Pertemanan Dalam Cinta

Pertemanan Dalam Cinta
BAB 31 : SASA PINGSAN


__ADS_3

"sa saasaa"kata teriak aldy yg mengangkat tubuh sasa di bahu kaki nya


"saaa sasa..jgn gini dong sa...lo itu buat gw khawatirr saaa"kata rusuh aldy yg menepuk pipi nya sasa


aldy pun menggendong sasa dan membawanya ke rumah sakit..dia berlari sambil menggendong sasa..dia seperti tidk menghiraukan lelah nya..


...****************...


...****************...


sampai dirumah sakit..


"sus suster ..tolong teman saya sus"kata aldy yg menyerah kan sasa kepada suster yg membawa sasa keruang UGD


"anda bisa hubungi orang tua nya.."kata dokter muda itu yg menyerahkan handphone sasa..untuk menelpon orang tua sasa


"iya dok"kata aldy yg mengambil handphone sasa


"halo halo tante"


"lho aldy..bukannya ini nomor sasa dy..sasa mana?"


"eh tante sasa dirumah sakit..sekarang dia sedang ditangani dokter


"apa sasa masuk rumah sakit..baik tante akan kesana..makasih info nya aldy"


"iya tante"


*tutututuuttt*


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


tak lama kemudian bunda sasa dan ayah sasa tiba..


"aldy dimana sasa"kata tante vivi bunda nya sasa yg bertanya kepada aldy


saat aldy ingin mengatakan ternyata ada seorang dokter yg menangani sasa keluar dari ruang UGD


"gimana anak saya dok"tanya ayah sasa kepada dokter yg barusan keluar dari ruangan UGD


"alhamduliilah pasien atas nama sasa baik baik saja..untung dia cepat dibawa kesini..kalau tidk dia bisa terkena amnesia karena benturan dikepala nya"jelas dokter yg membuat aldy merasa khawatir dan bersalah kepada tante vivi dan om ridhai


"aldy bisa kmu jelaskan sama saya"kata om ridhai yg penasaran apa yg sebenarnya terjadi dengan sasa


aldy mulai menceritakan kejadian dari awal sampai akhir..tidk ada yg tersisa.di menceritakann kepada tante vivi dan om ridhai secara detail..


"ya ampun sasa kenapa kmu jadi seperti ini nak"kata tante vivi yg menetes kan air mata nya..dengan perlahan


"iya om.."kata singkat aldy


"kita laporin saja dia kekantor polisi..dia hampir merenggut nyawa anak saya"kata tegas om ridhai yg sangat marah dengan kelakuan adrian yg begitu menjijikan


"iya om saya setuju"kata aldy dengan wajah yg sangat marah mengingat kelakuan adrian saat dikelas tadi


"kamu bisa membantu saya dy?tanya om ridhai yg meminta bantuan kepada aldy


"bisa om..tpi kita ke kantor polisi dlu"pendapat aldy yg membuat om ridhai hanya menganggukan kepala


"ayo kita pergi"kata om ridhai yg mengajak aldy segera menjerat hukun kepada adrian..


aldy yg hanya mengikuti om ridhai..tpi dia berpesan sebentar kepada tante vivi

__ADS_1


"tante saya pergi ikut om ridhai tolong jaga sasa tante"kata aldy dengan mata yg berkaca kaca kepada tante vivi


"iya dy..hati hati dijalan"kata tante vivi dan aldy yg hanya tersenyum manis kepada tante vivi dan pergi mengikuti om ridhai..


tante vivi yg hanya mengirim kan pesan kepada tante lika mamanya aldy dengan segera tante lika dan om nathan beranjak ke rumah sakit ..


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"permisi bu..pasien sasa sudh sadarkan diri"kata dokter yg keluar dari ruang UGD dengan segera memberitahukan kepada tante vivi


"baik dok"..tante vivi yg langsung masuk dan menghampiri sasa


...****************...


...****************...


...****************...


...****************...


SASA SADAR


"aku dimana?kenapa kepala ku sakit?"gumam ku yg bingung setelah menatap satu infus melengket ditangan ku..apa aku dirumah sakit?


"sasa ya ampun nak..kasian banget kamuu syg"kata bunda yg mencium dahi ku


"aku pasti sakit karena dipukul ka adrian kan bun"kata ku yg menetap wajah bunda yg mulai sembab


"iya sayg kami tenang saja aldy dan ayah mengurus hukum adrian"kata bunda yg mengelus elus rambut ku

__ADS_1


aku yg hanya meanggukan kepala karena merasa tenang ka adrian tidk akan mengangguku lagi


__ADS_2