
Zaretta dan Scout menyediakan makanan, mereka akan makan setelah tidur siang, jadi Zaretta membungkus tumbuhan itu dengan sedaun yang besar, Sofia, Victoria, dan Margarette sedang membuat aksesoris dari tanaman di pohon beringin, mereka bahkan menganggap bahwa pohon beringin itu adalah rumah mereka, karena itu adalah satu satunya tempat aman dan terbaik untuk berteduh, mereka tidur siang sebentar, Sofia terbangun tapi yang lainnya tidak, Sofia sudah tidak mengantuk jadi dia memutuskan untuk bangun saja, dia melihat ibunya memeluk adik adiknya, dan sahabatnya sedang tidur dan menyendiri, seperti merasa tidak diinginkan, Sofia Tersenyum dan menggelitik Scout terbangun dan menepis tangan Sofia "Apaansih?, Ganggu aja kamu " jawab Scout dengan kesal "wah masa?, Ga mungkin " jawab Sofia sambil tersenyum menahan tawa, Scout kembali tidur dan Sofia menaiki pohon beringin, dia ingin tidur di pohon, saat dia berhasil sampai di pohon dia ingin mengangkat kakinya agar bisa naik ke pohon sepenuhnya, tapi kakinya malah jatuh dari pohon dan kakinya menginjak muka Scout Scout terbangun, otomatis tidak ada pijakan untuk kaki Sofia dan Sofia malah jatuh dan punggungnya mendorong punggung Scout sampai terjungkal, "Argghh ****!!" Kata Scout, "apa yang kamu lakukan gadis gila?, Kamu tahu rasa sakit wajah yang diinjak dan kedorong?, Rasanya jauh lebih sakit dari lumpuh tauk!!" Kata Scout dengan kesal tapi hatinya Jedag jedug , "ya maaf aku cuma mau tiduran di atas pohoh beringin ini, tapi malah kena kamu", Sofia Mengambil sedaun berisi makanan sayur, buah, &kelopak bunga yang Zaretta simpan, Sofia mengambil kayu dan digesek agar keluar api setelah itu dia memasak sayur yang telah dicuci dengan air seadanya, lalu dia jadikan Sop sayur, dia juga memotong buah yang telah dicuci, memeras susu dari sapi hitam di luar istana, dan merebus kelopak bunga tersebut, dia menyuapi Scout Sop sayur, lalu Sofia membangunkan Zaretta, Victoria, dan Margarette, dia memaksakan makanan yang banyak untuk keluarga dan sahabatnya, dia hanya makan sedikit buah dan sedikit susu, lalu Setelah Scout selesai makan dia berkata "ini enak, Sofia kamu belajar dari ibumu?" "Tentu saja, ibuku jauh lebih jago masak dari aku" jawab Sofia dengan senyum lebar, lalu Zaretta menjawab "aku mengajarkan nya banyak hal tentang memasak sejak dia berusia 6 tahun, tapi kalo masalah api, aku masih ragu untuk mengajarinya saat usia 6, jadi aku ajarkan di usia 9, dan ternyata dia sangat panda memasak" "aku juga mau tau cara masak, kira kira belajar dari siapa ya?, Kalo Scout minta Tante ajarin Scout kan ga enak Tan, aku minta Sofia aja dah" jawab Scout, Sofia menjawab "ngarep", jadi mereka langsung pergi ke istana dan mencari teks teki selanjutnya, mereka telah sampai ke ruangan sebelah Johannes si Penyihir, dan itu adalah Fratelitik, Fratelitik adalah asisten raja, dia sangat setia dengan Raja kerajaan Rash, dia sangat tua dan suka sekali merokok, sosoknya seperti ini
Margarette bertanya "siapa namamu?" "Fratelitik Alexander Josephine Gracerico Ratorico Lebrato Agustus Dabireto ke 51, itu dia namaku, tidak ada nama panggilan, kamu harus memanggil ku Fratelitik Alexander Josephine Gracerico Ratorico Lebrato Agustus Dabireto ke 51" "baiklah kamu ada teka teki?" Tanya Victoria dengan penasaran "iya tentu saja ada Gadis aneh, kami selalu tidak membiarkan orang baru tidak diberikan pertanyaan, oh iya, kamu harus menyebut namaku hanya Sampai 8 detik, tidak boleh kurang tidak boleh lebih, dan harus nama panjang ku, karena aku tidak punya nama panggilan dan tidak akan mau dan memiliki nama panggilan, jika kamu diperintahkan raja untuk membunuh saudara mu yang paling kamu sayangi apa yang kamu akan lakukan?" Zaretta menjawab "aku akan membunuh raja dan menyelamatkan saudaraku!!" Fratelitik menggeleng "aku akan bunuh diri ku sendiri untuk saudara ku" Fratelitik menggeleng "aku.. eh tidak tahu" jawab Victoria "aku akan membunuh saudara ku tapi aku minta penyihir untuk membangunkan saudaraku kembali" jawab Scout, Fratelitik menggeleng lagi, Margarette menjawab "aku akan pura pura membunuh saudara ku lalu aku kabur dan menyelamatkan saudaraku" Lalu Fratelitik membiarkan mereka lewat dari sana yabg artinya teka teki selesai, Fratelitik menahan mereka sebentar "peraturan:
Jangan menengok kebelakang jika kalian ingin ke ruang dansa
__ADS_1
Jika ada rokok kamu segera ambil dan lempar ke patung peri itu, karena jika tidak sesuatu hall yang berbahaya akan terjadi
__ADS_1
Scout bertanya "memang kalo kami melanggar semua itu apa yang akan terjadi?" Fratelitik hanya bisa terdia dan mengatakan sesuatu yang tidak jelas dengan terbata bata, dia menangis dan menundukkan kepalanya dan 5 gigi terakhirnya copot dan mulutnya berdarah, sangat banyak darah sampai karpet pun penuh darah, Fratelitik merinding dan ketakutan, seperti trauma akan sesuatu, mulutnya bergemetar menahan nangis dan matanya berlinang air mata, tapi dia seperti dipaksa tertawa, jadi dia tertawa sekencang mungkin dan sangat terpaksa "Hah- Ha- Haghhaaa-hisk-hu-he-hahahahaha" lalu dia terjatuh dan otaknya keluar
Mereka ber5 ketakutan dan berlari secepat mungkin sampai mereka tersandung, mereka bertemu ruangan dan seperti nya itu untuk mereka, dan kanar itu tidak berbahaya, tapi karena mereka takut jadi mereka mengikuti aturan tersebut, Margarette menangis histeris dan memeluk zareta, Victoria juga menangi tapi tidak histeris dan dia memeluk Zaretta juga, Sofia merangkul Zaretta sambil sedih, dan Scout memeluk Sofia.
*****
__ADS_1