
Terlihat seorang tentara dari pasukan anti beyond sedang berlari melewati perkotaan dan gedung gedung dia tampaknya seperti sedang di kejar oleh sekelompok orang yang mengenakan rompi khusus yang tidak pernah dilihat oleh siapapun,
orang rompi khusus: itu dia di sana
???: gawat.
dengan cepat tentara itu merebut sebuah mobil milik seorang pengendara
Pemilik: hey!
Sambil menjalankan mobil dia menelepon seseorang
Miller: Halo, Franky ini Miller aku sudah ketahuan saya menemukan beberapa kenyataan mengejutkan semoga kau bisa mendengarkan nya, jadi begini embryo—
Sebelum bisa menjawab mobil truk menabrak pengemudi dan membuat orang tersebut tewas di tempat, sebelum mati Miller menekan kode noble man
Sebelum akhirnya dia meninggal di tempat sambil terjadi ledakan dalam mobil,
Seseorang keluar dari mobilnya berwujud seperti pria berjas dengan rambut keriting diikat kebelakang, dia mengangkat telpon yang berdering dan menjawab
???: (telepon)semua sudah terkendali
Embryo: kerja bagus mason
Mason:(telepon) iya
(Di lokasi academic horizontal)
Terlihat Franky sedang ada di ruang guru bersama dengan guru lainnya, terlihat Franky sedang sibuk sampai sebuah nada dering telepon muncul
Franky: (telepon) halo ?
__ADS_1
Franky menjawab telepon tersebut lalu dia tampaknya terkejut sekaligus panik
Franky: baik aku akan segera datang
Franky pun pergi dari tempat nya, mengunakan sebuah mobil dan pergi menuju ke pemakaman, sesampai nya terlihat ada begitu banyak orang yang merupakan kenalan sesama teman
Franky mendatangi kuburan orang yang meninggal dan ternyata itu temannya
Franky: maaf aku sepertinya tidak bisa cepat
Sebenarnya tadi malam Franky mendengar telepon Miller tetapi saat itu dia sedang kelelahan dan tidak tau apa yang sebenarnya dia bicarakan tetapi satu hal yang pasti ada hubungan nya dengan embryo
Sesaat beberapa orang mendatangi franky dan menanyakan beberapa hal mereka adalah orang orang yang berkerja di anti beyond dan merupakan orang yang mengejar Miller
Orang asing: kami mau menayangkan beberapa hal
Franky: mau apa sekelompok orang dari anti beyond datang kemari?
Franky: dan kalian disini mau memfitnah dia ? Mencemari nama baiknya begitu ?!
Franky bersuara lantang di akhir dan semua orang melihat ke arah mereka
Staf anti beyond: dengar kami hanya sedang mencari seorang mata mata yang menjadi informan bagi kelompok ******* Noble man, mereka mungkin tidak ada tetapi kami Sama sekali tidak peduli mau dia atau bukan
Franky: seharusnya kalian juga mempermasalahkan hal tentang perusahaan kalian yang sangat kapitalis kepada negara ini
staf tersebut tersenyum dengan sombong
Staf anti beyond: iya aku tidak peduli karena itu masalah mereka bukan aku
Beberapa saat kemudian kelompok anti beyond pergi dari tempat tersebut dan Franky hanya bisa menghela nafas,
__ADS_1
(Beberapa saat kemudian)
Franky mendatangi Theresa untuk mendiskusikan tentang sesuatu atau beberapa hal
Franky: Theresa saya mau melakukan penyelidikan tentang anti beyond
Theresa: apakah ku yakin? Anti beyond itu bukan sembarang perusahaan ataupun industri mereka bahkan jauh lebih berbahaya ketimbang absolute
Franky: saya mau tau apa yang terjadi kepada Miller pada hari itu, dan mencari tau penyebab kematian nya
Theresa: bukankah sudah kalau dia mengalami kecelakaan,?
Franky: dengan mencuri mobil orang? Dia itu adalah pengendara yang handal tidak mungkin bisa mengalami kecelakaan maut seperti ini,
Theresa: namanya kematian tidak ada yang tau bahkan manusia yang melindungi dirinya dengan seluruh perisai pasti akan mati
Franky: iya saya tau tetapi tadi malam dia menelepon saya tentang kejadian yang menimpa dirinya tadi malam sesuatu tentang embryo
Theresa kemudian terdiam dan menatap Franky dengan serius
Theresa: sebaiknya kau jangan terlalu jauh karena orang itulah yang sangat membuat ku cemas setiap hari
Franky: Apa karena insiden terorisme itu ?
Theresa: kurang lebih begitu ketika para ******* membombardir seluruh gedung dan akhirnya mereka semua mati
Franky terdiam, dia meletakkan sebuah surat lalu pergi keluar
Di surat tersebut Franky keluar dari academic horizontal
Theresa: dasar pak tua keras kepala
__ADS_1
to be continued