Quen Love Story

Quen Love Story
episode 5 (keluarga eunha)


__ADS_3

malam hari dikedai kopi


Malam hari tiba, eunha sudah menyelesaikan urusannya dengan orang yang sering mengganggu keluarganya.


jadi selama ini keluarga eunha selalu diteror oleh salah satu orang yang tidak menyukai keluarga eunha yang semakin maju dalam bidang bisnis sekarang.


dan eunha sudah menyelesaikannya,alias membunuh yang berani menyentuh orang orang terdekatnya.


Rumah eunha


lengan eunha yang tadi terluka lagi, bahkan ada luka tambahan ditelapak tangan dan jidatnya, itu karna pertarungan yang dia lakukan tadi .


"Sial, ini menyusahkan!!"(kesal eunha)


karna dia terluka dan berdarah ,alhasil dia harus merawatnya sendiri, tapi dia sedang panik berlebih, jadi dia sulit untuk memasang perbannya.


Dan dia pun memanggil salah satu pelayan untuk mengobatinya.


"pengurus feng,,,,"(panggil eunha lembut)


"iya nona,ada ap,,,,,(terdiam sejenak dan kaget melihat banyak darah) apa yang kau lakukan nona ??"(panik)


Pengurus feng langsung mengambil perban dan obat merah untuk membersihkan luka luka itu.


"jangan beritahu mereka bertiga, kalau kau beritahu,kau akan tahu akibatnya"(nada dingin).


"baik nona, tapi ini sangat parah ,tuan dan nyonya besok ingin bertemu nona untuk membicarakan tentang pertunangan nona pertama"(jelas pengurus feng).


"bilang saja aku sedang tidak enak badan,"(jawab eunha)


"baik nona"(jawab pengurus feng patuh, lalu pergi meninggalkan eunha).


pengurus feng adalah salah satu pengurus rumah paling lama, dia juga yang mengurus nona pertama (kakak eunha) dan eunha . Dan hanya pengurus feng yang tau kalau eunha selalu mengorbankan dirinya sendiri untuk kepentingan keluarga, bahkan orangtuanya tidak tau tentang itu, kaka eunha juga dia sibuk dengan kecantikkan dan modelingnya,dan tak ada satupun dari mereka yang memperhatikan eunha, hanya pengurus feng yang tau,kalau eunha sering pulang dalam kondisi tidak baik baik saja.

__ADS_1


"(dalam hati pengurus feng) kenapa kau tak pernah menghargai dirimu sendiri nona"(sambil jalan meninggalkan eunha.


Pengurus feng orang pertama yang paling sedih saat eunha terluka, karna menurut pengurus feng eunha itu adalah salah satu anak yang tidak pernah meminta apapun pada orang tuanya, baik kasih sayang maupun barang barang ataupun makanan.


dia sangat pendiam ,tapi dia sangat cerdas,terakhir kali pengurus feng melihat eunha tertawa saat neneknya masih disampingnya, karna neneknya yang selalu datang ke kamar eunha untuk mengajak main,dan belajar.


sejak neneknya tiada pengurus feng tidak pernah lagi melihat eunha tertawa maupun menangis, itu sungguh menyakitkan bagi pengurus feng. pengurus feng sangat menyayangi eunha,karna nona eunha sungguh berbeda dari nona nona pada umumnya.


Pagi hari (rumah eunha)


pengurus feng sengaja ingin melayani eunha hari ini, karna baru hari ini eunha kembali kerumah.dan pengurus feng pun sangat bersemangat.


"tok..tok..tok (mengetuk pintu) nona apa kau sudah bangun??,"(tanya pengurus feng ).


Belum ada jawaban, tapi itu termasuk kebiasaan eunha,tidak akan menjawabnya tapi langsung membuka pintu.


"nona...??? apa kau baik baik saja??"(pengurus feng mulai panik).


tanpa pikir panjang pengurus feng langsung membuka pintu dan melihat darah yang keluar membasahi kasur dan eunha tidak sadarkan diri, tubuhnya pun mengalami demam tinggi.


eunha sedang ditangani dokter ,dan pengurus feng menunggu diluar kamar dengan panik.


"kau harus baik baik nona, ada aku yang selalu bersamamu"(ucapan dalam hati).


Beberapa menit kemudian


pintu terbuka, dokter telah selesai memeriksa eunha.


"bagaimana dokter??, apa nona baik baik saja??"(panik pengurus feng).


"Apakah dia terluka seperti itu tidak bisa mengobatinya sendiri?, itu sebenarnya hanya luka ringan ,tapi kenapa sampai kehilangan banyak darah?,apa dia sengaja membiarkan luka pada lengannya terbuka??,banyak pertanyaan yang muncul dipikiranku, tapi yang jelas dia baik baik saja, hanya saja jangan tinggalkan dia sendiri,dan perbanyaklah makan makanan yang bisa menambah darah dan memperkuat imunnya."(jelas dokter).


"Baik dokter, terima kasih"(ucap pengurus feng).

__ADS_1


pengurus feng pun segera masuk, dan melihat eunha sedang berusaha melepas infusnya, pengurus feng pun panik dan segera mencegahnya.


"Jangan nona, apa yang akan kau lakukan, kau belum pulih "(kata pengurus feng khawatir).


"Apa kau bisa lepaskan infus ini?,aku akan kesekolah,hari ini ada olimpiade, tolong bukakan ini untukku"(nada dingin eunha).


"Tapi nona,kau baru saja banyak kehilangan darah, kau tak boleh memaksakan dirimu seperti ini,aku tidak akan menurutimu kali ini"(jawab pengurus feng).


"kau lepaskan ini atau aku cabut paksa ini?,"(tanya eunha dengan tatapan dinginnya).


pengurus feng pun terus menatap eunha dengan tatapan cemas, tapi dia tetap menuruti kata eunha,karna dia tidak mau membuat eunha membuka paksa infus itu.


"Nona aku akan membantumu melepaskan infusnya,tapi aku mohon selesai olimpiade anda segera pulang kerumah"(mohon pengurus feng dengan tatapan cemas).


Eunha hanya membalasnya dengan anggukan kepala, lalu pengurus feng mulai membukanya,dan eunha pun bergegas bersiap untuk berangkat kesekolah.


dipintu utama rumah eunha berhenti sejenak dan berkata


"Hentikan tatapan cemasmu itu, atau semua orang dirumah akan bisa membaca ekspresi wajahmu itu"(jelas eunha dengan memunggungi pengurus feng).


"Baik nona, hati hati "(jawab pengurus feng).


Eunha pun segera pergi diantar supirnya kesekolah untuk mengikuti olimpiade.


"semoga kau baik baik saja nona, aku benar benar tidak habis fikir, kau mempunyai kemampuan luar biasa tapi tidak ada yang mau perduli pada dirimu ,bahkan dirimu sendiripun menyepelekan itu, aku harap suatu saat nanti ada yang menjagamu dan menyayangimu nona"(isi hati pengurus feng ).


pengurus feng harus segera membereskan bekas infus dikamar eunha, agar tidak ketahuan oleh orang tua eunha dan kakaknya. pengurus feng selalu menomor satukan urusan eunha,karna eunha sudah dari kecil berada digenggaman pengurus feng, dan pengurus feng selalu memastikan bahwa nonanya dalam keadaan baik.


Kamar eunha


pengurus feng sedang membereskan kamar ,tiba tiba dia menemukan tas kecil yang berada dibawah kasur eunha, dan pengurus feng mengambilnya dan melihat apa isinya ,dan pengurus feng kaget dan sock melihat isi dari tas kecil itu, dengan mata yang melebar, pengurus feng segera menghubungi dokter dan memanggil spesialis penyakit yang diderita eunha.


"Tolong untuk semuanya segera siapkan apa yang aku perintahkan"(ucap pengurus feng pada semua pengurus rumah).

__ADS_1


semua pengurus rumah pun segera melaksanakan tugas yang diberikan pengurus feng, karna ini menyangkut nona eunha. mereka semus tau eunha adalah nona terpenting dirumah itu,sedikit saja terjadi kesalahan maka semuanya akan terkena imbasnya.pengurus feng sangat berhati hati tentang nona eunha.


Apa yang terjadi selanjutnya??, mari ke episode berikutnyaa....


__ADS_2