Rebirth : Bai Xueyun

Rebirth : Bai Xueyun
1. Pernikahan


__ADS_3

"Seret dia!" istri perdana mentri memerintahkan pada beberapa pelayan untuk membawa seorang wanita muda dengan jubah merah pengantin ke dalam kereta kuda, "Bahkan jika dia mati hari ini, dia harus tetap menikah dengan pangeran Chen!"


Bai Xueyun terbangun oleh suara ribut tersebut, sesaat kemudian dia merasakan sakit dikepalanya seakan -akan kepalanya akan meledak. Dan hampir seketika kepingan ingatan asing yang tak terhitung jumlahnya memasuki pikirannya, membuatnya meringis kesakitan.


Sebelum Bai Xueyun dapat mencerna ingatan tambahan yang tiba -tiba, tangisan kesedihan dan permohonan terdengar di telinganya, "Nyonya, aku mohon padamu tolong jangan paksa Xuexue menikah dengan pangeran Chen! Dia tidak mencintainya kumohon!"


Mendengar suara itu, Bai Xueyun merasakan jantungnya berdetak kencang. Membuang rasa sakit ditubuhnya, dia melepaskan diri dari tangan para pelayan dan berlari menuju wanita yang berlutut di tanah.


"Ibu! "


Semua tindakan tidak bisa dia kendalikan, situasi yang mendesak itu membuat Bai Xueyun mengikuti keinginan tubuh itu dan melindungi wanita yang berlutut tadi ke belakangnya.


Namun wanita itu mendorong tubuhnya dan kembali berlutut di tanah yang kasar, memukul dahinya dengan keras ke tanah dan berkata "Nyonya tolong lepaskan Xuexue, tolong kasihani kami!"


Bai Xueyun merasa bahwa adegan yang dia lihat sangat dramatis, terapi pemilik tubuh ini lebih dramatis, dipaksa menikah dan hanya bisa meminta bantuan pada ibunya yang telah kehilangan statusnya di istana perdana mentri dan membuat wanita itu lebih menderita.


Bai Xueyun segera membuang pemikirannya dan berdiri lagi di depan wanita itu. Tubuhnya sebenarnya terasa lemah dan sakit tetapi dia tetap berdiri tegak, "minta seseorang membawa ibuku pergi dan merawatnya dengan baik. Jika aku tahu ibuku hanya akan menderita, aku lebih baik menikahi pangeran Chen!"


Melihat bahwa Bai Xueyun telah membuat keputusan, wanita itu meraih tangannya dan memohon dengan ratapan kesedihan, "Tidak Xuexue, hidupmu akan menderita.... "


Bai Xueyun membungkuk dan membantu wanita itu, "tudak apa bu, lagipula itu perintah kaisar sendiri, kita tidak bisa melawannya. " ucapnya dengan senyum tipis.

__ADS_1


Ini juga alasan mengapa Bai Xueyun tetap tenang, dalam lingkungan ini, begitu dekrit kekaisaran dikeluarkan, bagaimana dia yang lemah dan ibunya yang sedang sakit bisa tidak mematuhinya?


Karena tidak ada cara untuk menolaknya, dia hanya bisa mengikuti arus untuk saat ini dan pasti nanti ada cara untuk dia bisa mengubah situasi saat ini.


Istri perdana mentri menonton dengan dingin, menyadari sudah waktunya dia menyuruh para pelayan untuk maju dan menyeret Bai Xueyun untuk pergi.


Wanita yang merupakan ibu Xueyun saat ini masih memberontak dan istri perdana mentri mencibirnya, "jangan mencoba untuk melawan dekrit kekaisaran! Kamu wanita kurang ajar, biarkan saja anak tidak bergunamu itu menikah dengan patuh. Tentu saja jika kamu masih keras kepala, jangan menyalahkanku karena bersikap kasar. Lagipula di mata masyarakat kamu telah mati, jadi bahkan jika kamu terbunuh, itu bukan masalah besar. "


Wajah wanita itu berubah pucat dan tubuhnya langsung jatuh ke tanah, ya, itulah masalahnya, betapa tidak bergunanya dia bahkan tidak bisa melindungi putri tunggalnya dari pernikahan paksa.


Bai Xueyun mengangkat tubuh wanita itu dan menatap dingin kearah istri perdana mentri, "Sebaiknya kau tidak menyakitinya, atau aku akan membuat seluruh istana perdana mentri jatuh bersamanya. "


Istri perdana mentri merasa dingin di punggungnya, kekejaman dimata Bai Xueyun begitu dingin seperti pisau tajam yang membuatnya takut. Dia tanpa sadar berdiri tegak dan memaksa sikap bermartabatnya.


Bai Xueyun tidak segera pergi ke kereta tetapi diam dan melihat para pelayan membawa ibunya masuk. Dia melirik kesekitar dan sudut mulutnya melengkung.


"Mengapa kamu masih disini? Cepat pergi!" istri perdana mentri kembali menyuruh pelayan untuk membawanya tetapi Bai Xueyun hanya mengibaskan tangannya dengan malas, "Tidak usah repot -repot. "


Setelah menaiki kereta dia menutup tirai dan tertawa kecil. Setelah tirai tertutup seteguk darah segar keluar dari mulut Bai Xueyun, warnanya begitu hitam dan gelap.


Butuh waktu lama bagi Bai Xueyun untuk menjadi tenang, dengan gemetar dia menggerakkan tangannya untuk memeriksa denyut nadinya sendiri untuk memeriksa kondisinya.

__ADS_1


Sungguh pemilik tubuh sebelumnya meninggal karena racun, dan jiwanya mengambil keuntungan terlahir kembali ke tubuh ini.


Tidak peduli bagamana situasi saat ini, tuhan telah mengasihani dirinya. Setelah dia mati tertembak, tuhan masih memberinya kesempatan untuk terlahir kembali ditubuh berbeda, di waktu berbeda dan dimensi yang berbeda.


Ketika kereta kuda mulai bergerak, Bai Xueyun merasakan rasa pusing. Tubuhnya begitu lemah, lebih lemah daripada yang ia kira sebelumnya.


Dia menyeka darah di ujung bibirnya dan pandangan matanya perlahan menjadi tenang, siapa yang meracuni mantan pemilik tubuh ini?


Mendengar gong dan drum, Bai Xueyun tahu bahwa dia sudah sampai di tempat pernikahan, suara terompet dan nyanyian mengganggu pikirannya. Bai Xueyun menyerah berfikir dan membuka tirai jendela untuk melihat situasi diluar.


Dia melihat pangeran kedua, yaitu Han Qiang Chen sedang menunggangi kuda menuju kearahnya.


Bai Xueyun yang terbiasa melihat segala macam keindahan di kehidupan sebelumnya tertegun melihat paras Han Qiang Chen, apa yang biasa dia komentarkan? Paras itu begitu tampan, Bai Xueyun harus akui dia adalah pria tertampan yang pernah dia lihat.


Bai Xueyun berfikir itu sudah cukup untuk menggambarkan keindahan paras pangeran Chen, dan dia tidak bisa berhenti untuk memandangi wajah pangeran Chen, tetapi di lubuk hatinya dia sedikit kasihan dengan Han Qiang Chen.


Memang benar pangeran Chen terlihat tampan, tetapi wajahnya terlihat seperti orang sakit, seakan -akan dia bisa mati kapan saja, dia duduk dengan lemah diatas kuda, dan dua penjaga berjaga di setiap sisinya untuk menjaganya kalau -kalau dia terjatuh.


Tampaknya rumor itu benar bahwa Han Qiang Chen sakit parah dan diperkirakan usianya hanya bisa sampai 25 tahun. Bai Xueyun menggelengkan kepalanya mencoba mengalihkan perhatian dari wajah Han Qiang Chen, tapi tanpa sengaja pandangan keduanya bertemu, pangeran Chen hanya mengangguk padanya dengan lemah.


Itu membuat Bai Xueyun kembali berfikir, pandangan mata Han Qiang Chen begitu menusuk seakan memberi tahunya bahwa dia memang sakit parah, menarik, Bai Xueyun tertawa kecil dan menundukkan kepalanya.

__ADS_1


Kereta kuda berjalan, dan suara gong serta terompet mengiringinya menuju istana kerajaan untuk menjalankan pernikahan antara Bai Xueyun dan Han Qiang Chen. Namun.... Apakah pernikahan ini hanya akan berjalan dengan lancar tanpa masalah? Bai Xueyun ragu akan hal itu.


__ADS_2