
Apa salahnya gue kenal sama lo , oh atau jangan jangan loh takut pacar lu marah ya , tau bahkan suami loh . lo tenang aja gue gak akan bilang apa apa sama mereka seru john gak mau kalah
Salah besar tidak semua wanita mudah untuk di kenal dan tidak semua wanita gampang untuk di goda camkan itu , setelah mengatakan kalimat yang panjang itu exsa pun berlari karena takut di kejar kembali .
John yang mendengar ucapan exsa masih diam seribu bahasa dia merasa exsa bukan seperti wanita yang biasa dia dekati dan itu membuat john tersenyum devil seperti menemukan mangsa yang baru tapi bukan mangsa yang biasa , seperti sesuatu yang spesial .
Menarik, kau gadis yang menarik bagiku , gue pastikan kita bakal bertemu kembali dan lo akan jadi milik gue selamanya batin john masih dengan senyum misteriusnya , john pun pergi dari tempat itu untuk menemui wanita yang menelpon nya tadi untuk mencari tau tentang exsa , karena dia bertekat akan mengenjar exsa apapun caranya .
Sementara exsa yang masih berlari sudah merasakan tubuh nya lemah , dia pun mencoba menelepon albertz karena dia sudah tidak bisa berlari jauh lagi .
Disisi lain
__ADS_1
Albertz pun sudah mendapatkan lokasi exsa dan diapun bergegas menjemput exsa , dia sudah tidak memikirkan keadaan nya yang sudah kusut , rambut acak acak an , jas sudah di tenteng , kemeja yang terbuka dan membuat para pengunjung , termasuk gadis gadis yang pecinta pria tampan , bahkan yang sudah ibu ibu ingin sekali memeluk tubuh pria tampan tersebut , siapa lagi kalau bukan albertz namun albertz hanya senyum ( senyum yang membuat para wanita meleleh)
Di tempat Arby
Arby yang sedang duduk sambil main hape , segera mengalihkan penglihatan nya kedepan , karena dia merasa mendengar suara seorang gadis yang menangis , ya dan itu memang benar seorang gadis , gadis yang bernama exsa yang masih menunggu kakanya datang .
Exsa yang saat ini berada tidak jauh dari meja arby perlahan berjalan , sambil menangis tersedu sedu dia tidak peduli tanggapan orang saat ini , karena dia ingin mencari tempat yang menurutnya aman untuk menunggu albertz ,
awuhhhhh essttt sakittt desis exsa merasakan kaki dan bokong nya kena lantai . Exsa pun membuat panggilan kembali denganAlbertz dan kali ini berhasil .
"panggilan terhubung "
__ADS_1
"Kaka hikshikshiks" panggil exsa ðŸ˜
"iya iya sabar sayang sedikit lagi oke "
Exsa yang berada Tepat di bawah meja arby hanya bisa menangis sambil memeluk lututnya karena dia sudah tidak punya tenaga untuk berdiri , dia gak tau posisi dia jatuh di bawah meja arby karena dia berjalan sudah tidak memperhatikan kedepan karena masih takut di kejar john .
Arby yang dari tadi sudah melihat keadaan exsa sebelum berjalan kearahnya hanya menatap dalam diam , mungkin dia berpikir exsa wanita yang aneh , karena menangis di tempat yang ramai .
Arby masih menatap exsa dengan pikiran yang entah kemana , bahkan asisten yang sudah datang membawa makanan terabaikan karena pikiran arby yang masih melanglang buana . sementara yang dia tatap masih menangis dan itu membuat tubuh eksa semakin lemas dan keringat sudah membasahi tubuhnya kembali , rasa takutnya membuat dia terbayang bayang masa buruk yang dulu .
Disisi Albertz dia sudah berada tak jauh dari tempat exsa saat ini , dia mengedarkan pandangan mencari keberadaan exsa , lama dia melihat sambil berlari kecil dan objek yang dicaripun dapat tanpa membuang waktu alberzt pun berlari .
__ADS_1