
Sudah hampir 1 bulan nia bekerja di pt pramudya company. Semua nya berjalan demgan baik, bahkan CEO arogan tersebut tetapa saja dingin dan bersikaf acuh. Berbicara put seperlu nya. Seperti saat ini. Ceo tersebut telah memergoki nia yang sedang melamun.
"Azenia putri khanza " ucap nya datar
"Ehh iya pak, maaf saya melamun"
"Ini kantor tempat bekerja bukan tempat untuk kamu melamun "
"Iya pa, maaf" ucap nia.
"Hmmm, sebutkan jadwal saya hari ini".
"Hari ini bapak, ada janji ketemu claen Tuhan Juan alexander pak, dari perusahaan alexander grup "
"Hmmm, apa kamu sudab reservasi tempat"
"Sudah pak, di restoran cepat saji tidak jauh dari perusahaan kita,"
"Hmmm".
Setelah beberapa saat, datang lah seorang wanita baya, yang kira kira umur nya sekitar 40 tahun. Tapi masih terliat cantik. Mendekati meja nia.
"Apa Rey ada di ruangan nya" tanya nya kepada nia.
"Iya, ibu, tuan rey ada di dalam. Silahkan saya antar kedalam" ucap nia kepada nyonya riawan sambil tersenyum 😊
"Tidak, terimakasih saya bisa masuk sendiri"
"Iya ibu" ucap nia kembali.
Di ruangan Rey. Laki laki tersebut mata nya fokus ke laptop dan berkas berkas yang berada di meja nya. Mendengar suara langkah mendekat dia menongakan kepala nya dan meliay siapa yang datang.
"Mama" ucap nya.
"Ma, ngapain mama ke kantor " lanjutnya. Sambil mencium dan memeluk wanita yang di sebut nya mama tersebut
__ADS_1
"Apa mama tidak boleh mengujungi perusahaan anak mama yang masih lajang di umur nya hampir kepala tiga ini"
"Mama, aku masih cukup muda" ucap nya tak terima.
"Cukup muda apa, sudah tua dan waktunya menikah, ini sudah 1 bulan, dari kesepakatan kita"
"Iya mah, maaf. Aku belum sempat mengenalkan calon istri ku kepada mama, rey janji nanti akam rey kenalkan. "
"Hmmm jangan hanya janji tapi buktikan"
"Iya mah, rey akan" belum selesai dia mengatakan sesuatu kepada mama nya pintu ruangan nya ada yang mngetuk.
Tok tok tok.
"Masuk"ucapnya.
Masuklah nia dengan muka sedikit takut.
"Ada apa "lanjut rey.
"Hmm, apakah fery ada" ucap rey.
"Ad,,a tuan"
"Hmm baiklah, kamu saya izin kn"
"Terimaksih Tuan" ucap nia
"Hmmm"
Nia pun keluar dan cepat cepat untuk menuju ke rumah sakit.
Sementra itu du ruangan rey masih bersama mama nya. Dan mama dia kembali mengancap tentang pernikahan.
"Mama tunggu besok malam, jika kamu tidak membawa calon istri kamu, maka mama akan benar benar menjodoh kan kamu, mama pulang"
__ADS_1
"Hmm Baiklah mah, hati2"
Setelah itu rey menelpon seketaris pribadi nya.
"Fer, batalkan pertemuan hati ini" ucap nya.
"Baik Tuan.".
Di rumah sakit. Nia sedang berada di ruangan inap sang ibu.
"Ibu, kenapa bisa begini"
"Ibu tidak papa nak, jangan kawatr" ucap ibu nya sambil tersenyum.
"Gimana nia tidak hawatr ibu pingsan dan di bawa tetangga ke rumah sakit". Hm nia mau bertemu dokter dulu bu, ibu istirahat lah" ucap nya.
Di ruangan Dokter, dokter tersebut sedang menjelaskan penyakit ibu nia.
"Apa dok, jantung"
"Iya, nia, ibu kamu terkena penyakit jantung, harus melakukan operasi trapulasi jantung ".
"Berapa biayaya nya dok"ucap nia.
"Kemungkinan sekitat 100 juta" ucap dokter.
"Apa saya bisa minta waktu dok"
"Baiklah, tapi saya harap secepatnya. "
Nia keluar dari ruangan dokter, dan duduk di kursi yang berada di tanam rumah sakit tersebut. Sambil berkata.
"Dimana aku harus mendapatkan uang 100 juta," sambi menutup wajah nya.
Hai gaes mohon maaf ya, kalo cerita nya kurang enak di baca. Karena ini pertama kali buat aku mohon dukungannya😊
__ADS_1