PERNIKAHAN TAMPA CINTA

PERNIKAHAN TAMPA CINTA
MULAI LAGI


__ADS_3

"lita yang sudah merasa kesal karena Ren tidak memberinya jawaban sedikit pun"


"pak saya sudah bilang saya tidak ingin menikah dengan bapak sekali pun saya tidak memiliki apa"pun bahkan saya harus tinggal dikolong jembatan juga saya mau,saya cuma tidak ingin menikah dengan bapak"


"kenapa kamu tidak ingin menikah dengan saya?apa kamu sudah punya laki"lain diluar sana,atau jangan"kamu pura" tidak mau dengan saya"


"dih siapa juga yang pura",eh asal bapak tau yah saya ini cantik dan pastinya saya punya pacar lah.dan pastinya seumuran dong dengan saya"


"dasar bocil baru gedek,jangan banyak menghayal kalau saya akan membatalkan pernikahan ini,bahkan menghayal akan pergi dari rumah saya,dan asal kamu tau saya seperti ini dengan anda karena saya punya perjanjian dengan ayah anda waktu beliau masih hidup dulu,tapi percuma saya memberi tau anda dengan anak yang tidak tau terima kasih"


"maksud bapak apa? perjanjian apa yang bapak buat dengan ayah saya,apa itu menyangkut saya?"


"tentu saja menyangkut kamu anak kecil"


"perjanjian apa bapak sama ayah saya?"


"saya kan memberi tahu semuanya setelah kita menikah nanti"


"itu kelamaan pak,saya maunya sekarang?"


"tidak lama kok 1 hari lagi,lusa sudah resmi menikah"


"saya sudah bilang tidak ingin menikah dengan bapak"


"yakin kamu?"


"saya yakin,tidak sudi saya menikah dengan orang sombong seperti bapak udah tua lagi"


"hahaha....sombong kamu bilang"


"iya apa lagi"


"baik lah saya akui,


bi asih......("teriak ren pada artnya")"


"iya tuan ada yang bisa saya bantu?"


"bawa gadis kecil ini kekamar lantai dua dan jangan biarkan dia melarikan diri dari rumah ini,jika dia masih nekat pergi dari rumah,bibi segera hubungi saya biar saya melaporkan dia kekantor polisi karena dia telah menipu saya"


"siap tuan muda"

__ADS_1


"bagus,bawa dia"


"iya tuan"


"sesampainya dilantai dua,kamar yang akan ditempati dirinya segera lita masuk dan menangis diatas kasur dan menyelimuti seluruh tubuhnya"


"bi aku tidak ingin menikah dengan dia bi,bisa kah bibi membantuku sekali saja?"


"bibi tidak mungkin melakukan itu non,lagian tuan muda itu sangat baik terhadap saya dan baik dengan siapa pun"


"bibi sudah lama yah berkerja disini?"


"sangat lama sekali semenjak tuan muda ren berusia 1 tahun non,jangan menyesal akan menikah dengannya. dia orang baik dan tidak semua perempuam bisa mendapatkan posisi non sekarang ini"


"maksud bibi?"(tanya lita pelan dan penasaran dengan jawaban bi asih")"


"tuan ren itu anak yang sudah lama kehilangan kasih sayang orang tuanya,dia dibesarkan oleh adik dari ayahnya sejak tuan ren berusia 20 tahun.tapi sungguh malang nasibnya sejak itu tuan ren ditinggalkan orang kesayangannya lagi yaitu adik ayahnya yang sudah merawatnya sejak kecil,tantenya tuan ren meninggal karena sakit jantung non,mulai saat itu tuan ren jadi sangat sensitif,suka marah"bah kan dia sering keluyuran hampir setiap malam dan saya mohon sekali sama non tolong menikah lah dengan tuan ren,dia butuh orang untuk bersandar dan menceritakan kisah hidupnya dan buat dia merubah sifat buruknya dan pergaulanya non kasihan tuan ren sudah sangat menderita sekali,non lita orang yang tepat menjadi sandaran untuknya dan menjadi pendamping yang setia untuknya."


"tapi aku belum bisa menjadi seorang istri buat pak ren bi,aku terlalu muda untuk mengurus dirinya dan aku takut untuk menikah dengan pira yang tidak aku cintai apa lagi nanti akan disentuhnya"


"non ini cuma muda diusia tapi sudah dewasa dipemikiran non,non sangat baik dan berbeda dari wanita yang pernah tuan ren bawa kerumah ini"


"iya non,bah kan menginap sekali pun ada,tapi saya lihat tuan ren tidak begitu menyukai wanita itu,bah kan wanita itu sampai tidur dikamarnya tuan ren tampa sepengatahuannya.dan saya lihat tuan ren langsung pergi membawa kunci mobil dari atas meja dan segera pergi dari rumah untuk tidur diapatermen miliknya tuan ren"


"owh"


"non harus menikah dengan tuan ren yah,cuma non yang bisa merubah buruknya tuan ren yang selama ini tubuh didalam dirinya.non gadis yang sangat baik dan lembut hatinya,ya sudah sekarang non mandi dan biar nanti menemani pak ren makan malam dibawah"


"baik bi aku akan segera turun selesai mandi nantinya"


"kalau begitu bibi keluar yah non"


"iya bibi"


*******


"Ren yang semakin kesal karena belum juga melihat Lita turun dari lantai dua sana,untuk menemaninya makan malam"


"kenapa gadis kecil itu lama sekali mandinya,sudah jam 08:27 belum juga kelar"


"sabar tuan ren nama juga perempuan,yah pasti mempercantik diri dulu dikamarnya"

__ADS_1


"keterlaluan"


"kenapa sih marah"pak ren,udah tua makin tua entar"(ledek lita")"


"enak saja bilang saya tua,saya ini terkenal tampan dan awet muda yah gadis kecil.jangan sok tau jika saya akan tua karena saya marah"


"owh yah,tapi menurut saya bapak ini semakin rua dan gendut"


"jangan asal bicara kamu,jika saya gendut dan keliatan tua sudah pasti wanita"diluar sana tidak akan tergila"kepada saya"(Ren yang semakin kesal dengan ucapan lita")"


"owh yah,tapi kalau menurut saya mereka bukan mengejar bapak tapi mengejar uang bapak"


"yah saya tau karena saya mempunyai uang yang tiada habisanya dan sampai tujuh keturunan pun tidak akan habis,tentu saja mereka menyukai saya dan saya harap kamu tidak seperti wanita"diluar sana"


"perasaan yang mengejar saya adalah bapak dan memaksa saya harus menikah juga bapak kan buka saya? lagian saya sangat bersukur jika bapak membatalkan pernikahan saya dengan bapak"


"menghayal lah terlalu tinggi gadis kecil karena saya sangat tidak keberatan,saya Renwijaya tidak akan membatalkan pernikahan ini,karena kamu harus tanggung jawab dengan semua ini"


"emm....ngotot bangat mau menikah dengan saya?apa jangan"wanita diluar sana sudah tidak menyukai bapak?"


"ini mulut"(Ren yang merasa gemas dan kesal langsung mencubit bibir lita)"


"bapak sakit tau,kesempatan dalam kesempitan yah main cubit"aja"(lita memayumkan bibirnya)"


"siapa suruh pidato terus,sudah lah ayo makan saya banyak perkerjaan kantor menunggu jadi jagan membuat saya pusing"


"kerjaan kantor apa kerjaan keluyuran malam?"(lita meledek ren")"


"tau darimana kamu semua itu?"


"tidak penting aku tau dari mana,yang jelas bapak renwijaya itu suka keluyuran malam padahal siang dia harus kerja"


"bukan urusan kamu kan"


"siapa bilang,jika aku nanti sudah menjadi istri bapak


saya berhak ikut campur urusan bapak kecuali urusan kantor bapak"


"terserah......"


SELANJUTNYA..........."

__ADS_1


__ADS_2