
Setelah mengalahkan pemimpin jahat, tim Shin Ryuu dan aliansi mengambil napas lega. Namun, ketika mereka beristirahat di markas Guild of Guardians, mereka menerima kabar tentang serangan mendadak dari pasukan kegelapan yang baru muncul.
Shin Ryuu dan timnya segera bergerak menuju medan pertempuran. Namun, di tengah perjalanan, mereka bertemu dengan seorang pria aneh yang berjalan dengan penuh gaya di tengah kekacauan.
Pria itu mengenakan jubah cerah dan topi bertingkat yang aneh. "Hai, hai! Apa kabar kalian? Apakah kalian merasakan kehebohan di udara?"
Tim Shin Ryuu saling pandang, bingung dengan kedatangan pria yang aneh ini. "Siapa kau?" tanya Shin Ryuu dengan skeptis.
Pria itu menjawab dengan ramah, "Oh, maafkan aku. Aku adalah Zephyrus, penyihir gila yang terobsesi dengan ramuan aneh. Aku memiliki sedikit informasi yang mungkin akan berguna bagi kalian dalam pertempuran ini."
Rhea melihat pria aneh itu dengan curiga. "Bagaimana kita tahu bahwa kita bisa mempercayaimu? Kamu mungkin juga merupakan mata-mata dari pasukan kegelapan."
Zephyrus mengangkat tangannya, mencoba membujuk tim Shin Ryuu. "Saya memahami keraguanmu, tetapi aku bersumpah bahwa aku adalah musuh dari pasukan kegelapan. Aku bisa membantu kalian dalam pertempuran ini dengan ramuan-ramuanku yang luar biasa!"
Shin Ryuu melihat ke dalam mata Zephyrus dan merasakan kejujuran di dalamnya. "Baiklah, mari kita beri kesempatan padanya. Jika dia berbohong, kita akan menghadapinya dengan kekuatan kita sendiri."
Dengan demikian, Zephyrus bergabung dengan tim Shin Ryuu dan aliansi dalam pertempuran melawan pasukan kegelapan yang baru muncul. Dia menyiapkan ramuan-ramuan ajaibnya, memberikan kekuatan tambahan dan perlindungan kepada rekan-rekannya.
Selama pertempuran, Zephyrus tidak hanya menunjukkan keahliannya dalam membuat ramuan, tetapi juga menunjukkan sisi komedi yang menyenangkan. Dia melakukan trik sulap yang lucu, mengejutkan pasukan musuh dengan ledakan bunga-bunga berwarna-warni, dan mengeluarkan lelucon- lelucon yang membuat semua orang tersenyum.
Namun, di balik komedinya, Zephyrus adalah seorang penyihir yang hebat. Dia menggunakan keahliannya untuk mengendalikan elemen alam, menciptakan badai petir yang menghancurkan pasukan musuh. Dia juga menggunakan ramuannya untuk menyembuhkan luka-luka teman-temannya dan memberikan dorongan energi yang dibutuhkan dalam pertempuran.
__ADS_1
Dialog di antara tim Shin Ryuu dan Zephyrus menjadi lebih intens, mencerminkan emosi yang mereka rasakan dalam pertempuran. Mereka berbicara dengan keberanian, keyakinan, dan juga humor yang terpancar dari Zephyrus.
"Sekarang, kita harus menggempur mereka dengan serangan gabungan! Persiapkan dirimu, teman-teman!" seru Shin Ryuu dengan semangat.
"Tentu saja, tapi aku berharap kalian bisa mengikuti perubahan rencana tanpa terlalu banyak kebingungan!" Zephyrus menjawab dengan nada yang kocak.
Pertempuran berlangsung sengit, tetapi dengan bantuan Zephyrus, tim Shin Ryuu dan aliansi berhasil mengalahkan pasukan kegelapan yang baru muncul. Kemenangan ini memperkuat kepercayaan mereka pada Zephyrus dan membuktikan bahwa ia adalah sekutu yang berharga.
Setelah pertempuran, tim Shin Ryuu dan aliansi berterima kasih pada Zephyrus atas bantuan dan humor yang telah ia bawa. Zephyrus mengangkat topi tingginya dan tersenyum dengan bangga. "Selalu senang bisa membantu pahlawan sejati! Jika kalian membutuhkan ramuan ajaib atau hiburan lagi, jangan ragu untuk mencari saya!"
Tim Shin Ryuu mengucapkan selamat tinggal pada Zephyrus yang unik, tetapi mereka tahu bahwa persahabatan dan kerja sama mereka tidak akan terlupakan.
MARKAS GUILD OF GUARDIANS
Setelah kemenangan mereka melawan pasukan kegelapan, tim Shin Ryuu dan aliansi merayakan kemenangan mereka di markas Guild of Guardians. Namun, ketika mereka bersantai, sebuah peristiwa tak terduga terjadi. Di dalam lemari rahasia yang tersembunyi di sudut markas, mereka menemukan sebuah buku kuno yang tertutup rapat.
Ketika mereka membuka buku itu, mereka menemukan bahwa itu adalah "Tome of Forbidden Knowledge" atau Kitab Pengetahuan Terlarang. Buku ini berisi pengetahuan dan kekuatan yang luar biasa, tetapi juga dihuni oleh kegelapan dan risiko besar.
Shin Ryuu menatap buku itu dengan hati-hati. "Ini adalah kitab yang sangat berbahaya. Kekuatan yang terkandung di dalamnya dapat menghancurkan kita jika kita tidak berhati-hati."
Maha Pendeta Zephyr mengangguk setuju. "Kami harus berpikir dengan matang sebelum menggunakan pengetahuan dan kekuatan yang terkandung di dalamnya. Kami harus menimbang risiko dan manfaatnya."
__ADS_1
Namun, Rhea merasa tertarik dengan potensi yang terkandung di dalam buku itu. "Mungkin kita bisa menggunakan kekuatan ini untuk melindungi dunia Isekai. Tetapi kita harus waspada dan berhati-hati agar tidak jatuh ke dalam kegelapan yang sama dengan apa yang kita lawan."
Tim Shin Ryuu dan aliansi setuju untuk mempelajari buku itu dengan hati-hati dan kebijaksanaan. Mereka membentuk sebuah ruang khusus di markas untuk mempelajari isi buku itu secara kolektif.
Selama proses belajar, mereka menemukan bahwa buku itu berisi kekuatan-kekuatan baru yang luar biasa, termasuk Skill Ultimate yang belum pernah mereka lihat sebelumnya. Namun, mereka juga mengetahui bahwa penggunaan kekuatan ini membutuhkan keseimbangan dan pemahaman yang mendalam tentang kebaikan dan kejahatan.
Selama minggu-minggu berikutnya, tim Shin Ryuu dan aliansi menyelami pengetahuan dalam buku itu dengan hati-hati. Mereka belajar cara mengendalikan kekuatan baru dan memahami risiko yang terlibat.
Namun, ketika mereka mulai menggunakan kekuatan-kekuatan baru tersebut, mereka merasakan perubahan dalam diri mereka. Kekuatan tersebut memberikan dorongan yang kuat, tetapi juga menguji niat dan keinginan mereka.
Di tengah penggunaan kekuatan baru ini, Artanis mulai tergoda oleh kekuatan gelap yang terkandung dalam buku itu. Dia mulai menggunakan kekuatan dengan cara yang tidak bermoral dan merasakan hasrat yang membutakan.
Shin Ryuu melihat perubahan dalam Artanis dan menyadari bahwa buku itu sedang menguji mereka. Dia memutuskan untuk menghadapi Artanis secara langsung.
"Dengarkan aku, Artanis! Kekuatan ini bisa menjadi pedang bermata dua. Kita harus tetap berpegang pada prinsip-prinsip kita dan tidak membiarkan kegelapan mempengaruhi kita. Kita tidak boleh menyerah pada godaan yang ditawarkan oleh buku ini."
Artanis merenungkan perkataan Shin Ryuu dan menyadari kesalahannya. Dia berjanji untuk mengendalikan dirinya dan kembali ke jalan yang benar.
Tim Shin Ryuu dan aliansi belajar dari pengalaman ini bahwa kekuatan yang besar juga membawa tanggung jawab yang besar. Mereka menyadari bahwa kekuatan tidak boleh digunakan dengan sembarangan, tetapi harus digunakan untuk kebaikan dan perlindungan dunia.
Dalam prosesnya, mereka juga menemukan bahwa persahabatan dan saling mengingatkan adalah kunci untuk menjaga keseimbangan dan mengatasi godaan kegelapan. Mereka berjanji untuk tetap saling mendukung dan mengawasi satu sama lain dalam penggunaan kekuatan baru ini.
__ADS_1