
Ke esokan harinya, aku menemani neysa ke goa yang ada di dekat, di kerajaan ini dan goa itu bernama xezm di sana, banyak sekali monster monster yang, kuat bahkan melebihi neysa untuk diriku sih, sampe level bos mas remeh ini mah jadi aku, yang menjadi pengajar dia untuk naik level, sama seperti ku walaupun gak sama sih soalnya level, ku tertinggi di kerajaan ini, bahkan lebih tinggi diriku daripada, raja kerajaan, ini dan ada ribuan goblin yang hadir
Dan level mereka masing masing, 90 walaupun dia kuat tapi, aku tidak nyakin kalo neysa bisa mengalahkan nya "neysa apakah kau yakin, bisa menghabisi, seluruh goblin ini?" "tentu saja aku kan yang terkuat juga walaupun gak sekuat kamu, tapi ya aku kayaknya yang kedua deh" "gak juga deh kamu yang terakhir" "kenapa? jangan bilang bawahan mu itu level nya, melebihi diriku kah?" "ya masing masing dari, mereka level 500 sih" "h-huh? masing masing, 500 level yang benar saja, kekuatan seperti itu bisa menghancurkan 4, kerajaan loh kamu bisa menguasai banyak kerajaan, dengan kekuatan seperti itu"
"udah udah bicaranya, itu masih ada monster nya" "ya deh" lalu neysa pun melawan banyak goblin dan dia ingin, sekali menjadi terkuat yaitu orang terkuat, ke 3 dan itu di bawah tingkat ku, dia terus menerus, mengalahkan monster terus menerus, sampai ke goa level dua dan di sana level monster nya 400 masing masing, dan dia tidak menyerah dan tidak ingin meminta bantuan ku, dan ingin berjuang sendiri "h-hei neysa, kenapa kamu sangat berjuang keras padahal, kamu bisa meminta bantuan ku loh, kenapa tidak mau?"
"ya kalau mau tingkat ku di sebelah mu aku ingin berjuang keras, daripada diam saja" "eh padahal kamu bisa duduk manis, dan menerima banyak exp, ku dari mengalahkan monster" eh masa coba aku lihat level ku" [level anda adalah 500] "eh level 500, bagaimana bisa padahal aku gak ngapa ngapain tapi kok bisa sebesar, ini kok bisa naik secepat ini?" "kan sudah ku bilang kamu duduk manis aja" "hehehe maaf, maaf yasudah aku akan menurutinya" "baiklah aku akan menyelesaikan, nya dengan cepat" ya akupun menyelesaikan nya, dengan cepat dalam waktu 3 menit dan neysa, pun kaget
__ADS_1
"Ke-kenapa cepat sekali, selesai nya?" "huh udah biasa kali, kayak gitu mah" "bi-biasa kayak, udah biasa gitu?" "ya kayak makanan sehari hari saja kok, kenapa emang nya? harusnya lebih cepat lagi sih" "eh lebih cepat lagi?" "ya harusnya, 2 menit selesai sih" "oh ya level ku berapa ya" [level anda menjadi 600] "wah naik seratus, naik nya cepat juga oh ya kamu berapa yuu-sae?" "aku? oh aku emm level 1.300 naik dua ratu level ya" "hu-huh level 1.300? bohong" "eh beneran kok level bawahan ku juga naik menjadi level 800 sih" "hu-huh lebih tinggi 200 level dari diri ku?"
"Em yuu-sae bisa, di bagiin gak level mu ke aku? hehehe" "ya kalo mau sih aku mau tapi secara sistem gak bisa lah" "owh gak bisa? yah sayang sekali" "bentar ya aku mau coba sihir baru" "ok eh sihir baru, emangnya bisa?" "ya bisa lah cuma beberapa detik doang kok" "Yap selesai" "eh selesai cepat nya" " ya dan sihir baru nya baru mau ku pake nih mau nyoba dulu" [sihir mentransfer sihir] [pemberitahuan sekarang level anda 1.000] "eh 1.000 level dari siapa ini?" "itu dari ku kenapa?" "ya makasih sih tapi apakah level mu gak turun?" "gak lah masih tetap tuh 1.300 level"
"Wah iya Sekarang aku, bisa no 3 di samping mu hehehe" "ya yuk pulang" {mengelus rambut neysa sambil tersenyum} "eh makasih yuu-sae" "sama sama" aku dan neysa pun pergi ke kerajaan ku sendiri, sesampainya di sana aku di sambut secara baik oleh keluarga kerajaan di sana, neysa pun bahagia dan malam pun tiba aku dan neysa tidur di kamar dengan nyenyak
"yasudah hati hati ya dan kembali lah dengan selamat" "baik dadah" (hahahaha yuu-sae sudah pergi untuk 1 Minggu, ini kesempatan ku untuk mendekati, neysa dan aku bisa menjadi raja di sana, hahahaha) ke esokan harinya pangeran angkuh, itupun datang ke istana raja "hey neysa bagaimana aku bisa melindungi mu, loh eh tunggu dulu ka-kamu sudah menjadi ratu?" "ya aku sudah menjadi ratu kenapa?" "la-lalu si-siapa rajanya" "tentu saja yuu-sae kesayangan ku, kenapa kau mau mendekati ku, huh udah gak bisa hahahaha" "CEWEK KURANG AJAR, HARUSNYA KAU MENIKAHI KU, BUKAN ORANG YANG MENJADI PAHLAWAN, GADUNGAN" "pahlawan gadungan, kau lancang juga di hadapan tuan ku"
__ADS_1
"huh, cewek LEMAH mending, kau berpetualang bersama ku saja deh daripada bersama pahlawan gadungan itu" "kau tidak tau kau bicara sama siapa hah" "gak kau kan cuma manusia setengah, hewan yang LEMAH SAJA MANA MUNGKIN, KAU BISA MENGALAHKAN KU HAHAHAHA "oy lihat dulu siapa yang lemah HAH!!!" "mana coba aku lihat level mu, paling hanya level 60 hah, lemah" [level 800] "h-hu-huh level 800 mana mungkin manusia setengah, hewan ini lebih kuat daripada diriku, kau siapa sebenarnya, tunggu, kau atasan nya pahlawan, gadungan itu? mungkin level nya 90, masih lemah dia mah"
"huh lemah kau, lancang juga biar ku kasih tau tuan kami berlevel, 1.300 masih mau di bilang lemah HUH!!!" "1-1300? yang benar saja bahkan seluruh dunia ini, tidak ada yang sekuat itu, bahkan ada yang di bilang terkuat dan dia berlevel 1.200 saja loh dia di luar nalar kekuatan nya, memangnya dari mana kekuatan itu" "dia sering berlatih saja kok" "huh gak ada latihan sebesar itu, sampai level sekuat itu itu sudah melebihi semua monster"
"percuma saja, kau ke ini aku juga level ku sudah 1.000, kenapa aku ini lebih kuat dari mu" "!!!" [pemberitahuan level mu sekarang 1.300] "wah aku sekarang hampir setara dengan yuu-sae, akhirnya" "aku juga naik level sekarang level 1.000 kok" "emang nya yuu-sae berapa?" "ya aku berhasil mendapatkan telepati nya, dan tuan Sekarang level 1.900" "h-huh tinggi sekali apa sih yang di lakukan yuu-sae"
~ bersambung ~
__ADS_1