
Sandy masuk kedalam kamar syahila dengan membawa gaun pengantin serta MUA yang ia sewa ...
"ini mba tolong di rias ya pacar saya " ucap Sandy tersenyum
mendengar itu syahila langsung menampar Sandy ...
plak ...
"dasar kamu pria gila " ucap syahila yang ingin menampar Sandy kembali tapi di tepis oleh Sandy ...
"turuti kemauan ku atau aku akan menyakiti ayah mu ,aku bisa menyuruh orang Suruhan ku untuk membunuh ayah mu " bisik Sandy tersenyum sinis
syahila terpaksa menuruti kemauan Sandy ia tak ingin sang ayah menjadi korban nya ....
alsheen tolong aku , aku ingin di nikahi oleh Sandy ,aku tidak mau ,tolong aku alsheen " batin Syahila menangis
"mba ini bukan calon nya tuan alsheen Aloysius ya ??? tanya MUA tersebut
Syahila mengangguk dan ia menceritakan semua yang telah di lakukan Sandy kepada nya ...
"saya akan membantu mba untuk kabur ,mba sabar ya " ucap MUA tersebut
syahila tampak senang ,ia pun langsung memeluk nya tersebut dan mengucapkan terimakasih ....
"mba maaf apa kah mba membawa handphone ??
syahila merogoh kantong celana nya , ternyata hanpone nya masih di simpan ...
"ada mba tapi kayaknya lowbat " ucap syahila
"saya ada charger mba ,cepat mba colokan " balas MUA tersebut Seraya menyerahkan charger nya kepada syahila
syahila langsung me nge-charge hanpone nya dan menyalakan nya , terlihat dua puluh lima panggilan tak terjawab dari Alsheen dan dari Rafa serta El ....
__ADS_1
"mba tidak ada sinyal " ucap syahila
"ok mba tunggu sebentar ya ,saya keluar dulu ,saya akan beralasan menelfon teman saya yang ingin membawakan koper "
MUA tersebut pun keluar dengan wajah biasa saja agar Sandy tidak curiga ...
"tuan maaf saya ingin menelfon teman saya ,dua sedanf menuju kesini untuk membawakan koper make up nya "
"yasudah cepat " ucap Sandy
dengan cepat MUA tersebut mencari sinyal dan menelfon alsheen ...
di tempat lain ...
alsheen sedang berada di markas nya bersama dengan yang lain nya ...
tiba tiba alsheen mendapat telfon dari syahila ...
"pan syahila telfon aku " ucap Alsheen senang
alsheen pun mengangkat nya , ternyata itu bukanlah suara syahila ...
"halo sil "
"(******)
"apa '! oke kamu foto tempat nya dan kamu bawa syahila keluar kami tidak jauh dari sana" ucap Alsheen
"(*****)
alsheen menutup telfonnya dan memberi tahu kepada semua bodyguard nya untuk mengepung rumah Sandy ....
di dalam syahila sudah di rias dengan cantik ....
__ADS_1
"sayang kamu sudah siap ??? tanya Sandy tersenyum
"kelihatan mu "? tanya syahila ketus
"tuan saya ingin memotret nona syahila apakah boleh ??? tanya MUA
"boleh tapi dengan saya "
syahila yang melihat MUA tersebut kebingungan pun mencari alasan ...
"aku ingin pemotretan ku di lakukan sendiri ,aku ingin privasi " ucap syahila
"baiklah ,tapi ingat jika kau berani kabur dari ku ,aku pastikan " ucap Sandy yang langsung di potong oleh syahila
"bisa kah kau tidak mengancam ku ,aku ini akan menjadi istri mu , bersikaplah sedikit lembut " ucap syahila kesal
singkat cerita syahila pergi ke belakang taman bersama MUA tersebut ternyata di belakang sudah ada alsheen ...
"sayang '! teriak syahila yang langsung memeluk alsheen
alsheen menyambut nya dengan senang ...
"deka cepat '! ucap Nicko dan Rafa
secepat mungkin deka menyuruh orang kepercayaan nya untuk menangkap semua bodyguard Sandy
"diam kamu atau saya bunuh " ucap deka melayangkan pistol nya
mendengar suaranya ribut ribut di belakang , Sandy pun menghampiri nya denga. membawa pistol ...
"oh oh jadi kamu berani dengan ku Syahila " ucap Sandy tersenyum devil
"tutup mulut mu jangan kau berani mengancam calon istri ku , atau aku akan merobek mulut mu itu " ucap Alsheen marah
__ADS_1
dengan secepat kilat Sandy menembakan pistolnya kearah alsheen ,tapi beruntung alsheen langsung menarik syahila dan peluru meleset