Princess Connect

Princess Connect
Dua Puluh Dua


__ADS_3

What is more important is to remember love delegated someone and not remember name. -Leon Zugo-


Yang lebih penting adalah mengingat cinta yang dilimpahkan seseorang dan bukan mengingat namanya.


🍁🍁🍁


"Briana Rodriguez, sudah berapa lelaki yang sudah kau goda ???" umpat Maxim


" Bu, jangan bercanda seperti tadi " pinta Bram


" kenapa ?? aku hanya menggoda Clara " jelas Briana


" bos bisa salah paham" bujuk Bram


" aku lihat Clara menyukaimu, lalu aku tak tahan untuk tak menggodanya" jelas Briana


" benarkah ?" tanya Bram


" kau meragukan ku ?" goda Briana


Bram tersipu malu mendengar penuturan Briana .


" ku rasa otakku bermasalah semenjak Javier melamarku" Kata Briana tiba tiba


" apa itu benar ?" tanya Bram


Maxim yang dari tadi terhubung dengan telpon Bram terbatuk batuk saat minum.


" Sial****n " umpatnya


" apa anda menerimanya Bu?" tanya Bram


" menurutmu bagaimana ?" tanya Briana balik


" saya rasa tidak" jawab Bram


Briana lalu tertawa tak ada hentinya mendengar tebakan Bram hingga tak terasa sudah sampai dirumahnya.


" thanks Mr Bram " kata Briana lalu masuk kerumahnya.


" Untung saja Bu Briana tak menerimanya , Bisa menangis semalaman pak Maxim " pikir Bram


🍁🍁🍁


" Mommy .... mommy pulang... yeeeeyyy!" teriak Keana mendekati Briana



" hai Bos kecil, apa kau nakal selama mommy tak ada ?" selidik Briana sambil menggendong Keana


" aku selalu menuruti Oma " kata Keana


" apa kau merindukanku?" tanya Briana


" oh sure mom.." jawab Mulut manisnya


" we has to go home mom" ajaknya


" this my home " sahut Briana


" Mama papa temen Keana semua tinggal bersama" bujuk Keana

__ADS_1


" bagaimana aku menjelaskan pada leluhur kecil ini " batin Briana


"Mommy cant live together with you" jelas Briana


" why mommy why...?" tanyanya bertubi tubi


" karena Mommy belum menikah dengan daddymu " jelas Maria yang baru datang


" ayo menikahlah dengan Daddy , mom" pinta Keana


" Tante, bagaimana menjelaskan pada cucumu ini ?" tanya Briana


" Keana sayang, mommy baru saja tiba, apa kau tak kasihan padanya?" tanya Maria


" tentu saja Oma, Keana akan mengantar mommy istirahat" kata Keana merayu Omanya


" ayo... antarkan mommy ke kamar " bujuk Briana


" oke mommy" Keana lalu menarik tangan Briana ke kamar Briana


" kau arogan, seperti daddymu " kata Briana


" arogan itu apa mom?" tanya Keana penasaran


" Mommy lelah, ayo Baby" bujuk Briana


Briana lalu menghubungi Maxim.


" kalau hari ini kau tak jemput anakmu, tamatlah riwayatmu" tulis Briana


🌸🌸🌸


Maxim sedang dikantornya, setelah mengantar Clara pulang, dia memang langsung ke kantor.


Maxim membaca pesan Briana


" kalau hari ini kau tak jemput anakmu, tamatlah riwayatmu" tulis Briana


" kau kan ibunya " balas Maxim


" kau tak takut aku culik anakmu?" balas Briana


" kenapa? mana ada Ibu menculik anaknya" goda Maxim


"adik ipar, kau terlalu polos" balas Briana


" sialan dia selalu menganggap ku adik iparnya" umpat Maxim


Maxim tak membalas pesan Briana dia kesal dengan wanita itu.


Tapi meskipun begitu, dia juga senang Briana. tak menerima lamaran Javier


" Coz im the winner Bi" kata Maxim diikuti senyum liciknya.


🌼🌼


Menjelang sore Maxim kerumah keluarga Sandjaya.


" Mama aku datang menjemput Keana" sapa Maxim


" Dia diatas dengan Briana , aku akan memanggilnya untukmu" kata Maria

__ADS_1


Maria lalu ke kamar Briana memanggil Keana.


Dilihatnya gadis itu sedang tidur dipelukan anak tirinya.


Maria tak tega akan membangunkannya. Dia lalu turun ke bawah menemui Maxim.


" Keana masih tidur, apa kau akan memaksanya max ?" tanya Maria


" bagaiman menurut mama?" Maxim balik bertanya


" biarkan saja dia tinggal disini, kelihatanya dia merindukan Briana" jelas Maria


" baiklah besok pagi aku akan menjemputnya ma" kata Maxim pamit pergi.


Kali ini dia membiarkan putrinya menginap dirumah mertuanya.


" aku bisa bersenang senang " katanya dalam hati lalu mengemukakan mobilnya pulang.


🌸🌸


Malamnya Briana bangun tidur, karena dia sedikit kelelahan.


Dia melihat Keana masih terlelap tidur di kamarnya. Kemudian Briana turun kebawah.


" Tante, apa tak sebaiknya Tante antar Keana pulang?" tanya Briana


" tadi Daddynya kesini, dan karena Keana masih tidur dia mengijinkan Keana menginap disini" jelas Maria


" Maxim kira ini tempat penitipan anak !" umpat briana


" apa kau tak kasihan, dia merindukanmu Bi" bujuk Maria


" kenapa kalian semua menyusahkan aku " batin Briana.


Lalu Briana menghubungi Clara dan Mona. dia ingin mengajak mereka bertemu.


Tapi Clara sedang tak enak badan.


Akhirnya Mona lah yang menemani Briana


🌸🌸


Mona dan Briana telah sampai di Bar .


Briana ingin menceritakan masalah Javier pada Mona.


" kau tak menerima nya Bi ?" tanya Mona


" aku gak ingin bermasalah dengan keluarganya " jawab Briana


" atau kau sudah punya tambatan hati ?" sindir Mona


" mana mungkin, kau tahu sendiri aku kebanyakan bersama kalian" jawab Briana


" gosip itu?" tanya Mona lagi


" oh ayolah, itu waktu anak Maxim di rumah sakit" jelas Briana


" oh baguslah, aku tak setuju kau dengannya " kata Mona


" kau kira aku akan kembali dengan bekas orang banyak " sindir Briana

__ADS_1


🌼🌼🌼


__ADS_2