
Ayah Kim Yon: ibu tenang saja dia itu sebenarnya sangat bahagia
Dan ibu tahu omma Kim Yon kadang amals pergi untuk pertemuan yang seperti itu( melihat omma Kim Yon yang sedang melembaikan tangan nya dan di balas oleh ayah Kim Yon)
Nenek: aku juga berharap ( dalam hati)
Kalau begitu aku istirahat dulu
Karena aku sudah merasa lelah
Ayah : silahkan ibu!( Memberi jalan)
Dan bagaimana sekarang ke adaan ibu?( Tanay cemas nya)
Nenek Kim Yon hanya memberi isyarat tangan
Dan melanjutkan perjalanan naik ke atas menuju kamar nya
***
Ara: hey kenapa nenek itu tadi menjengkel kan( menghancurkan lamuna Yuri yang mulai tadi duduk di kursi)
Yuri: yah berarti nenek itu orang yang terpandang ya
Tapi kenapa dari pakaian nya tidak terlihat?( Dalam hati)
Ara: yah dia mengabaikan ku ( ia pun kembali ke kursi kasir)
Yuri: yahhh
Di tambah lagi dengan pengawalan nya itu tadi( ia mengingat semua kelakuan para pengawal nya itu)
Ishkkkkkk( tapi ia mengingat kebaikan salah satu dari sana)
Apa apaan aku ini( ia pun memukul pipi nya untuk menghacur kan lamunan nya itu
Saat ia pergi ke toilet ,ia terkejut di buat oleh Ara yang melihat nya dengan tatapan melotot
Yuri: hey
Aku terkejut kau buat!
Ara: hey mulai dari tadi aku melihat mu terus melamun sehingga pertanyaan ku tak kau jawab( melihat Yuri)
__ADS_1
Yuri; maaf aku tidak tahu
Ara: emang ada apa?
Kenapa kau?
Yuri: yah begini aku baru tahu kalau nenek itu orang yang berada! dan( terpotong)
Ara: yah aku juga baru tahu!
Tetapi seperti nya aku pernah melihat nya tapi dimana ya?( Berpikir dan sambil beres beres toko )
Karena mereka sudah mau tutup
Ara: lupakan lah itu
Mana tahu mereka semua adalah cucu nya
Yuri: tapi kenapa mereka memanggil ( terpotong)
Ara: hey ayo lah bantu aku membereskan ini karena hanya tinggal kita berdua saja yang ada di sini
Yuri: dimana semua orang ( menanyakan orang tua Ara dan song Kye)
Mereka tadi sudah pergi , aturannya tadi kita sama pergi tetapi karena lamunan mu banyak jadi aku rela menunggu ( menyapu )
Yuri: benarkah??
Baik lah( ikut beres beres)
20.15
Akhirnya mereka selesai beres beres
****
Ara: ayo( menutup pintu toko)
Tunkkkk.....( Tiba tiba listrik di sana padam)
Yuri: yahkk.........Aku takut
( Dan ia berjongkok + menutup telinga nya)
( Ara baru sadar Yuri memiliki trauma pada yang gelap ia pun langsung menyalakan lampu ponsel nya)
Ara: ouh bagaimana ini( dalam hati nya)
Drtt.....drt.....drt......
Ada apa?
Ara: hey apa kah kau bisa datang ke sini?
Untuk????
Ara: cepat lah bagaimana kau bisa membiarkan kami berjalan di jalan yang begitu gelap
Ouh .....baik lah
Ara: hey jangan lupa bawa jaket hitam milik ku dan lampu
Baik lah tuan putri song Ara.........
Ara: cepat lah aku memberi mu waktu 15 menit
Apa( teriak nya)
Ara: cepat lah
Ara pun mematikan ponsel nya
**
Yah ( membereskan apa saja yang di minta oleh Ara tadi)
Dan langsung berlari
Ditengah jalan
Yahhhhhhh lelah nya( sambil berlari)
Begini juga ya punya tuan putri ( melihat Ara dan Yuri ada di depan pintu toko yang sedang duduk)
Dan akhirnya ia sampai dan langsung memberi jaket itu
__ADS_1