
"wesssss ada yang jadi kakak kelas nih"kata yuska merangkul bahu kedua sahabat karim nya yaitu rafael dan ĺelaki yang biasa di panggil rama
"ram ..cabut yuk"ajak rafael kepada rama
"lah gua di tinggal ...dasar teman teman luknuttt lu pada"imbau yuska mengejar kudua temannya yang sudah meninggalkan dan tak mempedulikannya....
yuska menuruni tangga menuju lapangan sekolah mencari keberadaan kedua temannya...namun yuska tidak menemukan jejak kedua temannya diantara ribuan siswa yang kini sibuk bagaikan lalu lalang ...yuska terus mencari dengan teliti meletakkan kedua tangan dimatanya yang kini sudah membentuk seperti teropong...
"mereka dimana sihh"keluhnya kembali mencari jejak kudua temannya
"lo ngapain yus..?ehh..rama sama rafael ..mana?"tanya tengku yang tak lain adalah kakak kelas, kutua osis sekaligus ketua dari persatuan geng motor yang ada di kota ini
"mana ..gua tau..ini juga lagi nyariin"jawab yuska kembali dengan aksinya ...ia kembali meneropong..mencari kedua temannya diantara lautan manusia dengan seragam putih abu abu yang menjadi ciri khas anak sekolah
,pada kemanasih mereka ...mana banyak orang lagi...huh...semoga gua dapat .cewek cakep disini...."batin yuska
tepat saat yuska meneropong ke segala arah ...ia menghentikan aktifitasnya setelah melihat seorang gadis yang pasti menjadi sorotan semua orang..yuska tak berhenti menatap...memperhatikan raut wajah gadis itu yang tetlihat sedih,kesal,namun yuska menikmati wajah gadis itu ..ia terlihat imutt dengan pipinya yang sedikit mengembang dan bibir yang dimajukan sedikit ..."nahhh ini dia yang gua maksud"senyum diwajah yuska mengembang ..tak ingin kehilangan sasaran...seketika jiwa buaya nya muncul setelah setengah bulan ia kurung baik baik... yuska bejalan berniat menyapa gadis itu sekedar bertanya nama dan mengeluarkan jurus saktinya yang akan membuat wanita lain tersipu malu...namun itu tidak terjadi .setelah ia melihat gadis itu menangis..ada rasa heran yang menghampirinya...ia memberanikan diri bertanya pada wanita ini ...namun bukan jawaban yang baik ia dapatkan...wanita ini malah menatapnya tak suka...yuska jadi cekikukan ...bingung...entah mengapa di tengah kebingungannya ...ia malah mengeluarkan kata-kata yang mungkin membuat gadis ini semangkin kesal...tak mempedulikan yuska dia berjalan.dan tak sengaja menabrak rafael ...yang ingin menghampiri yuska ...karna sama sama tidak memperhatikan jalan akhirnya mereka terjatuh...dengan kesal rafael memaki wanita itu..gadis itu juga tidak peduli...ia juga tidak peduli ..ketika rama mengulurkan tangannya ..ingin memberi bantuan...ia pergi meninggalkan mereka semua dan mencari barisan..muŕid dengan seragam yang terlihat masih baru...
__ADS_1
"sombong banget tuhhh cewek"kata yuska terheran heran...
"tau...tuh.."sambung rafael...berdiri membersihkan bajunya ..berbeda dengan rama ..lelaki itu terus menatap kepergian gadis itu yang tak lain adalah maya andira ..ia terus mengikuti jejak maya dengan matanya..tidak mempedulikan ocehan kedua temannya....
"Ram...rama...RAMAAAAAA"panggil yuska yang diakhir kalimatnya ia mengencangkan suaranya ..mengarahkan mulutnya tepat dekat telinga rama
"apaan sihhh lu.."mengusap telingannya..."kalok grndang telinga gue pecah..gimana?..lu mau kuping..lo.jadi gantinya?"tanya rama pada yuska
"gitu aja marah ..bang ..santuyyy dikit napa..emang lu mau pakek kuping gua?"ledeknya
"kamu . kenapa terlambat"tanya buk meli kepada yuska....
"kucing saya mati buk"jawabnya santai ..hal ini membuat para guru tertawa...kecil
"apa hunbungannya kucing kamu dengan kamu yang terlambat"
"begini buk...kucing saya mati tepat pada pukul 06.00..seharusnya itu menjadi jadwal .saya mandi...namun itu tidak terjadi karna saya sempatkan menggali tanah dan mengkebumikan kucing saya tersebut...saya juga tak lupa ...mengiklaskan kepergiannya yang secara tiba-tiba tepat di hari pertama saya masuk sekolah.."jelas yuska menceritakan kronologi ...kematian kucingnya
__ADS_1
"kamu kan bisa menguburnya setelah pulang dari sekolah"kata buk meli
"iya ..buk ..namun mama saya akan membuang ny..saya tak mau jika kucing saya dibuang jasadnya ..meskipun dia se ekor binatang ...saya sebagai manusia yang lebih tinggi derajatnya harus mengerti perasaanya..saya tak ingin jika dia mati teraniaya..."jelas yuska dengan tatapan yang sedih
pak bambang yang mendengarkan sejak awal tak mampu menahan tawannya ....semua guru menatapnya ..namun ikut tertawa juga ..memang suara tawa pak bambang terkesan mengundang...ia menatap yuska ...merangkul pundak yuska
"kamu kelas 10 kan...akan saya tunjukkan dimana kelasmu"memukul bahu yuska
"tapi pak"kata buk meli ...pak bambang menatap buk meli..
"tidak apa apa buk ..biar saya saja yang mengurusnya"katanya santai mendorong bahu yuska...mereka keluar dari ruang guru menuju kelas ..yuska...
"besok..besok jangan telat lagi ya"tutur pak bambang ramah
yuska tersenyum menatap pak bambang dan tak lupa mengiakan dan mengucapkan terima..kasih....ia masuk keruangan yang ditunjuk pak bambang.....
(makasi sudah baca ceritaku...tolong sarannya ya...biar thor dapat memperbaiki penulisannya...terimakacihhh🙂)
__ADS_1