Putri Mempesona Di Jaman Modern

Putri Mempesona Di Jaman Modern
Bab 666: An Rao Meledak dan Tes Kematian Bo Xiao


__ADS_3

Semakin banyak An Rao membaca komentar netizen ini, semakin marah dia. Dia mulai mengunyah keripik kentang di mulutnya dengan keras.


[Ini sangat menyebalkan! Apakah netizen ini buta? Yuan Yuan adalah orang yang sangat baik, dan yang disebut j**ang sok itu sangat sok.]


Beragam komentar pun bermunculan dari warganet. An Rao melemparkan keripik kentang ke samping dan melanjutkan pertandingannya yang penuh gairah dengan para netizen.


“Baiklah, kau petasan. Kamu meledak begitu kamu menyala.” Bo Xiao, yang sedang membaca di samping, tidak tahu harus tertawa atau menangis saat dia mengambil ponsel An Rao.


“Kau petasan!” An Rao mengulurkan tangan untuk merebut telepon, tetapi Bo Xiao terus menghindar dan meronta. An Rao menerkam Bo Xiao.


“Kamu bahkan tidak melihat betapa buruknya komentar para netizen itu. Orang itu tampak seperti teratai putih. Hanya kalian para pria anjing yang tidak bisa membedakan siapa yang menyebalkan. Kamu masih berpikir dia benar-benar menyedihkan.” An Rao memutar matanya.


“.. Kamu dapat berbicara semua yang kamu inginkan, tapi jangan seret aku.” Bo Xiao membelai rambut An Rao tanpa daya.


“Bangun, jangan menempel padaku.”


“Apa? Pacar, tidak bisakah aku berbohong padamu?” An Rao hendak bangun, tetapi ketika dia mendengar kata-kata Bo Xiao, dia tidak senang dan memutuskan untuk menggunakan tangan dan kakinya untuk berpegangan padanya.


Bo Xiao dibuat marah oleh An Rao. Dia tiba-tiba membalik dan menekan An Rao ke bawah. Matanya yang seperti rubah, yang biasanya melengkung, sekarang dipenuhi dengan n**su.


“Jika kamu bersandar padaku sedikit lebih lama, aku tidak bisa menjamin aku akan bisa menahannya.”


“…Bangun,” kata An Rao sambil mendorong Bo Xiao.


Bo Xiao juga takut sesuatu akan terjadi, jadi dia duduk dengan kekuatan An Rao.

__ADS_1


“Kalian para pria memikirkan hal ini setiap hari.” An Rao mendengus.


“Hmph.” Bo Xiao duduk agak jauh dari An Rao.


“Jika wanita lain melepasnya, aku bahkan tidak akan melirik mereka.”


“Siapa yang akan percaya itu?” An Rao menatap Bo Xiao dengan curiga. “Kalian para pria tidak bisa menahan pe**cur dan pe**cur. Kamu bahkan tidak bisa membedakan mereka. Seperti itulah Gu. Setengah dari netizen yang memarahi Xia Wanyuan adalah laki-laki!”


“.. Kau boleh marah pada mereka, tapi jangan seret aku.” Bo Xiao tidak tahu harus tertawa atau menangis.


“Tunggu saja.” An Rao tiba-tiba teringat Tes Bahasa B*tch yang dia lihat di Weibo kemarin.


An Rao mengambil tes dan melambai pada Bo Xiao. “Izinkan aku mengajukan beberapa pertanyaan.”


“Apa yang akan kamu lakukan jika seorang gadis cantik berkata bahwa dia haus dan tidak punya uang untuk membeli air dan bertanya apakah kamu bisa berbagi dengannya?” An Rao bertanya pada Bo Xiao dengan serius.


Bo Xiao ingin mengatakan bahwa dia tidak akan memberi wanita lain seteguk air bahkan jika dia membuangnya.


Tetapi melihat ekspresi serius An Rao ketika dia mengajukan pertanyaan, Bo Xiao punya ide yang buruk.


“Haus? Mari kita lihat apakah dia mau meminum botolku. Jika tidak, aku akan membelikannya sebotol lagi.” Melihat tinju An Rao yang terkepal, Bo Xiao hampir tidak bisa menahan tawanya dan terbatuk untuk menutupinya.


“Pertanyaan kedua, jika seorang wanita memberi tahumu : 'kamu terlalu baik kepada pacarmu, kan? Dia marah padamu dan kamu masih ingat untuk membeli makanan untuknya', bagaimana kamu akan menjawabnya?”


Bo Xiao berpikir, “Apa yang kamu kentut? Kamu tidak tahu seberapa baik temperamen pacarku.”

__ADS_1


Namun, kata-kata itu berubah ketika keluar dari mulutnya, dan dia berkata, “Lalu bagaimana jika aku tidak membawa makanan? Temperamennya sangat buruk. Jika aku tidak membawa makanan, dia akan membuat keributan yang lebih besar ketika aku kembali.” Setelah mengatakan itu, Bo Xiao merasa bahwa masalahnya tidak cukup serius dan menambahkan, “Amarahmu masih yang terbaik.


Akan lebih bagus jika pacarku setengah lembut sepertimu..”


...❤...


...❤...


...❤...


...****************...


...❤❤ Jangan lupa tinggalkan jejak ya dears🥰...


...Like, Vote, Komen, Share, dan tambahkan ke "Favorite"...


...Bakal tambah semangat kalo ada🌹🌹🌹 dan juga ☕☕☕ buat menemani aku di sini😘...


...ditunggu kritik & saran yang membangun ya kakak. Bantu juga promote ke temen-temennya yaa🤗🥰...


...Thank you,...


...With all love...


...•Non_Nita•...

__ADS_1


__ADS_2