Psychopath Girl

Psychopath Girl
36


__ADS_3

zella berniat menyusul reihan.


" quen, sekalian kau bawa nasi goreng nya, dia tadikan belum makan , takut nya dia akan sakit" ucap rendra.


" iyaaa nak, tolong sekalian bawakan, dan bujuk anak kecil itu" ucap roy tertawa bersama rendra .


zella pun mengangguk dan mengambil sepiring nasi goreng yang di buat oleh reihan tadi. dia juga membawa segelas air.


" paman, ayah , aku ke kamar rei dulu" ucap zella.


" panggil saja aku ayah quen, lagi pun nanti kau akan menjadi anak ku juga saat sudah menikah dengan rei " ucap roy di angguki oleh rendra. zella tersipu malu mendengar ucapan roy, pipi nya merah saat mendengar akan menikah dengan reihan. dia mengangguk dan berjalan menuju kamar reihan.


" rei " panggil zella sambil membuka pintu kamar reihan. nampak di kasur tak ada siapa pun. lalu dia melihat ke arah balkon , pintu balkon terbuka , dia pun berfikir bahwa reihan pasti ada di sana.


zella menuju balkon sambil membawa nampan berisi nasi dan air.


" rei" panggil zella saat melihat reihan sedang duduk melamun di balkon tersebut.


reihan tak menoleh , dia tak bergeming sedikit pun.

__ADS_1


zella meletakkan nampan nya di meja kecil , lalu mendudukkan diri nya di kursi sebelah reihan.


" rei , apa kau marah" ucap zella.


reihan sama sekali tak menjawab.


" rei aku minta maaf, aku hanya bercanda" ucap zella lagi


" sudah lah, kau pergi saja dari kamar ku, kau tak berhak masuk kamar ku tanpa seizin ku" ucap reihan akhirnya membuka suara.


" aku berhak karna aku calon istri mu" ucap zella. reihan tersenyum simpul, dia sedikit bahagia saat mendengar pengakuan seperti itu.


" apa maksud mu, aku mencintaimu " ucap zella dengan nada sedikit sedih.


" hah, sudah lah" ucap reihan .


" rei, aku minta maaf, bercanda ku keterlaluan" ucap zella menunduk.


" maafkan aku" tanpa disadari air mata mengalir di pipi nya lalu terjatuh ke bawah.

__ADS_1


karna tak mendengar suara zella lagi dia pun menoleh ke arah zella dan melihat zella sedang menunduk , sambil sedikit terisak. reihan jadi merasa bersalah.


" heii, jangan menangis , aku tidak bermaksud membuat mu menangis " ucap reihan menggenggam tangan zella.


" maafkan aku " ucap zella .


" ya aku memaafkan mu" ucap reihan lalu menarik tubuh zella memangku nya lalu memeluk nya. zella membalas pelukan reihan .


" sudah jangan menangis , aku tak bisa melihat mu menangis" ucap reihan sambil mengelus kepala zella. saat merasa tangisan zella reda dia melepas pelukan nya. lalu menatap wajah zella


zella tersenyum.


" kau makan lah, kau tadi tak sempat makan gara gara kesal" ucap zella.


reihan terseyum.


" kamu juga makan, kamu juga tak sempat makan tadi " ucap reihan.


" aku hanya membawa satu piring, sebentar aku akan ambil sisa nasi ku tadi di meja makan, aku tak sempat menghabiskan nya karna kau sudah pergi " ucap zella hendak berdiri tapi di tahan oleh reihan

__ADS_1


" makan bersama ku, satu piring berdua " ucap reihan. zella pun mengangguk. dan mereka makan sepiring berdua , mereka makan sambil bercerita cerita. kadang kadang mereka juga tertawa karna cerita yang di buat oleh mereka sendiri.


__ADS_2