
CHAPTER 19
Mereka semua pergi dan menyisakan ayuna dan ibu di meja makan
"hu hu hu...hiks mmm hiks hiks"
terdengar suara tangisan disuatu tempat yaitu kamar ayuna
"sayang kau kenapa? hmm kenapa kau sedih?" ucap ibu yang sedang membujuk ayuna
"ibu ini tidak adil ibu...hiks hiks
"apa nya yang tidak adil ayuna sayang?"
"ibu ibu lihat dia, dia mendapat perhatian dari kak ace, kak aiden dan kak sien ibu ibu tahu kan kalau aku tidak pernah mendapat perlakuan seperti itu dari mereka, para kakak selalu memperlakukan ku dengan dingin dan tidak pernah peduli padaku.
dan sekarang sikap mereka bahkan lebih dingin dari pada sebelumnya setelah Sierra datang ke keluarga kita hu hu hu"
"tenang lah nak itu adalah hal yang wajar kan bagi mereka, dan lagi ibu kan selalu hanya sayang pada anak ibu yang satu ini tidak ada yang lain
kasih sayang ibu hanya untuk ayuna seorang loh
"iya ibu aku tahu kok ibu adalah orang yang paling sayang pada ku terima kasih ibu, apa ibu ingin pergi berbelanja bersama ku?
"apa kau tidak akan pergi kuliah hari ini?
"nggak apa apa kok ibu, aku sudah izin cuti 1 hari untuk hari ini
"baiklah ayo pergi bersama dengan ibu ber belanja bersama
kampus
__ADS_1
"Sierra kau adalah salah satu murid yang pintar tapi kau juga harus mengikuti setidaknya nya satu kegiatan yang di adakan oleh kampus ini" ucap Prof Jiang di ruangan nya bersama Sierra
"mmm... aku akan berusaha, tapi apa itu harus dilakukan oleh ku?
"tidak harus tapi jika bisa, ikuti salah satu kegiatan kampus walau hanya sekali saja, kau ini masih memiliki perjalanan yang panjang di kampus ini dan kau akan tahu betapa pentingnya ikut kegiatan itu
"jika tidak harus, maka aku tidak akan melakukan nya dan ya ku pikir dengan nilai saja sudah cukup untuk ku, aku tidak terlalu peduli dengan yang lain
"hah terserah saja, tapi jangan bilang kalau aku tidak mengatakannya pada mu yah nanti hng"
"phu ha ha ha.... apa kami se akrab itu sampai dia menunjukkan wajah yang cemberut sperti itu padaku? ha ha ha dia terlihat seperti se ekor kucing yang malang ha ha ha" ucap Sierra dalam pikirannya sambil menyembunyikan senyum kecil yang dia buat
"apa? apa kau tidak punya mata kuliah hari ini? kenapa kau tidak pergi ke kelas mu sekarang
"ya ya aku tahu itu... baiklah kalau begitu aku akan pergi sekarang
Sierra pergi ke kelas dengan meninggalkan Prof Jiang di sana sendirian
"Sierra apa kau mau makan bersama ku kali ini?" ucap sien yang datang menjemput Sierra di kelasnya
"tidak aku tidak lapar jadi pergi makan sendiri saja aku akan tidak ikut
"ayolah kita kan jarang makan bersama saat dikampus, setidaknya sesekali kita bisa makan bersama kan? ku mohon" katanya sambil membujuk Sierra
"apa aku harus pergi sekarang?
"ya kalau tidak sekarang jam istirahat nya akan habis jadi kita harus pergi sekarang okey?
"iya iya aku ikut "
ketika Sierra berdiri seseorang menggenggam tangan Sierra dan berkata
__ADS_1
"hey Sierra apa kau sudah melupakan temanmu ini ha?" ucap ning ke yang ada di samping Sierra
"ah iya aku ingat kau, kau adalah teman adikku kan?
"iya aku temannya
"jika kau mau ikut saja bersama kami untuk makan
"apa aku boleh ikut dengan mu Sierra?
"terserah jika kau ingin ikut, ikut saja aku tidak akan keberatan jika kau ikut dengan kami
"baiklah ayo pergi" ucap sien
kantin kampus
"apa kau sakit akhir akhir ini?" tanya Ning ke pada Sierra
"tidak aku baik baik saja, memang nya kenapa?"
"lalu kenapa kau mengambil cuti selama satu minggu, kemarin?
"itu karna aku sedang ada sedikit urusan di luar jadi aku mengambil cuti selama satu minggu
"oh begitu rupanya, dan ya maafkan aku karna tidak sopan dengan belum memperkenalkan namaku secara langsung padamu. nama ku Ning ke dan aku adalah teman Sierra
"ya tidak apa apa, nama ku sien dan aku adalah kakak ke-3 dari Sierra. kalau begitu salam kenal yah
"yah kau juga salam kenal
mall
__ADS_1