PRAJURIT PEMBURU

PRAJURIT PEMBURU
61. Patriak Mo turun Tangan


__ADS_3


Patriak Mo turun Tangan



" Tubuhmu di Lindungi Oleh Aura? Aku tak tahu kau punya tehnik ini, namun hanya itu saja, berarti kau Sudah mati!" Ucap Mo Dar


Dengan cepat Mo Dar memulai serangan Baru, Ia Melompat ke udara dan melempar Kipasnya di hadapannya, dan ia menyalurkan Aurnya ke kipas tersebut dan kemudian Kipas tersebut membesar dan Setelah itu ada total 2 pisau yang terbentuk dari kipas itu, Lalu kemudian Mo Dar mengarahkan Pisau itu ke arah Xuan Long dengan cepat menukik


" Hahhaha matilah di bawah senjata yang aku siapkan untuk melawan orang di babak final, namun aku mengeluarkan nya sekarang karena kau cukup berkemampuan! berbahagialah di sana!" Ucap Senang Mo dar


" Senjata Tingkat Bumi?" Ucap Semua orang Kaget melihat hal tersebut


Xuan Long belum mengeluarkan Senjatanya Karena ia tak punya senjata Tingkat di bawah Surgawi, Jadi ia Menyembunyikan dari pada membuat semua orang penasaran dan Gundah gulana, Ia hanya memasangkan Badannya saja dan menahan serangan Senjata Tingkat Bumi tersebut " Apakah Hanya segini Senjata Tingkat Bumi rendah?" Ucap Xuan Long yang masih berdiri menerima serangan yang bahkan tak merobek sehelai Rambut dan pakaian nya pun


" Apa?" Ucap kaget semua Orang bahkan Para Tetua Sekte yang hadir sangat terkejut melihat itu dan semakin Menarik untuk di perhatikan bahkan lebih menarik daripada melihat Sang Jenius yang di gadang gadang Akan menjadi Ahli wilayah Utara


" Tidak....Tidak Mungkin Bukan.... ini .... ini pasti Mimpi!" Ucap Mo Dar Penuh dengan kekhawatiran melihat Hal Itu


" Bajingan jangan Senang dulu karena menahan Serangan itu!" Jelas Mo Dar lagi Lalu ia menyerang Lagi dan Lagi dan di tahan lagi lagi


" Apakah sudah Lelah? Baiklah sekarang giliranku?" Ucap Xuan Long Lalu ia dengan cepat Ia menangkap Leher Mo Dar dan Saat itu Juga semua orang tambah terkejut melihat dan menyaksikan hal tersebut


" Bocah Lepaskan Tuan keluarga Ku, Kalau kau berani membunuh nya kau akan menjadi Musuh seluruh keluarga Mo, dan kau tak akan memiliki pijakan lagi di Kota Ini, Cepat lepasakan dia bajingan!" Ucap teriak salah satu tetua Keluarga Mo


" Bocah dengarkan.... Ukhuk dengar itu bajingan, lepas.... Lepaskan Aku Bajingan!" Ucap Mo Dar dengan Leher tercekik dan melayang di udara


" Oh, Apa yang baru saja Kau katakan? Aku kurang mengerti?" Ucap Jawab Xuan Long pada Mo Dar


" Nak Lepaskanlah dia Kalau kau meneruskannya Kau akan menjadi Musuh keluarga Mo salah satu keluarga berpengaruh di Kota Ini!" ucap Wasit


" Oh apakah Ini semua Sudah di atur, bukankah ini pertarungan Hidup dan Mati? Berarti Hanya ada satu Orang saja Yang Hidup Bukan, Berarti dia atau aku Yang mati bukan?" jawab Xuan Long kemudian setelah selesai berbicara Ia Menggunakan Tehniknya dan kemudian Kepala Mo Dar Pecah Seketika


Dan seketika itu Juga penghalang Arena Terbuka " Bocah Matilah!" Ucap Seseorang yang tiba tiba saja terbang dan Melayangkan Pukulan yang di tujukan pada Xuan Long ia adalah tingkat Bumi Tahap Ke 6, Dia adalah ayah dari Mo Dar dan Kepala Keluarga Mo

__ADS_1


Semua orang terkejut melihat itu, Namun Serangan itu di tahan Oleh Xuan Long Tanpa Luka yang berat Ia hanya sedikit Kesakitan Karena ia reflek Dengan Cepat mengaktifkan jurus " Tubuh Vajra Syura" yang melindungi nya walau ia sedikit Terlambat


" Apa? Dia masih Hidup menerima serangan Sekuat Itu?" Ucap Salah satu pemimpin Sekte Menengah Yang ada di tingkat Langit, dan semua orang yang me lihat itu sungguh sangat kaget, " Anak ini tak Henti hentinya membuat Orang lain takjub!" Ucap Pria Tua Pemabuk tersebut, "Mungkin Aku akan Melihat dulu sebelum aku bertindak dan kurasa salah satu dari mereka menginginkan Anak ini?" Ucap lanjut pria Tua itu kemudian ia minum kembali sambil sidengday kembali


" Bajingan, Kau sudah Membunuh Anaku, akan ku buat Kau menyusul Nya!" Ucap Pria bermarga Mo tersebut dan Dia melancarkan Serangannya kembali dan Seketika itu BOOMMM'


Serangan nya di tahan oleh Seseorang dan Patriak Mo itu Terpental hingga Mengeluarkan Seteguk Darah " Sia-lan, Siap kau ?" Ucap marah Patriak Mo sambil bangun dari kondisi tersungkur


" Oh Apakah Patriak Mo Akan melanggar Peraturan Hidup dan Mati?" Ucap Pria paruh baya yang menahan serangan tersebut


" Ti--tingkat langit?, Maaf....Maafkan saya tetua Sa-Saya terbutakan amarah dan Lupa....Lupa Aturan Hidup dan Mati!" Ucap jawab Patriak Mo sambil bersujud memohon Ampun


" Huhhh Apakah Kau berfikir Ini adalah rumah Mu, Kau minta maaflah padanya!" Ucap Pria Paruh baya tersebut


" Ya- Ya saya akan meminta maaf Padanya," ucap Patriak Mo lalu ia berlari Ke arah Xuan Long yang seperti Terluka parah padahal hanya Luka ringan saja


" Nak, Maafkan Aku , Aku terlalu marah Hingga Lupa peraturan hidup dan mati!" Ucap Patriak Mo lalu dia berbalik dan ingin pergi


" Oh kenapa kau Langsung pergi, Apakah aku sudah Memberikan Maaf Padamu'?" Ucap Xuan Long dengan nada yang sombong


" Nak, kau harus tahu batasan mu, Orang Tua Ini masih mengampuni mu dan meminta maaf pada mu, Jangan Terlalu Arogan jadi Orang karena Kebanyakan Genius Mati muda adalah karena sikap mereka yang keras kepala dan tak tahu seberapa Tinggi nya Langi?" Ucap Ceramah Patriak Mo


" Hukum Mati di tempat!" Ucap Pria Paruh baya tersebut


" Apa? , Tetua... Ma.maafkan aku tetua...aku hanya ...Nak Maafkan Pria Tua Ini, Pria Tua Ini sudah Tua Dan banyak lupa, Aku ingin Kau berbelas kasih padaku!" Ucap Patriak Mo, dan ia menggertak kan giginya Takut akan di Bunuh oleh Pria di depannya itu dan dihukum oleh Semua Orang atas tindak tanduknya


" Memaafkan? Bukan tidak Bisa Hanya saja Kau Harus Membeli Nyawamu Sendiri Kalau ingin selamat dan Kompensasi Padaku, Ukhuk ?" Ucap Xuan Long sambil berpura-pura batuk sakit karena Pukulan Patriak Mo tersebut


" Bajingan.... Tunggu saja Kau.!" batin Patriak mo


" Bocah ini menarik dan Pintar, ah Juga Kejam!" Ucap Batin Pria yang menolong nya


Lalu ia Mengeluarkan Sebuah Senjata Tingkat Raja tingkat Menengah berbentuk pedang Panjang Berwarna hitam dengan Polet Kemerah Merahan " Ini ambilah Ini sebagai alat untuk membeli Hidupku juga kompensasi untuk mu!" Ucap Xuan Long


Xuan Long tak bisa apa apa lagi, sebenarnya Ia sedang Membutuhkan Senjata tingkat bumi atau langit, karena di dalam cincin Penyimpanannya Hanya ada senjata di atas itu, dan ia belum siap Mengeluarkan nya " Baiklah Aku terima dengan Senang Hati!" Ucap Xuan Long mengambil Pedang itu dan melihat nya tanpa melirik pemilik nya

__ADS_1


Semua orang di sana Kagum pada Xuan Long, dan Mulai ada rasa Ingin menarik perhatian nya begitu juga dengan pria Pemabuk di Awan


Tingkat Kultivasi


>1-9 ( Awal, Menengah, Puncak )


>Bumi ( 1-9)


>Langit (1-9)


>Surgawi (1-9)


> Raja Bumi


> Raja Langit


> Raja Surgawi


Tingkat Senjata, Pil Formasi, Monster


> Tingkat 1-9


> Raja


> Kaisar


> Dewa


> Raja Bumi


> Raja Langit


> Raja Surgawi


tolong tetap dukung

__ADS_1


Pembaca Yang Budiman Mohon Like Komen dan Share jangan Lupa Vote nya Juga,


Bagi Yang mau berdonasi untuk para Fakir Miskin atau mau Berinfak Sedekah Silahkan Kirim Ke akun Dana, atau dana Di bawah Ini ( 083830891583 ) Semoga Hari kalian Penuh berkah dan sehat selalu!


__ADS_2