Polisi Brondong Milik Tante

Polisi Brondong Milik Tante
part 3


__ADS_3

kiara berusaha mencerna apa yang di maksud dengan menemani malam nya


" tunggu ... Jangan jangan si brengsek ini ingin tidur denganku .. Atau hanya menemani minum saja .. ? Hey ayolah kia jangan bodoh pasti maksudnya si brengsek ini ons kan ? Aku harus cepat kabur dari tempat terkutuk ini " guman kiara


" tuan maksud anda apa ya menemani semalam? " ucap kiara pura pura bodoh


"hahahha kau benar benar wanita menarik baby, aku menginginkanmu menjadi milikku " bisik angga ..kiara tampak ketakutan dan gemetar mendengar ucapan angga


Itu membuat angga semakin gemas dengan kiara angga menyadari saat tadi razia kiara seperti sangat ketakutan dan gemetaran berbeda dengan wanita yang duduk di samping nya yang terlihat sudah terbiasa dan tenang


Itulah yang mambuat angga yakin kalo kiara sebenarnya bukan wanita malam


Angga manatap kiara dan semakin mendekatkan wajah ke dekat kiara angga menatap manik hitam itu tampa berkedip manik mata itu mambu membuat nya terhipnotis dan memicu jantung nya bekerja 5 kali lipat dari biasanya


Degg deggg deggg deggg


Suara detak jantung angga terasa semakin kencang saat semakin lama menatap wajah mata dan wajah kiara


Kiara yang sadar akhir nya menjauhkan wajah nya kemudian iya mempunyai ide briliant di otaknya


"Hhmm baiklah tuan kali begitu mari kita pesen kamar di lantai atas club ini tapi ijinkan saya yang memesan kamarnya tuan " ucap kiara


Angga kaget karena memang awalnya angga hanya ingin mengerjai kiara tapi ternyata wanita ini tidak seperti dugaan nya ternyata wanita ini sama saja seperti wanita penggoda lainnya kemudian angga mengangguk pasrah mengiyakan nya


Sementara kiara dengan cepat melangkahkan kakinya dan memesan salah satu kamar hotel kemudian kiara menyuruh pelayan hotel menyerahkan kunci kamar ke angga


Kiara pun memanggil salah satu wanita cantik bayaran untuk menemani angga malam ini dan mengelabui angga dengan senyum smirk nya dia melangkahkan kaki keluar dari dalam club


Tapi langkah nya terhenti saat tangan nya ditarik oleh pria yang di cium nya di club


pria itu menarik tangan kiara dan memasukkan nya kedalam mobilnya


Sampai didalam mobil nya pria itu langsung mencium kiara dengan marah dan kasar menggigit bibir kiara agar bibir kiara membuka mulutnya setelah kiara membuka mulutnya kemudian dia mengeksplor mulut kiara dia memainkan lidah nya dengan lidah kiara kiara membalas lilitan lidah pria tersebut kemudian kedua nafas mereka tersengal


Hossh hossh hosssh


Kemudian rayyan menatap wajah kiara dengan dalam begitu pun dengan kiara yang menatap wajah nya dengan intens kemudian rayyan melahap kembali bibir kiara dengan lebih lembuh dan penuh perasaan kiara melingkarkan tangan nya di pundak rayyan kemudian mereka berciuman dengan mesra


Kini ciuman itu semakin panas dan bergairah tangan rayyan mulai meremas dua gundukan milik kiara meremas nya dengan pelan kemudian bibirnya beralih keleher dan tulang selangka kiara sambil menggigit dan memberikan tanda di sana kemudian semakin turun ke bawah dan dengan cepat rayyan melepaskan pengait bra milik kiara kemudian rayyan melahap dua gundukan sesekali menghisap nya dan tangan satunya memegangi gundukan satunya

__ADS_1


Kiara mengerang dan tampa sadar mengeluarkan ******* nya


Ahh emmmppp shhhhh


******* kiara membuat rayyan semakin menggila sehingga semakin lahap menghisap gundukan kiara saat tangan rayyan ingin memegang inti dari kiara


Tiba tiba terdengar suara ketukan kaca mobilnya


Tokk tokk tokk


Dengan cepat kedua manusia itu tersadar kemudian kiara dengan cepat mengaitkan bra nya dan membereskan kembali pakaiannya


"Shiitttt siapa yang sudah berani mengetok kaca mobil "ucap rayyan


Rayyan mambuka kaca mobilnya kemudian anak buah rayyan lah yang mengetok kaca jendala memberikan laporan bahwa komandan nya segera di tunggu di polres


"baiklah saya akan segera kesana "ucap rayyan dengan perasaan yang sangat kesal karena bagaimana tidak rayyan yang sudah sangat on harus terganggu oleh ulah bawahan nya


" kamu ikut saya dulu kepolres sebentar" ucap rayyan tapi sebelum pergi rayyan mengambil tas kiara kemudian mengambil hp kiara dan langsung menekan ibu jari kiara di hp nya


Kiara yang masih gugup hanya bisa pasrah


kiara yang takut akan di tangkap dikantor polisi berusaha membujuk rayyan


"pak tolong masalah ini bisa di bicarakan secara kekeluargaan ,tolong jangan bawa saya kekantor polisi pak" ucap kiara


ranyyan diam dan hanya menaikkan alisnya bingung dengan ucapan wanita yang disamping nya


kiara yang melihat respon rayyan hanya diam saja kemudian dia kembali membuka tas nya mengeluarkan lembar uang


"pak kita bisa membicarakan nya dengan damai" sambil melihatkan uang kepada rayyan " ini uang damai nya pak jadi bisa tidak bapak jangan bawa saya ke polres "ucap kiara


"oh jadi wanita ini mengira aku akan menangkapnya " gumam rayyan


Kiara yang kesal di cueki kemudian memilih diam


"kurang ajar tuh polisi mesum udah nyium aku udah pegang udah melahap tapi malah aku di bawa kekantor polisi ,lagian kenapa coba tadi terbawa suana dasarr kiara gilaaaaaaaaa" guman kiara dengan kesal sendiri


sebelum sampai polres rayyan membelokkan ke perumahan dekat polres kemudian menyuruh kiara masuk di dalam

__ADS_1


Rayyan membuka pintu rumah itu kemudian menyuruh kiara masuk dan menunggunya


"aku akan kepolres dulu membuat laporan kau tunggu disini sebentar "ucap rayyan


" tunggu pak lebih baik saya pulang saja pak " ucap kiara


"dengar saya bukan bapak kamu, jangan panggil saya bapak "ucap rayyan


"Terus saya panggil apa donk situ kan polisi ya saya panggil pak polisi lah " protes kiara


"Panggil saya rayyan saja , hmm atau kau boleh memanggilku sayang " ucap nya sambil tersenyum smirk


Sambil melangkah keluar rayyan mengunci pintu rumahnya dari luar agar wanita nya tidak bisa kabur


Sesampainya dipolres rayyan membuat laporan nya dengan cepat agar dia bisa kembali kerumahnya dan menemui wanita nya itu


"haii serius amat sih bro " sapa rehan sahabat dan sekaligus bawahan nya itu


" Hmmm aku udah ngantuk mau tidur" sambil membereskan laporan dan mematikan laptopnya rayyan bersiap untuk pulang ke rumahnya


"ray aku nginep di rumah mu ya "ucap rehan


" ngakkkk " ucap rayyan tampak berpikir alasan apa yang digunakan kepada sahabatnya " ada abang gibran sama mba gina lagi nginep dirumah" ucap rayyan


"Wah bang gibran lagi dijakarta ?datang kapan rey? Bagus lah sekalian aku mah ketemu bang gibran udah lama juga gak ketemu abang " ucap rehan


" ini udah malam besok siang aja kamu kerumah nya " rayyan.


" ayolah aku juga tau rey toh aku juga gak bakal ketuk kamar bang gibran sekarang ,aku kan langsung tidur sama kamu rey" rehan.


"pokoknya gak bisa aku lagi mood tidur berdua sama kamu " ucap rayyan sambil melangkah pergi


"baiklah " ucap rehan lesu "rey kamu lagi gak nyembunyiin wanita kan dirumah " selidik rehan


"ngomong apa sih kamu ngaco "ucap rayyan


" hahhahaha iya juga sih bisa bisa dunia terbalik kalo kamu nyembunyiin gadis di rumah " ledek rehan


"hmm kurang ajar kau rehan .. Kau tidak tau sekarang ada wanita dirumah ku " guman rayyan

__ADS_1


__ADS_2